Menu

Otomatis
Breaking News

News

Skandal Kredit Fiktif Bankaltimtara: Dugaan Pembiaran, Kerugian Rp208 Miliar, dan Desakan Perombakan Manajemen

badge-check

Skandal kredit fiktif Bankaltimtara menimbulkan kerugian negara Rp208 miliar dan memicu desakan DPRD Kaltim untuk merombak total manajemen bank. Polisi menetapkan tersangka dan menyita sejumlah aset, sementara pemerintah daerah meninjau ulang rencana penyertaan modal.(Ist) Perbesar

Skandal kredit fiktif Bankaltimtara menimbulkan kerugian negara Rp208 miliar dan memicu desakan DPRD Kaltim untuk merombak total manajemen bank. Polisi menetapkan tersangka dan menyita sejumlah aset, sementara pemerintah daerah meninjau ulang rencana penyertaan modal.(Ist)

PRABA INSIGHT- KALIMANTAN- Pertanyaan besar yang menggantung di udara Kalimantan Timur:

“Lho, kok kredit fiktif bisa lewat ratusan miliar?”

Audit tidur siang? Sistem kebanyakan ngopi? Atau ada yang terlalu jago bikin SPK bodong sampai-sampai printer-nya minta cuti?

Skandal kredit fiktif di Bankaltimtara ini bikin DPRD Kaltim sampai tepok jidat massal. Bukan tepok jidat santai, tapi tepok jidat level “kok bisa kecolongan segede ini?”. Soalnya bukan cuma satu dua kredit yang nyasar, tapi belasan debitur yang entah dari mana muncul, lengkap dengan dokumen yang sama-sama entah dari mana.

Kerugian negara?

Rp 208 miliar.

Itu angka yang kalau dipakai bikin jalan kabupaten, kendaraan warga bisa lewat sambil putar lagu dangdut tanpa harus goyang karena lubang.

DPRD: “Sudah, Rombak Saja Semuanya!”

Para legislator sudah kehilangan kesabaran. Mereka meminta perombakan total manajemen Bankaltimtara, karena kalau dibiarkan begini, yang cair bukan cuma kredit kepercayaan publik juga ikut ambyar.

Yang bikin tambah gregetan, posisi strategis bank masih dipenuhi “orang lama”. Ya bagaimana mau bersih, kalau ruang kendalinya masih diisi generasi yang ikut menonton drama dari awal?

DPRD Kaltim pun mengusulkan hal yang sebenarnya sederhana:

Perekrutan direksi dan pejabat tinggi bukan lagi dari lingkaran internal, tapi dari profesional luar yang tidak punya sejarah, tidak punya geng, dan tidak punya kepentingan masa lalu.

Polisi: “Santai, Kami Kerja.”

Sementara itu, aparat penegak hukum sudah mulai menutup pintu para pelaku. Sejumlah tersangka ditetapkan, rumah mewah disita, mobil Pajero ikut masuk garasi negara, dan beberapa aset lain sedang dalam antrean.

Kabar angin yang beredar kencang dan biasanya angin seperti ini tidak bertiup tanpa pohon sebagian kredit bodong itu mengalir ke sebuah grup usaha yang terkenal hobi jajan proyek.

Pemda Ikut Waswas

Pemerintah daerah yang tadinya mau menambah penyertaan modal tiba-tiba ikut rem mendadak. Kalau uang rakyat bisa terseret ke skandal perbankan, tentu saja harus ada jeda.

Alias: “Tinjau ulang dulu, Pak.”

Skandal yang Bikin Semua Orang Melek

Kisah Bankaltimtara ini jadi alarm keras bahwa bank daerah pun bisa kecolongan kalau pengawasan longgar. DPRD bahkan menegaskan: sebelum modal ditambah, bersihkan dulu fondasinya. Jangan sampai bangunan diperbaiki catnya, tapi kayunya tetap keropos.

Sekarang publik cuma menunggu, sambil menyeruput kopi:

Bankaltimtara nanti operasi besar, atau cuma perawatan kosmetik ala-ala?


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kasus Lahan Cilacap: Saksi Ungkap Tanah Berstatus HGU Swasta, Bukan Aset Negara

14 Agu 2026 - 22:03 WIB

Kasus Lahan Cilacap: Saksi Ungkap Tanah Berstatus HGU Swasta, Bukan Aset Negara

500 Orang Lari di CFD Jakarta, AESI Kejar Target 100 GW Energi Surya: Bukan Sekadar Bakar Kalori

14 Agu 2026 - 19:20 WIB

500 Orang Lari di CFD Jakarta, AESI Kejar Target 100 GW Energi Surya: Bukan Sekadar Bakar Kalori

Guru SMP di Labura Didakwa Cabuli Siswi Saat Apel, Kejati Sumut Ungkap Alasan Penahanan

13 Agu 2026 - 12:00 WIB

Guru SMP di Labura Didakwa Cabuli Siswi Saat Apel, Kejati Sumut Ungkap Alasan Penahanan

Viral Cekcok Soal Bendera Merah Putih di Rancabungur, Tukang Cukur Akhirnya Minta Maaf

13 Agu 2026 - 11:48 WIB

Viral Cekcok Soal Bendera Merah Putih di Rancabungur, Tukang Cukur Akhirnya Minta Maaf

Korban Pengeroyokan Oknum DPRD Kabupaten Bekasi Tolak Damai, Minta Lanjut Hukum

12 Agu 2026 - 19:22 WIB

Korban Pengeroyokan Oknum DPRD Kabupaten Bekasi Tolak Damai, Minta Lanjut Hukum
Trending di News