Menu

Mode Gelap
Danguskamla Koarmada II Dukung Penguatan Akuntablitas Melalui Kunjungan Irjenal Kapolda Sulsel Lantik Kombes Feby Dapot Hutagalung sebagai Dirreskrimum Baru Noel Protes Tuntutan Kasus Korupsi Kemnaker: “Mending Korupsi Sebanyak-banyaknya, Cuma Beda Setahun” Watch Club Resmi Hadir di 23 Semarang, Pasar Jam Tang Premium Jawa Tengah Kian Ramai Warga Antre Tes Kesehatan di Bekasi, Heritage Medical Bawa Kabar Melegakan! BRIN Perkuat Ketahanan Nasional Melalui Pengembangan Infrastruktur Teknologi Satelit di Parepare

Internasional

Ramalan Kiamat Ebo Noah Meleset: Klarifikasi, Donasi, dan Mobil Mewah

badge-check


					Ramalan kiamat Ebo Noah di Ghana yang disebut akan terjadi pada 25 Desember ternyata meleset. Ia mengklaim kiamat ditunda untuk perluasan proyek bahtera, sementara uang donasi pengikutnya diduga digunakan untuk membeli mobil mewah. Kasus ini memicu kritik dan sorotan warganet.(Istimewa) Perbesar

Ramalan kiamat Ebo Noah di Ghana yang disebut akan terjadi pada 25 Desember ternyata meleset. Ia mengklaim kiamat ditunda untuk perluasan proyek bahtera, sementara uang donasi pengikutnya diduga digunakan untuk membeli mobil mewah. Kasus ini memicu kritik dan sorotan warganet.(Istimewa)

PRABA INSIGHT – GHANA – Bagi sebagian besar orang di dunia, 26 Desember 2025 hanyalah hari setelah Natal momen leyeh-leyeh, libur panjang, dan sisa kue kering masih berserakan di meja.

Namun bagi para pengikut Ebo Noah di Ghana, tanggal ini terasa seperti ikut audisi prank skala kosmis.

Sebab, ramalan besar yang katanya akan membuat dunia tenggelam pada 25 Desember… ya, ternyata tidak terjadi. Matahari tetap terbit, tanah tetap kering, dan satu-satunya banjir yang muncul adalah banjir rasa malu dan kebingungan.

Alih-alih meminta maaf, Ebo Noah justru menyampaikan klarifikasi yang terdengar seperti pengumuman jadwal ulang konser stadion:

Katanya, kiamatnya ditunda dulu.

Alasannya?

Menurut pengakuannya, Tuhan mengabulkan doanya dan memberi tambahan waktu agar ia bisa… memperluas proyek bahtera. Saat ini, ia mengklaim sudah punya 10 kapal, dan mungkin targetnya seperti ekspansi franchise.

Dengan kata lain, status kiamat sementara dinyatakan:

pending menunggu ketersediaan slot kapal.

Namun bagian paling menyakitkan bukan pada ramalannya yang meleset, melainkan pada nasib para pengikutnya.

Banyak yang sudah menjual harta benda, mengemasi koper, dan bersiap ikut naik bahtera karena mengira ini adalah “tiket penyelamatan terakhir”.

Sayangnya, uang hasil pengorbanan itu justru diduga kuat mengalir ke satu tempat yang sangat duniawi:

sebuah Mercedes Benz senilai sekitar $100.000.

Mungkin dalam logika alternatif sang nabi, kalau benar ada banjir besar, kapal untuk pengikut mobil untuk kapten.

Di media sosial, warganet mulai menyadari bahwa seluruh drama ini lebih mirip konten demi cuan ketimbang wahyu besar. Apalagi Ebo Noah rajin mengunggah video inspeksi kapal, seperti vlog progres proyek startup spiritual.

Kini situasinya jadi ironis:

— sang “Noah 2.0” punya mobil mewah baru

— sementara sebagian pengikut yang sudah menjual rumah

justru kebingungan harus tinggal di mana

karena… kiamatnya batal.

Kasus ini juga mengingatkan publik pada ramalan gagal lain yang sempat viral sebelumnya  sama-sama mengusung narasi akhir zaman, namun berujung zonk dan patah dompet.

Pada akhirnya, Ebo Noah membuktikan satu hal sederhana:

Kalau kiamat masih bisa ditunda,

keinginan punya mobil mewah tampaknya tidak.

Dan bagi para pengikutnya,

banjir yang benar-benar terjadi mungkin bukan air bah melainkan banjir air mata dan penyesalan.

Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Patung Yesus Dirusak di Lebanon Selatan, Militer Israel Akui dan Janji Investigasi

22 April 2026 - 20:30

Dana Rp263 Triliun untuk Gaza Diduga Dialihkan ke Israel, Nama Donald Trump Disorot

20 April 2026 - 16:41

Pendeta di Irlandia “Salah Doa” untuk Donald Trump, Jemaat Tertawa, Netizen: Ini Bukan Sekadar Kepleset

20 April 2026 - 14:47

Ketegangan Ibadah di Yerusalem: Israel Perketat Akses Minggu Palma, Pemimpin Gereja Protes

16 April 2026 - 20:30

Melania Trump Bantah Keterkaitan dengan Epstein Files, DOJ Buka Dokumen Lama yang Seret Nama Elite Dunia

12 April 2026 - 13:05

Trending di Internasional