Menu

Mode Gelap
Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 Luncurkan MPL 2026, Bantu Warga dan Dorong UMKM Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky Siskaeee Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus: “Giliran Bokep Bisa Cepat” Jelang Lebaran, Tarif Tol Batang-Semarang Resmi Naik 29 Persen: Mudik Makin Mahal Prabowo Digugat ke PTUN Gara-Gara Teken Perjanjian Dagang RI-AS Tanpa DPR, Publik: Ini Negara atau Startup? Iran Kirim Sinyal Keras ke Ukraina: Jika Bantu Israel Pakai Drone, Bisa Dianggap “Target Sah”

News

Bandara IMIP Heboh: Negara Masuk Lewat Pintu Depan, Isu “Bandara Tanpa Otoritas” Masih Jadi Perbincangan

badge-check


					Bandara IMIP Heboh: Negara Masuk Lewat Pintu Depan, Isu “Bandara Tanpa Otoritas” Masih Jadi Perbincangan Perbesar

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Isu soal Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Desa Fatufia, Bahodopi, Morowali, belakangan bikin banyak pihak mengernyitkan dahi. Bukan karena pesawatnya datang terlambat, tapi karena muncul kabar bahwa bandara itu beroperasi seperti “wilayah independen” yang entah bagaimana bisa berdiri tanpa kehadiran negara.

Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, dengan suara yang cukup mantap menepis anggapan tersebut.

“Kami sudah menempatkan beberapa personel di sana dari Bea Cukai, dari Kepolisian, Kementerian Perhubungan sendiri, sudah ada Dirjen Otoritas Bandara ke sana. Kami sudah turun ke sana,” katanya.

Ia memastikan Bandara IMIP itu bukan bandara misterius yang tiba-tiba muncul di Google Maps tanpa izin.

“Terdaftar, itu terdaftar. Nggak mungkin bandara itu tidak terdaftar,” ujarnya.

Tapi cerita belum selesai.

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, sebelumnya mengangkat alis tinggi-tinggi ketika menyinggung bandara tersebut.

“Ini anomali, bandara tapi tak memiliki perangkat negara dalam bandara. Ada celah yang membuat rawan kedaulatan ekonomi,” kata Menhan.

Komentar itu membuat banyak orang mulai membayangkan bandara yang dijaga satpam lokal sambil memegang palang pintu manual. Atau mungkin bandara versi private server.

Di Senayan, anggota Komisi I DPR dari PKB, Oleh Soleh, tak kalah geram. Ia menyebut temuan soal kurangnya aparat negara di area bandara bukan perkara sepele.

Katanya, tidak ada otoritas penerbangan, Bea Cukai, apalagi Imigrasi yang bisa masuk dan menjalankan fungsi pengawasan.

“Tidak ada bandara yang boleh beroperasi tanpa melibatkan negara. Jika ada bandara yang berjalan sendiri tanpa pengawasan pemerintah, itu sama saja dengan ada negara dalam negara. Hal seperti itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Dan seperti biasa, ujungnya jelas: tuntutan untuk menertibkan.

“Ini harus diusut tuntas. Pemerintah tidak boleh ragu untuk menindak tegas siapa pun yang mengoperasikan fasilitas strategis tanpa otoritas negara. Kedaulatan adalah harga mati,” lanjutnya.

Di tengah silang pernyataan itu, Kementerian Perhubungan memastikan bahwa Bandara IMIP tidak sedang menjadi “negara baru” yang sedang menunggu pengakuan PBB. Aparat negara sudah di lokasi, bandara sudah terdaftar, dan pemerintah bilang semuanya dalam pengawasan.

Sisanya? Publik masih menunggu, sambil berharap urusan ini tak berakhir seperti plot film laga: bandara rahasia, izin hilang entah ke mana, dan aparat yang cuma bisa memotret dari jauh. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siskaeee Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus: “Giliran Bokep Bisa Cepat”

17 Maret 2026 - 08:05 WIB

Jelang Lebaran, Tarif Tol Batang-Semarang Resmi Naik 29 Persen: Mudik Makin Mahal

17 Maret 2026 - 07:58 WIB

Prabowo Digugat ke PTUN Gara-Gara Teken Perjanjian Dagang RI-AS Tanpa DPR, Publik: Ini Negara atau Startup?

17 Maret 2026 - 07:50 WIB

Mudik Gratis Pegadaian 2026, Kantor Wilayah Pegadaian IX Jakarta 2 Ikut Berangkatkan Peserta

16 Maret 2026 - 10:32 WIB

PBB Ikut Geram: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Disebut Tindakan Pengecut

14 Maret 2026 - 07:55 WIB

Trending di News