Menu

Breaking News

News

SOMASI Minta Kapolres Baru Kota Bekasi Buka Ruang Dialog dengan Warga

badge-check

Budi SOMASI (kiri) bersama Kapolres Metro Bekasi Kota yang baru, Kombes Pol Putu Kholis Aryana (kanan). Perbesar

Budi SOMASI (kiri) bersama Kapolres Metro Bekasi Kota yang baru, Kombes Pol Putu Kholis Aryana (kanan).

PRABAINSIGHT.COM, BEKASI – Menjaga kondusivitas Kota Bekasi, jelas bukan perkara gampang. Sebagai kota penyangga Jakarta yang riuh dengan dinamika urban, stabilitas keamanan di sini butuh lebih dari sekadar patroli bersirena, sehingga butuh dialog dan ruang kolaborasi yang luwes antara polisi dan warganya.

Isu krusial inilah yang mengemuka dalam acara pisah sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, di Aula Lantai 7 Gedung Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (31/7/2026). Tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah dari Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro kepada pejabat baru, Kombes Pol Putu Kholis Aryana.

Momen pergantian pucuk pimpinan ini dimanfaatkan organisasi kemasyarakatan Solidaritas Masyarakat Bekasi (SOMASI), untuk menitipkan harapan besar terkait ruang sipil dan kemitraan publik.

Ketua Umum SOMASI, Budi Aryanto, menyampaikan bahwa sinergi yang telah terbangun di era Kusumo Wahyu Bintoro perlu dirawat, bahkan ditingkatkan oleh kapolres yang baru.

“SOMASI siap mendukung dan bersinergi dengan jajaran Polres Metro Bekasi Kota dalam menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta bersama-sama menciptakan Kota Bekasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” kata Budi.

Budi tidak memungkiri bahwa selama masa kepemimpinan Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, pendekatan yang dibangun cukup komunikatif. Polisi mau mendengar dan merangkul berbagai elemen elemen masyarakat sipil, untuk menjaga kondusivitas iklim kota.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Bapak Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro selama bertugas di Kota Bekasi. Banyak kolaborasi yang telah terbangun antara kepolisian dengan masyarakat, sehingga situasi keamanan dan ketertiban dapat terus terjaga,” tutur Budi.

Kini, bola kepemimpinan berada di tangan Kombes Pol Putu Kholis Aryana. Bagi SOMASI, tantangan utama Kapolres baru bukan cuma memelihara rutinitas kamtibmas, melainkan memastikan kepolisian tetap responsif dan tidak jarak jauh dari dinamika masyarakat bawah.

Sinergi tiga pilar yaitu kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil, dinilai sebagai kunci mutlak agar Kota Bekasi tidak sekadar aman di atas kertas, tetapi juga nyaman ditinggali warganya.

Acara yang turut dihadiri jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat itu diakhiri dengan suasana hangat, menandai berulangnya harapan baru bagi penegakan hukum yang humanis di Kota Bekasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sekjen Kemhan Terima Audiensi Bank BTN, Bahas Fasilitas Perumahan Prajurit dan ASN

21 Sep 2026 - 20:15 WIB

Sekjen Kemhan Terima Audiensi Bank BTN, Bahas Fasilitas Perumahan Prajurit dan ASN

BEM Unnes Ingatkan Mahasiswa Jelang September Hitam: Tolak Hoaks dan Provokasi

21 Sep 2026 - 15:06 WIB

BEM Unnes Ingatkan Mahasiswa Jelang September Hitam: Tolak Hoaks dan Provokasi

Bikin Heboh! PMB 2026 UM Indonesia Dibuka dengan Cara Beda

20 Sep 2026 - 17:15 WIB

Bikin Heboh! PMB 2026 UM Indonesia Dibuka dengan Cara Beda

Heboh Sidang Bea Cukai: Eks Pejabat Protes Dijuluki ‘Decong’

19 Sep 2026 - 18:26 WIB

Heboh Sidang Bea Cukai: Eks Pejabat Protes Dijuluki ‘Decong’

Keren! FH Unpak Gelar Orientasi Unik Lewat SUARASA: Law in Art

19 Sep 2026 - 13:17 WIB

Keren! FH Unpak Gelar Orientasi Unik Lewat SUARASA: Law in Art
Trending di News