PRABA INSIGHT- Yamaha akhirnya resmi turun gunung ke dunia motor listrik India lewat Aerox-E, alias Aerox yang sudah “toel listrik” dan pensiun dari urusan bakar-membakar bensin. Desainnya masih mirip banget dengan versi mesin bensin—jadi tenang saja, tampangnya tetap garang, cuma suaranya sekarang lebih kalem.
Dari info BikeWale, Aerox-E ini dibekali motor listrik 9,4 kW dengan torsi 48 Nm. Angka segitu? Cukup buat bikin Anda berangkat pagi dengan percaya diri, bahkan kalau jalanan lagi penuh drama. Tenaganya disokong baterai 3 kWh yang pakai sel “high-energy,” bahasa halus dari pabrikan untuk bilang: “tarikannya nggak malu-maluin.”
Soal jarak tempuh, Yamaha mengklaim bisa sampai 106 km dalam kondisi ideal yang entah artinya jalan kosong, angin sepoi-sepoi, atau hati pengendara lagi adem. Tapi angka itu tetap lumayan buat muter kota tanpa was-was.
Fitur-fiturnya juga lengkap dan nggak pelit: ada tiga mode berkendara (Eco, Standard, Power), plus fitur Boost buat Anda yang mendadak ingin menyalip dengan elegan. Ada juga mode mundur, cocok buat yang sering parkir di tempat sempit yang suka bikin motor dan hati nyangkut.
Smart key? Ada. Layar TFT lima inci dengan Bluetooth dan navigasi turn-by-turn? Siap. Pendeknya, Aerox-E ini sudah dikasih semua hal yang bikin pengendara kelihatan lebih techy, meski cuma mau beli roti tawar di warung.
Keamanan Tetap Jalan
Yamaha juga pasang ABS satu kanal dan kontrol traksi, biar motor tetap nurut meski jalanan lagi licin. Baterainya bisa dicopot, jadi tinggal bawa ke rumah buat dicas tanpa ribet.
Soal kapan motor ini resmi meluncur dan berapa harganya, Yamaha masih tutup mulut. Mungkin lagi milih tanggal baik atau lagi menghitung-hitung angka supaya konsumen nggak langsung pingsan.
Yang pasti, Aerox-E ini tanda Yamaha nggak mau tinggal diam di era motor listrik. Tinggal tunggu saja kapan skutik ini mampir ke jalanan dan mulai mencuri perhatian. (Van)











