Menu

Mode Gelap
Jokowi Turun Gunung demi PSI. Lampung Jadi Etape Pertama, Mesin Politik Sedang Dipanaskan Kepercayaan Publik ke Polri Naik, Sandri Rumanama Bilang Perubahan Itu Nyata 82,4 Persen Publik Masih Percaya Polri. Barangkali, Ini Memang Bukan Cuma Soal Angka Telepon dari Gerbong Wanita Bekasi Timur Dari Gedung KPK ke Kementerian Koperasi, Mahasiswa Memburu Jawaban atas Anggaran Rp59 Triliun Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas

Nasional

Kepercayaan Publik ke Polri Naik, Sandri Rumanama Bilang Perubahan Itu Nyata

badge-check


					Founder Kontra Narasi Sandri Rumanama menilai meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri menjadi 82,4 persen menunjukkan reformasi internal, pelayanan publik, dan pendekatan humanis mulai dirasakan masyarakat.(Istimewa) Perbesar

Founder Kontra Narasi Sandri Rumanama menilai meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri menjadi 82,4 persen menunjukkan reformasi internal, pelayanan publik, dan pendekatan humanis mulai dirasakan masyarakat.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Ada masa ketika menyebut polisi di media sosial hampir selalu diikuti komentar sinis. Kritik bertubi-tubi, meme berseliweran, hingga tuntutan reformasi seolah menjadi menu harian. Namun, setidaknya berdasarkan hasil survei terbaru, angin mulai berubah arah.

Tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada pertengahan 2026 tercatat mencapai 82,4 persen. Angka itu bukan sekadar statistik, tetapi menjadi sinyal bahwa masyarakat mulai melihat perubahan yang selama ini banyak dituntut.

Jika dibandingkan dengan capaian tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen, kenaikan tersebut menunjukkan adanya peningkatan optimisme masyarakat terhadap institusi kepolisian. Berbagai faktor disebut berkontribusi, mulai dari reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga perubahan cara aparat hadir di tengah masyarakat.

Bagi Sandri Rumanama, Founder Kontra Narasi, lonjakan kepercayaan publik itu bukan sesuatu yang muncul begitu saja. Menurutnya, masyarakat mulai merasakan perubahan yang terjadi di tubuh Polri, baik dari sisi pelayanan maupun budaya kerja aparat penegak hukum.

“Naiknya angka kepercayaan publik merupakan bukti nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat kita saat ini dari wajah baru dan perubahan kultural aparat penegak hukum saat ini,” kata Sandri Rumanama.

Menurut Sandri, kepercayaan publik bukan hanya soal citra sebuah institusi. Lebih dari itu, kepercayaan menjadi modal penting agar aparat kepolisian mampu bekerja lebih optimal di tengah tantangan yang semakin kompleks.

“Harus diapresiasi kinerja institusi ini, dan ini menandakan desakan reformasi Polri selama ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Wajah Baru Polisi

Sandri menilai angka kepuasan masyarakat tidak lahir dari ruang kosong. Baginya, perubahan tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh personel kepolisian yang terus berupaya membangun pendekatan yang lebih profesional kepada masyarakat.

Ia melihat pola penegakan hukum yang kini dijalankan semakin mengedepankan pendekatan persuasif serta penyelesaian masalah yang lebih solutif.

“Ini wajah baru polisi kita, penegakan hukum yang tidak lagi kaku, pendekatan yang persuasif, adanya alternatif dan solutif dari berbagai persoalan di masyarakat dan benar-benar mengayomi. Polisi kini lebih dekat, lebih ramah, dan lebih cepat tanggap aduan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Sandri, perubahan budaya kerja tersebut menjadi salah satu alasan masyarakat mulai kembali menaruh kepercayaan kepada institusi kepolisian.

Ia juga menilai kehadiran personel Polri kini semakin dirasakan masyarakat, tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga hingga tingkat desa.

“Mulai dari tingkat Mabes hingga para Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak di pelosok negeri. Mereka hadir saat masyarakat membutuhkan, dan publik melihat serta merasakan kerja nyata tersebut,” tutup Sandri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

82,4 Persen Publik Masih Percaya Polri. Barangkali, Ini Memang Bukan Cuma Soal Angka

26 Juni 2026 - 14:28

Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas

23 Juni 2026 - 21:03

Kapolri Angkat Tangan soal Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: “Sudah Bukan Kewenangan Polri”

23 Juni 2026 - 11:26

Yerikho Menurung: Polarisasi Politik Mengancam, Persatuan Nasional Tak Bisa Ditawar

22 Juni 2026 - 20:59

Dany Stefanus: Pemerintah Punya Waktu 3 Minggu, Jika Tak Ada Kepastian Perppu Ojol, Siap Turun Aksi Besar

19 Juni 2026 - 22:35

Trending di Nasional