Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

News

Bos Grab Melayat ke Makassar, Janji Jaminan Hidup untuk Keluarga Driver yang Meninggal

badge-check

CEO Grab Anthony Tan terbang ke Makassar melayat driver Grab yang tewas. Grab beri santunan, BPJS, dan jaminan usaha untuk keluarga.(Foto:Istimewa) Perbesar

CEO Grab Anthony Tan terbang ke Makassar melayat driver Grab yang tewas. Grab beri santunan, BPJS, dan jaminan usaha untuk keluarga.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Kalau biasanya bos perusahaan gede cukup kirim karangan bunga atau bikin pernyataan pers di kantor pusat, Anthony Tan Group CEO sekaligus Co-Founder Grab memutuskan untuk melakukan sesuatu yang jauh lebih personal: terbang langsung dari Singapura ke Makassar. Alasannya? Menghampiri keluarga almarhum Rusdamdiansyah alias Dandi, salah satu mitra pengemudi Grab yang meninggal dunia pada Jumat (29/8/2025).

Dalam siaran pers Senin (1/9/2025), Anthony Tan menegaskan kalau Grab tak mau mitranya merasa sendirian, apalagi saat masa-masa sulit. “Grab ingin memastikan bahwa dalam suka maupun duka, keluarga Almarhum Dandi tidak pernah berjalan sendiri,” ujarnya.

Bentuk nyata dari ucapan itu bukan hanya kata-kata manis. Grab memberikan santunan, bantuan logistik, jaminan kesehatan untuk keluarga selama dua tahun lewat BPJS, sampai pendampingan modal usaha melalui GrabKios. Anthony menekankan, ini bukan respons sekali lewat, melainkan perhatian jangka panjang.

“Keselamatan dan keamanan mitra pengemudi selalu jadi prioritas utama. Kami hadir, tidak hanya ketika mereka bekerja, tapi juga saat keluarga harus menghadapi masa sulit. Dukungan ini kami pastikan berkelanjutan,” lanjutnya.

Bagi Anthony, relasi Grab dengan para mitra bukan cuma soal aplikasi, orderan, dan algoritma. Ia menyebutnya sebagai ikatan kemanusiaan. “Mitra tidak pernah sendirian. Kami akan terus hadir, mendampingi, dan berjalan beriringan. Karena pada akhirnya, ini soal saling menjaga dan memastikan tak ada yang menghadapi masa sulit sendirian.”

Dandi dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kritis pasca-kericuhan unjuk rasa di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar. Grab Indonesia sudah lebih dulu mengonfirmasi kabar duka itu lewat akun Instagram resminya pada Sabtu (30/8/2025).

“Dengan penuh duka, kami membenarkan bahwa sosok yang berpulang dalam insiden di Makassar semalam adalah Mitra Pengemudi kami, Almarhum Rusdamdiansyah (Dandi),” tulis Grab.

Menurut Kepala BPBD Makassar, M. Fadli Tahar, Dandi ditemukan tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan massa yang mengira dirinya anggota intel. “Jadi ada kejadian satu orang di depan kampus UMI. Itu meninggal juga, tapi ini bukan korban dari titik DPRD Makassar,” kata Fadli. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Sandri Rumanama: Isu Surpres Pergantian Kapolri Ramai Lagi, Padahal Dasarnya Saja Belum Kelihatan

5 Agustus 2026 - 11:45

Delapan Jam Menunggu Kamar Rawat, Dihujat karena BPJS, Kisah Yurizal Berakhir Pilu

5 Agustus 2026 - 10:48

Trending di News