Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

Tech

ROG Pegang Kendali PGL 2026: Dari Monitor 610Hz sampai PC Sultan Buat Atlet Esports

badge-check

ASUS ROG resmi menjadi mitra perangkat PGL Season 2026, menghadirkan monitor 610Hz, PC Powered by ASUS, dan periferal esports kelas atas untuk atlet profesional dunia. Perbesar

ASUS ROG resmi menjadi mitra perangkat PGL Season 2026, menghadirkan monitor 610Hz, PC Powered by ASUS, dan periferal esports kelas atas untuk atlet profesional dunia.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA –  Kalau turnamen esports itu dapur, maka ASUS Republic of Gamers (ROG) resmi jadi pemasok kompor, panci, sampai pisau dapurnya. ROG mengumumkan kerja sama panjang dengan PGL untuk musim 2026, sekaligus didaulat sebagai penyedia monitor, PC, dan periferal resmi di seluruh rangkaian turnamen.

Artinya, dari arena PGL Cluj-Napoca sampai studio di Bucharest bahkan ke berbagai belahan dunia setiap pertandingan akan dijalankan dengan perangkat ROG. Tujuannya jelas: visual harus presisi, respons harus kilat, dan perangkat tidak boleh drama di tengah laga hidup-mati.

Para atlet esports yang tampil di ajang PGL 2026 bakal dimanjakan monitor ROG Strix XG248QSG Ace serta mesin tempur bernama PGL Esports Station. PC ini bukan kaleng-kaleng: Powered by ASUS, dibekali GeForce RTX 5080, motherboard TUF Gaming X870E-Plus WiFi 7, dan prosesor AMD Ryzen 7 9800X3D. Kalau masih kalah, ya itu urusan skill, bukan perangkat.

Monitor 610Hz, Kedipan Mata Bisa Ketinggalan

Sebagai monitor resmi PGL 2026, ROG Strix XG248QSG Ace bakal nongkrong di semua arena pertandingan. Panelnya FHD Super-TN 24,1 inci, dengan refresh rate yang bisa digeber sampai 610Hz (overclock). Iya, enam ratus sepuluh. Kedipan mata saja bisa lewat.

Monitor ini juga dibekali teknologi Extreme Low Motion Blur 2, bikin pergerakan super tajam tanpa mengorbankan kecepatan. Hasilnya: visual halus, respons instan, dan nyaris tak ada alasan buat menyalahkan layar.

ROG Ace: Periferal yang Lahir dari Curhatan Pro Player

Rangkaian ROG Ace Esports bukan sekadar produk gaming yang “katanya cocok buat pro”. Semua perangkatnya dirancang berdasarkan masukan atlet esports profesional yang hidupnya bergantung pada milidetik.

  • ROG Harpe II Ace
    Mouse ultra-ringan 48 gram dengan sensor optik ROG AimPoint Pro 42.000 dpi, Optical Micro Switches, dan teknologi nirkabel SpeedNova 8K. Polling rate 8.000Hz bikin setiap gerakan tangan langsung kejadian di layar, tanpa drama latency.
  • ROG Falchion Ace 75 HE
    Keyboard 75% dengan switch magnetik HFX V2 dan V2X, sensor Hall terbaru, Rapid Trigger, polling rate 8.000Hz, plus wheel dan touch panel interaktif. Setiap keystroke tercatat cepat dan akurat—bahkan sebelum emosi naik.
  • ROG Delta II
    Headset gaming 318 gram dengan audio nirkabel tri-mode, driver titanium 50mm, dan mikrofon boom super-wideband 10mm. Baterainya? Tahan sampai 110 jam. Cocok buat turnamen, latihan, atau sekadar dengerin teammate marah.

PC Turnamen Rasa Sultan

Di balik panggung, Powered by ASUS PGL Esports Station jadi tulang punggung semua pertandingan. Ini bukan PC pajangan, tapi mesin turnamen dengan komponen S-tier.

RTX 5080 memastikan frame rate stabil, motherboard TUF Gaming X870E-Plus WiFi 7 menjaga sistem tetap kalem, dan PSU TUF Gaming 1000W Gold dengan komponen kelas militer memastikan suplai daya aman sentosa. Semua disempurnakan oleh Ryzen 7 9800X3D, prosesor yang memang lahir untuk gaming kompetitif.

Bukan Cuma Main, Tapi Juga Pamer Setup

Kerja sama ROG dan PGL tak berhenti di perangkat. ROG juga bakal terlibat dalam produksi konten bersama atlet esports, membedah setup gaming profesional sekaligus mendengar langsung pendapat mereka soal perangkat ROG.

Stand ROG akan hadir di setiap arena, memberi kesempatan penonton menjajal langsung gear yang dipakai para pro. Sementara logo ROG bakal wara-wiri di arena dan siaran pengingat bahwa di balik tiap clutch moment, ada perangkat yang nggak neko-neko.

Musim PGL 2026 pun resmi dimulai dengan satu pesan jelas: urusan performa, ROG sudah pasang badan. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

AI Haus Air, Inggris Mulai Ketar-ketir: Data Center Bisa Jadi Mesin Penguras Cadangan Air Bersih

21 Juli 2026 - 19:51

Modus Penipuan FaceTime Incar Pengguna iPhone, Apple Ingatkan Jangan Bagikan Layar dan Kode OTP

19 Juli 2026 - 13:03

Menuju Tol Tanpa Berhenti, BPJT dan Roatex Kebut Persiapan Uji Coba MLFF

6 Juli 2026 - 10:32

Zimperium Bongkar 250 Aplikasi Android Palsu yang Diam-Diam Daftarkan Korban ke Layanan Premium

28 Mei 2026 - 18:48

Gagal di Pasar, Apple Ngotot Lanjut iPhone Air 2 Meski Tren Ponsel Tipis Meredup

4 Mei 2026 - 13:55

Trending di Tech