Menu

Mode Gelap
Modus Janji Kredit Miliaran, Dwi Febrie Endaryanto Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Status Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka, Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink: Privilege atau SOP? DPC PKB Kota Bekasi Patok Target 7 Kursi di Pemilu 2029 di Harlah ke-28 Pidato Prabowo Lagi-Lagi Bikin Ramai: Kali Ini Jurnalis, LSM, dan Pengamat Disebut “Londo Ireng” Video Alphard Terobos Lampu Merah Viral, Pramono Minta Satpam Tak Dipecat dan Polisi Bertindak Tegas Heboh Suzuki Thunder Dilarang Isi BBM, Pertamina Akhirnya Buka Suara

Music

The Candle Light Children Comeback Lewat “Mangoes”, Lagu Tentang Lari dari Masalah yang Ujungnya Balik Lagi

badge-check

The Candle Light Children kembali lewat “Mangoes”, single pembuka menuju album debut “No Vacancy” yang mengangkat tema escapism dan pencarian makna hidup. Perbesar

The Candle Light Children kembali lewat “Mangoes”, single pembuka menuju album debut “No Vacancy” yang mengangkat tema escapism dan pencarian makna hidup.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Kadang hidup itu kayak mangga: manis iya, asem juga nggak kalah dominan. Dan sepertinya, perumpamaan itu yang lagi pengin disampaikan The Candle Light Children lewat single terbarunya, “Mangoes”.

Setelah dua tahun tanpa kabar rilisan baru, proyek musik yang digawangi Ramadan Nitiyudo ini akhirnya balik lagi ke permukaan. Comeback-nya nggak setengah-setengah, karena “Mangoes” bukan cuma lagu biasa, tapi juga pintu masuk menuju album debut mereka yang berjudul “No Vacancy”, yang dijadwalkan rilis Juli 2026.

Yang menarik, ini juga jadi karya pertama The Candle Light Children yang dirilis lewat Aksara Records. Semacam fase baru, tapi dengan keresahan lama yang belum tentu selesai.

Ramadan Nitiyudo sendiri membangun “Mangoes” dari sesuatu yang cukup sederhana tapi sering kita hindari: perasaan. Lagu ini mengangkat tema escapism alias keinginan buat kabur dari realita dan pencarian makna yang nggak pernah benar-benar selesai.

Dan ya, seperti mangga tadi, hidup di lagu ini digambarkan penuh kontras. Kadang terasa hangat dan menyenangkan, tapi di saat yang sama juga menyisakan getir yang susah hilang. Bahkan ketika kita mencoba ‘pergi’ sejenak dari semuanya.

Masalahnya, seperti yang sering terjadi di kehidupan nyata: sejauh apa pun kita kabur, diri sendiri tetap ikut.

Mangoes juga bukan berdiri sendiri. Lagu ini adalah bab pertama dari cerita yang lebih panjang dalam album “No Vacancy”. Album tersebut mengikuti perjalanan seorang tokoh yang mencoba menyembuhkan diri dari hubungan yang gagal dengan cara kabur ke suasana liburan.

Kedengarannya klise? Memang. Tapi justru di situ letak jujurnya.

Karena pada akhirnya, si tokoh sadar satu hal penting: pola lama dalam dirinya ternyata nggak ikut check-out. Tetap tinggal, tetap berulang. Dari situ, album ini berbicara tentang sesuatu yang sering kita tunda menerima perubahan, alih-alih terus menghindarinya, dan pelan-pelan belajar mencintai diri sendiri.

Lewat “Mangoes”, The Candle Light Children bukan cuma sekadar comeback. Mereka seperti lagi membuka buku harian baru yang isinya personal, sinematik, dan (sayangnya) relevan buat banyak orang.

Terutama buat kamu yang pernah mencoba lari jauh, tapi akhirnya sadar: ya tetap harus pulang ke diri sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Claudia Desy Tampil Memikat di Singing Competition Indomaret, Lagu Pilihannya Bikin Penasaran

4 Juli 2026 - 17:41

Swarm Lepas “Amayadori”, Lagu Tentang Berdamai dengan Hidup Setelah Dihantam Badai Kesalahan

14 Juni 2026 - 19:34

Comeback Setelah 3 Tahun Vakum, GADIS Lepas “Kuingin Mencoba” dan Siap Bangkitkan RnB Indonesia

25 April 2026 - 10:46

Masih Eksis! Novi Ayla KDI Gandeng Hadad Alwi Konser Religi Hingga ke Hongkong

6 April 2026 - 08:59

Penuh Makna, Video Musik “Ada Titik-Titik di Ujung Doa” dari Sal Priadi Tampilkan Pergulatan Batin Seorang Ayah

12 Maret 2026 - 06:14

Trending di Music