PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Aktor Rizky Billar mengungkapkan bahwa rencana pembangunan rumah impiannya bersama sang istri, Lesti Kejora, masih berada pada tahap desain meski lahan untuk hunian tersebut telah dimiliki sejak 2021. Ia menyebut, desain rumah itu sudah mengalami tiga hingga empat kali revisi karena belum menemukan konsep yang benar-benar sesuai dengan selera mereka.
Hal tersebut disampaikan Rizky Billar saat ditemui di kawasan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (19/10/2026).
Rizky menjelaskan, proses perancangan rumah membutuhkan pertimbangan matang karena hunian tersebut diproyeksikan menjadi tempat tinggal keluarga mereka untuk puluhan tahun mendatang. Karena itu, ia dan Lesti tidak ingin terburu-buru menentukan desain sebelum seluruh aspek dirasa cocok.
“Masih gambar, kita ganti-ganti aspek,” ujar Rizky.
Menurut Rizky, kendala dalam proses perancangan bukan hanya menyangkut desain, tetapi juga komunikasi dengan tim yang terlibat. Ia mengungkapkan bahwa beberapa konsep yang diajukan sebelumnya belum sesuai dengan keinginan mereka sehingga perlu kembali dibahas dan disesuaikan.
“Udah ada 3-4 kali yang enggak cocok desain lah, yang enggak cocok secara komunikasi lah,” tuturnya.
Rizky mengatakan, pertemuannya dengan tim di Malaysia sengaja dilakukan untuk membahas sejumlah revisi tersebut. Ia ingin memastikan rencana pembangunan rumah berjalan sesuai dengan kebutuhan dan konsep yang diharapkan bersama Lesti.
“Kemarin memang sengaja ketemu di Malaysia sama tim, jadi ada beberapa revisi. Jadi enggak sesimpel itu juga,” lanjutnya.
Ia menegaskan, rumah tersebut merupakan hunian masa depan yang diharapkan tetap nyaman ditempati dalam jangka panjang.
“Ini rumah masa depan yang kita harapkan nanti sampai puluhan tahun mendatang. Kita enggak akan bosan-bosan untuk nempatin rumah yang bisa abadi, yang sesuai dengan taste dan selera kita,” kata Rizky.
Terkait konsep arsitektur yang akan digunakan, Rizky belum bersedia membeberkan detailnya. Ia menyebutkan bahwa konsep rumah tersebut akan dibagikan melalui media sosial setelah perencanaannya lebih matang.
Manfaatkan Kunjungan ke Malaysia untuk Bertemu Arsitek
Dalam kesempatan tersebut, Rizky juga menjelaskan bahwa kunjungannya ke Malaysia tidak hanya untuk menemani Lesti Kejora menghadiri konser Datuk Siti Nurhaliza. Ia sekaligus memanfaatkan kesempatan itu untuk bertemu dengan arsitek yang direncanakan menangani pembangunan rumah mereka.
“Nemenin sekaligus saya ketemu sama ini, arsitek saya. Jadi ada urusan juga untuk kita,” ujar Rizky.
Ia menjelaskan, arsitek tersebut kebetulan berada di Malaysia untuk menemani istrinya menonton konser. Rizky pun memanfaatkan momen itu untuk membicarakan kebutuhan pekerjaan, termasuk kelanjutan perencanaan rumah.
Rizky mengungkapkan bahwa lahan untuk rumah tersebut sebenarnya telah dimiliki sejak 2021. Namun, ia dan Lesti memilih mengontrak tempat tinggal terlebih dahulu sembari mematangkan rencana pembangunan.
“Yang sebetulnya kita udah punya dari 2021, tapi kan kita kontrak dulu,” ungkapnya.
Siap Mendukung Rencana Konser Tunggal Lesti Kejora
Selain membahas rumah, Rizky Billar turut menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan Lesti Kejora menggelar konser tunggal di Jakarta setelah tampil dalam sebuah acara di Malaysia.
Rizky mengatakan, rencana tersebut masih membutuhkan waktu. Ia pun berharap Lesti dapat terus berkarya dan mengembangkan kariernya di industri musik.
“Insya Allah, masih jauh lah, masih lama. Kita doakan aja yang penting berkarya terus, berkarya terus,” ujarnya.
Sebagai suami, Rizky menegaskan bahwa dirinya akan memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Ia menyebut, dukungan itu dapat berupa bantuan dalam pembuatan lagu maupun penyelenggaraan acara.
“Sebagai suami kan kita bisa, apa yang bisa kita support lah,” kata Rizky.
Ia menambahkan, apabila Lesti membutuhkan bantuan untuk membuat lagu, dirinya akan berusaha membantu selama mampu. Begitu pula jika sang istri membutuhkan dukungan untuk menggelar acara, Rizky mengatakan bahwa mereka memiliki tim yang dapat dilibatkan.
