Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

News

Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana, Perempuan Diamankan usai Lepas Sepatu

badge-check


					Seorang perempuan diduga hendak bunuh diri di depan Istana Merdeka diamankan petugas setelah menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.(Foto:Istimewa) Perbesar

Seorang perempuan diduga hendak bunuh diri di depan Istana Merdeka diamankan petugas setelah menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.(Foto:Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Jakarta, tengah malam, dan jalanan di sekitar Istana Merdeka biasanya lebih banyak diisi suara kendaraan yang lewat daripada drama kehidupan. Tapi Minggu (22/3/2026) malam itu berbeda. Ada satu cerita yang hampir berakhir tragis kalau saja tidak ada seseorang yang cukup peka untuk curiga.

Perempuan berinisial JSLP (20) ditemukan berada di depan kawasan Istana Merdeka, tepatnya di Jalan Medan Merdeka Utara, sekitar pukul 23.35 WIB. Bukan sekadar berdiri, ada detail kecil yang bikin situasi ini terasa janggal: tas sudah diletakkan, sepatu sudah dilepas.

Detail yang mungkin bagi orang lain terlihat sepele, tapi tidak bagi Pratu Rival, anggota Paspampres yang sedang berjaga malam itu.

“Ada kecurigaan anggota yang sedang berjaga terhadap perempuan tersebut. Selanjutnya mendatangi perempuan tersebut dengan tas sudah berada di bawah, dan sepatu sudah terlepas, selanjutnya anggota melapor ke danposko,” jelas Kasat PPA/PPO Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Rita Oktavia dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).

Insting itu yang kemudian menggerakkan semuanya. Rival tidak mengabaikan firasatnya. Ia mendekat, memastikan, lalu melaporkan situasi tersebut ke posko.

Dari situ, respons bergerak cepat. Anggota Brimob yang berjaga di sekitar lokasi tepatnya di Tenda Putih A11 langsung menerima laporan dan menuju titik kejadian bersama tim.

Namun, mendekati seseorang yang sedang berada di titik paling rapuh dalam hidupnya ternyata tidak semudah prosedur pengamanan biasa.

Sekitar pukul 00.10 WIB, dokter dari Bidokes Polres Metro Jakarta Pusat tiba di lokasi. Pendekatan dilakukan, komunikasi dibangun, tapi tidak langsung berhasil.

“Pukul 00.10 WIB, dokter dari Bidokes Polres Metro Jakarta Pusat tiba di lokasi kejadian. Dokter berupaya melakukan pendekatan dan komunikasi terhadap wanita tersebut, namun yang bersangkutan terus menjauh setiap kali akan didekati,” jelas Rita.

Butuh waktu. Butuh kesabaran. Dan mungkin juga sedikit keberuntungan.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 00.56 WIB, JSLP berhasil diamankan dan dibawa ke depan Posko Pengamanan Polri untuk dimintai keterangan. Tidak lama setelah itu, tepatnya pukul 01.16 WIB, ia dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Cerita ini bukan soal keamanan negara. Bukan juga soal protokol Istana.

Ini cerita tentang satu momen kecil rasa curiga yang berubah jadi keputusan besar: mendekat, bukan mengabaikan.

Dan di kota sebesar Jakarta, kadang yang menyelamatkan seseorang bukanlah sirene atau prosedur, tapi perhatian sederhana dari orang yang tidak memilih untuk cuek.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka

21 April 2026 - 19:43

Dari Rp200 Ribu ke Rp311 Juta: Drama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang Bikin Dompet Mau Pensiun Dini

20 April 2026 - 14:56

Mahasiswa UNPAM Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyerangan Andrie Yunus hingga Aktor Intelektual

18 April 2026 - 15:07

Seleknas KKI 2026 Digelar, OSO: Menang Kalah Biasa, Kejujuran yang Utama

18 April 2026 - 14:02

Masuknya MBG ke Pos Pendidikan Dipertanyakan MK: Kebijakan atau Akal-akalan Anggaran?

18 April 2026 - 08:48

Trending di News