Menu

Mode Gelap
Aksi Novi Ayla KDI Blusukan di Condet, Bagi-bagi Nasi Boks Bareng PJBW Kader PDI Perjuangan di DPRD Kota Bekasi Dilaporkan ke DPP, Diduga Main Proyek MBG KKN Berujung Teror: Cermin Terkutuk yang Membuat Penghuninya Gila dan Mati Gantung Diri Reformasi Pajak Kendaraan Jabar: Kemudahan untuk Warga, dan Ancaman Bagi Calo Drama Dean James di Go Ahead Eagles: Tak Disanksi KNVB, Tapi Status Kewarganegaraan Jadi Sorotan Di Balik Konflik Kerajaan, Ini Permintaan Terakhir Ratu Elizabeth II yang Bikin Haru

Sport

“Del Piero Resmi Jadi Pelatih UEFA, Kini Bisa Teriak ‘Woyyy’ di pinggir Lapangan Secara Legal”

badge-check


					Alessandro Del Piero foto: ist Perbesar

Alessandro Del Piero foto: ist

PRABA INSIGHT – Kalau dulu Alessandro Del Piero dikenal sebagai maestro di lapangan hijau, sekarang ia sah jadi Mister.

Bukan karena ikut sinetron mafia Italia atau gabung Ormas, tapi karena Del Piero resmi mengantongi lisensi kepelatihan UEFA. Yes, Il Pinturicchio sekarang boleh berdiri di pinggir lapangan sambil teriak, “Pressing dong, bukan piknik!”

Del Piero mengumumkan kabar bahagia ini lewat Instagram. Dengan gaya khasnya yang kalem tapi mengandung kadar kepercayaan diri tinggi, ia menulis, “Mulai hari ini, Anda juga bisa memanggil saya Mister.” Singkat, padat, dan lebih tajam dari tendangan bebasnya ke pojok gawang lawan.

Sebagai informasi buat yang baru akrab sama dunia sepak bola Italia, “Mister” adalah sebutan kehormatan untuk pelatih.

Istilah ini punya bobot tertentu di negeri spaghetti dan taktik parkir bus. Artinya, Del Piero sekarang bukan cuma bisa ngomong di studio sebagai analis Serie A dan Liga Champions di Sky Sport Italia dan CBS Sports, tapi juga bisa beneran nyusun starting eleven, marahin wasit, sampai lempar botol kalau timnya kalah.

Dalam unggahannya, legenda hidup Juventus ini tak lupa mengucapkan terima kasih pada FIGC (Federasi Sepak Bola Italia), para instruktur, dan tentu saja keluarga tercinta.

Yang bikin netizen meleleh, Del Piero menuliskan rasa harunya karena istri dan anak-anaknya diam-diam hadir saat ia mempresentasikan tesis di Florence.

Judul tesisnya? Bukan tentang cara nyetak gol pakai sepatu Lotto atau gaya rambut tahun 2000-an, tapi soal visi pribadi dan profesionalnya tentang sepak bola dan dunia kepelatihan. Keren banget, ya.

Bukan Sekadar Wajah Ganteng, Del Piero Punya Segudang Trofi

Kalau ngomongin Del Piero, tidak cukup hanya bilang dia ganteng dan setia. Lelaki asal Conegliano ini adalah simbol Juventus.

Ia memegang rekor sebagai pencetak gol dan pemilik caps terbanyak dalam sejarah klub. Ia juga turut mengantar Italia juara Piala Dunia 2006 sebuah prestasi yang tak bisa dibeli pakai endorse skincare.

Total, Del Piero mengoleksi enam gelar Serie A, satu Coppa Italia, empat Supercoppa Italiana, dan satu Liga Champions yang dia raih bersama Juventus musim 1995/1996.

Ia juga sempat main di Serie B waktu Juventus terkena kasus Calciopoli, menunjukkan bahwa loyalitasnya bukan hanya di lirik lagu cinta-cintaan.

Sebelum Juventus, Del Piero sempat berseragam Padova. Dan setelah keluar dari Juve, dia sempat mengembara ke Australia (Sydney FC) dan India (Delhi Dynamos).

Untuk Timnas Italia, dia mencetak 27 gol dari 91 pertandingan cukup buat bikin envy para striker Gen Z yang baru dapat caps.

Apa Selanjutnya untuk Sang “Mister”?

Belum jelas apakah Del Piero akan langsung menangani tim profesional atau memilih magang dulu di akademi.

Tapi satu hal pasti: sepak bola sekarang punya satu lagi pelatih yang tak hanya pintar meracik taktik, tapi juga punya modal karisma, pengalaman segudang, dan aura bintang yang nggak akan luntur meski rambutnya kini mulai memutih.

Jadi, siap-siap ya, mungkin sebentar lagi kita akan dengar kalimat, “Juventus resmi menunjuk Alessandro Del Piero sebagai pelatih kepala.”

Kalau itu terjadi, ya jelas: nostalgia dan harapan akan kembali menyatu dalam satu kata: Forza Mister!

 

Penulis : Ristanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Drama Dean James di Go Ahead Eagles: Tak Disanksi KNVB, Tapi Status Kewarganegaraan Jadi Sorotan

9 April 2026 - 04:34 WIB

Dilema Pemain Naturalisasi Indonesia di Liga Belanda: Antara Bertahan di Eredivisie atau Setia ke Timnas

5 April 2026 - 11:21 WIB

Radja Nainggolan, Belgia, dan Penyesalan yang Datang Terlambat: “Harusnya Saya Pilih Indonesia Lebih Cepat”

5 April 2026 - 11:12 WIB

ASICS Rilis SONICSMASH™ FF, Sepatu Khusus Padel dengan Fitur Stabilitas dan Akselerasi

1 April 2026 - 09:46 WIB

Drama di GBK! Indonesia Kalah 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Lewat Penalti

30 Maret 2026 - 15:16 WIB

Trending di Sport