“Kalau memang butuh untuk lagu ya coba saya bikin selagi saya mampu. Kalau butuh dibikin event ya kita kan juga punya tim,” lanjutnya.
Beri Isyarat Proyek Baru di Leslar Entertainment
Saat ditanya mengenai rencana baru menjelang akhir tahun, Rizky meminta publik untuk menunggu informasi lebih lanjut.
Ia memberikan isyarat bahwa ada sejumlah proyek yang tengah dipersiapkan, termasuk video musik atau music video (MV) dan rencana sebuah grup yang akan berkarya melalui Leslar Entertainment.
“Ada MV, ada satu grup yang nanti insya Allah akan berkarya di Leslar Entertainment. Doain,” ungkap Rizky.
Namun, ia belum mengungkapkan identitas grup maupun detail proyek yang dimaksud. Rizky hanya meminta doa agar rencana tersebut dapat berjalan lancar.
Bagikan Perkembangan Baby L’Joyee
Rizky juga membagikan perkembangan Baby L’joyee Menurutnya, sang anak mulai menunjukkan kemajuan dalam berinteraksi dan memahami benda-benda di sekitarnya.
“Joyee udah mulai bisa diajak main, bisa diajak komunikasi, udah dikasih tahu beberapa objek, udah bisa mulai ngerti. Kayak kipas mana, kipas,” tutur Rizky.
Selain itu, Rizky menyinggung perbedaan karakter anak-anaknya dalam berinteraksi dan menghadapi perhatian publik.
Ia mengatakan, salah satu anaknya senang berinteraksi ketika berada di Malaysia, tetapi tidak terlalu menyukai jika dirinya terlalu sering diekspos. Sementara itu, menurut Rizky, anak lainnya lebih senang ditampilkan di hadapan publik.
Rizky menilai perbedaan tersebut sebagai hal yang wajar karena setiap anak memiliki karakter masing-masing.
“Ya masing-masing anak beda karakter lah,” katanya.
Ia juga menyadari bahwa keluarganya tidak selalu mendapatkan respons positif dari semua orang. Meski demikian, Rizky mengaku bersyukur karena anak-anaknya mendapat banyak respons baik dari masyarakat.
Singgung Haters dan Fitnah dalam Kajian Agama
Di sisi lain, Rizky Billar turut menanggapi pertanyaan mengenai sikapnya terhadap haters dan komentar negatif warganet di media sosial.
Ia mengaitkan pandangannya dengan materi kajian agama yang diikutinya. Rizky menceritakan bahwa dirinya sempat mengajukan pertanyaan mengenai sikap seorang Muslim ketika menghadapi tudingan tanpa adanya tabayun atau upaya mencari kejelasan terlebih dahulu.
Ia mempertanyakan apakah seseorang yang menjadi pihak tertuding sebaiknya memilih diam atau berusaha meluruskan informasi yang dianggap tidak benar.
Berdasarkan penjelasan yang disampaikan Rizky, ia memahami bahwa seseorang yang merasa difitnah memiliki hak untuk memberikan klarifikasi.
“Kalau memang ada arahannya fitnah, itu kita punya hak untuk meluruskan,” ujar Rizky saat merangkum materi yang didengarnya dalam kajian tersebut.
Rizky juga menjelaskan pemahamannya mengenai gibah dan fitnah berdasarkan pembahasan dalam kajian itu. Ia mengatakan bahwa pengalaman menjadi sasaran pembicaraan negatif dapat dilihat dari sudut pandang agama.
“Kita dituduh, kita digosipkan ini itu, ini itu, itu sebetulnya jadi ladang pahala, transfer pahala buat kita,” kata Rizky.
Ia menambahkan, menurut penjelasan yang diingatnya dari kajian tersebut, orang yang melakukan perbuatan semacam itu dapat menjadi pihak yang merugi karena perbuatannya memiliki konsekuensi dalam pandangan agama.
Rizky tidak menyebutkan secara spesifik pihak yang dimaksud maupun tudingan tertentu yang menjadi dasar pernyataannya. Ia menyampaikan pandangan tersebut secara umum sebagai bagian dari pemahamannya mengenai cara menghadapi gibah dan fitnah.
Melalui penjelasannya, Rizky menekankan bahwa seseorang yang merasa dituding atau difitnah dapat berupaya meluruskan informasi yang beredar. Ia mengaitkan pandangan itu dengan materi kajian agama yang didengarnya, sekaligus menjelaskan cara dirinya memahami dinamika komentar publik yang kerap menyertai kehidupan figur publik.








