PRABAINSIGHT.COM – BEKASI – Papan larangan parkir di Jalan Kemakmuran, Bekasi Selatan, tampaknya cuma dianggap hiasan jalan belaka. Pasalnya, pemandangan semrawut akibat motor yang “nangkring” di bahu jalan depan RS Hermina Bekasi kembali dikeluhkan warga.
Padahal, Januari lalu Dishub Kota Bekasi sudah sempat turun tangan melakukan penertiban, tapi ya gitu, efek jeranya cuma seumur jagung.
Masalah ini makin ramai setelah akun TikTok @sipalingbekasi_ mengunggah video yang memperlihatkan betapa kacaunya arus lalu lintas di sana. Bukannya makin tertib, keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan deretan motor yang memakan badan jalan justru bikin ruas jalan menyempit, terutama pas jam sibuk.
Si pengunggah video pun nggak tahan buat melontarkan kritik pedas, soal efektivitas rambu yang ada di lokasi.
“Lokasi di depan RS Hermina Bekasi tuh. Padahal sudah jelas ada plang dilarang parkir, tapi kenapa masih pada parkir di situ? Terus ada yang mengutip duit juga. Duitnya lari ke mana ini? Ini bagaimana sih Pak (Pemerintah)? Saya bingung, itu (larangan) sudah jelas banget,” ujar pengunggah dalam videonya yang viral itu.
Keluhan soal adanya pungutan liar di area terlarang tersebut, memang jadi bumbu penyedap yang bikin warga makin gemas. Kok bisa, area yang jelas-jelas dilarang parkir malah jadi ladang cuan oknum tertentu?
Merespons “colekan” netizen dan keluhan pengguna jalan, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Soenaryo Utomo, akhirnya angkat bicara. Beliau janji bakal mengerahkan personelnya lagi buat menyisir lokasi tersebut.
“Terhitung mulai Rabu besok, kami akan melakukan kembali pengawasan dan monitoring terkait parkir liar yang ada di depan RS Hermina,” kata Soenaryo saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (7/4/2026).
Soenaryo juga menyelipkan pesan buat para pengunjung rumah sakit, agar nggak malas masuk ke area parkir resmi. Menurutnya, kapasitas parkir di dalam gedung RS Hermina, sebenarnya masih sangat mencukupi, jadi nggak ada alasan buat bikin macet di luar.
“Kami mengimbau kepada pengunjung RS Hermina untuk tidak parkir di bahu maupun badan Jalan Kemakmuran. Kapasitas tempat parkir di dalam RS Hermina sebenarnya masih mencukupi, sehingga kami anjurkan untuk parkir di dalam saja,” pungkasnya.
Kini, warga Bekasi tinggal menunggu, apakah penertiban besok bakal awet atau cuma jadi rutinitas “kucing-kucingan” yang bakal terulang lagi bulan depan.







