Menu

Mode Gelap
Beli Saham GoTo Saja Nggak Cukup, Negara Harus Ikut Kelola Bisnis Ojol Rayakan Idul Adha, DKM Grand Center Point Bekasi Rajut Toleransi Antar Umat Pesugihan Kandang Bubrah: Rumah Tak Pernah Jadi, Teror Tak Pernah Berhenti Zimperium Bongkar 250 Aplikasi Android Palsu yang Diam-Diam Daftarkan Korban ke Layanan Premium Hotman Paris Balas Natalius Pigai: “Gajimu Enggak Sebanding dengan Pendapatanku” Kemenkeu Mengaku Tak Tahu Soal APBN untuk Kurban Prabowo: “Tanya Mensesneg”

Music

Isyana Sarasvati Bersama Roseter REDROSE Records Rilis Single “Tunggu Aku”

badge-check


					Isyana Sarasvati bersama MAKO• dan duo TADI merilis single kolektif “Tunggu Aku” di bawah REDROSE Records, lagu tentang pulang, jarak, dan penantian yang hangat.(Foto:Istimewa) Perbesar

Isyana Sarasvati bersama MAKO• dan duo TADI merilis single kolektif “Tunggu Aku” di bawah REDROSE Records, lagu tentang pulang, jarak, dan penantian yang hangat.(Foto:Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Di REDROSE Records, bikin lagu rupanya bukan sekadar urusan studio, mic, lalu pulang. Ada ruang kebersamaan yang sengaja dijaga, tempat para musisi saling percaya dan berbagi rasa. Dari ruang itulah lahir sebuah karya kolektif berjudul “Tunggu Aku”.

Single ini mempertemukan seluruh Roseter sebutan untuk musisi di bawah naungan REDROSE Records yakni Isyana Sarasvati, MAKO•, serta duo TADI yang digawangi Fathan Garna dan Adhi Handoyo. Proses kreatifnya dirayakan bersama, tanpa hierarki, tanpa ego yang saling sikut. Semua duduk sejajar, berbagi cerita, lalu menuangkannya ke dalam lagu.

“Tunggu Aku” bukan kolaborasi yang lahir karena tren, tapi karena kedekatan. Lagu ini menjadi semacam catatan kebersamaan, tentang ikatan yang lebih mirip keluarga ketimbang sekadar rekan kerja. Setiap emosi dirangkai bersama, lalu dihidupkan pelan-pelan sampai akhirnya siap dibagikan ke pendengar.

Lagu tentang Rumah, Jarak, dan Janji untuk Kembali

Secara cerita, “Tunggu Aku” berbicara tentang hati yang selalu tertambat pada satu tempat bernama rumah. Ada jarak yang memisahkan, waktu yang berjalan pelan, dan penantian yang sering kali sunyi. Namun di balik itu, ada doa-doa yang tak pernah putus, serta keyakinan bahwa pulang bukan soal cepat atau lambat.

Pulang, dalam lagu ini, adalah soal janji. Janji untuk kembali, apa pun yang sedang dihadapi di luar sana. Sebuah keyakinan sederhana, tapi sering kali jadi pegangan paling kuat bagi mereka yang sedang jauh.

Sudah Bisa Didengar Sejak 20 Februari 2026

Single “Tunggu Aku” resmi dirilis dan sudah bisa dinikmati di seluruh platform streaming digital sejak 20 Februari 2026. Lagu ini hadir sebagai teman hangat bagi siapa pun yang sedang menunggu, merindu, atau sekadar ingin percaya bahwa setiap perjalanan sejauh apa pun selalu punya jalan pulang.

Karena pada akhirnya, pulang mungkin tak selalu cepat. Tapi ia hampir selalu menemukan caranya sendiri. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

The Candle Light Children Comeback Lewat “Mangoes”, Lagu Tentang Lari dari Masalah yang Ujungnya Balik Lagi

25 April 2026 - 10:56

Comeback Setelah 3 Tahun Vakum, GADIS Lepas “Kuingin Mencoba” dan Siap Bangkitkan RnB Indonesia

25 April 2026 - 10:46

Masih Eksis! Novi Ayla KDI Gandeng Hadad Alwi Konser Religi Hingga ke Hongkong

6 April 2026 - 08:59

Penuh Makna, Video Musik “Ada Titik-Titik di Ujung Doa” dari Sal Priadi Tampilkan Pergulatan Batin Seorang Ayah

12 Maret 2026 - 06:14

Band Soul Surabaya Thee Marloes Lepas Single ‘Under The Silver Moon’, Album Kedua Rilis Mei

9 Maret 2026 - 13:59

Trending di Music