Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

News

Drama Empat Pulau Tamat! Prabowo Putuskan Milik Aceh, Bobby Nasution: Jangan Termakan Gorengan!

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto memutuskan 4 pulau yang diperebutkan Pemprov Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) sah milik Pemprov Aceh (foto:Praba/istimewa) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto memutuskan 4 pulau yang diperebutkan Pemprov Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) sah milik Pemprov Aceh (foto:Praba/istimewa)

PRABA INSIGHT – Setelah tarik-ulur bak sinetron bersambung, akhirnya nasib empat pulau yang diperebutkan antara Pemerintah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) resmi tamat.

Presiden Prabowo Subianto mengetuk palu: keempat pulau tersebut sah milik Aceh.

Pengumuman ini disampaikan langsung dalam jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (17/6/2025), di mana Gubernur Sumut Bobby Nasution hadir lengkap dengan wajah adem dan pernyataan diplomatisnya.

“Pertama, tentu kami ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia yang telah memberikan waktu dan ruang bagi kami dari Sumut dan Aceh, bersama dengan Bapak Wakil Ketua DPR RI, Bapak Mendagri, dan Bapak Mensesneg,” ucap Bobby dengan nada adem ayem.

Soal siapa pemilik sah dari empat pulau yang sempat diklaim masuk wilayah Sumut itu, Bobby mengakui kalau dari sejarah hingga dokumen negara empat pulau itu memang milik Aceh.

“Dari data yang disampaikan Pak Mendagri, sejak tahun 1992 berdasarkan peta tahun 1978, empat pulau tersebut memang masuk wilayah Aceh,” kata Bobby.

Empat pulau yang dimaksud bukan pulau khayalan dari dunia fiksi, ya. Namanya adalah Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek. Meski namanya agak lucu, tapi urusannya serius.

Pada hari yang sama, Bobby dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf alias Mualem juga resmi teken dokumen batas wilayah yang termasuk empat pulau itu.

Bobby bahkan menyisipkan sedikit nostalgia soal usia dan kariernya saat polemik ini bermula:

“Tahun 1992 saya baru umur 1 tahun. Tahun 2008 saya masih SMA, 2017 belum jadi pejabat publik, 2020 masih Wali Kota Medan. Baru di 2025 ini saya teken dokumen sebagai Gubernur, menyatakan bahwa empat pulau ini masuk wilayah Aceh.”

Jangan Termakan Gorengan Isu

Bobby paham, keputusan ini bisa saja bikin telinga panas dan grup WhatsApp rame. Tapi ia dengan tegas meminta warga Sumut agar tidak tersulut provokasi, apalagi bumbu-bumbu gorengan isu murahan.

“Aceh itu tetangga kita, bagian dari NKRI. Jangan sampai termakan hasutan atau gorengan. Kesepakatan ini bukan cuma soal dua provinsi, tapi juga demi bangsa dan negara,” tegas Bobby.

Pernyataan ini juga diperkuat oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo yang mengungkapkan bahwa keputusan Presiden Prabowo diambil setelah rapat terbatas bersama sejumlah kementerian pada hari yang sama.

“Berdasarkan dokumen dan data pendukung, Presiden memutuskan bahwa keempat pulau: Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek, secara administratif masuk wilayah Provinsi Aceh,” ujar Prasetyo.

Jadi, setelah sekian lama berpolemik, empat pulau ini akhirnya punya KTP domisili yang jelas: Aceh. Tamat sudah drama geopolitik kecil ini. Tinggal netizen yang harus bisa move on dan tidak baperan soal batas wilayah.

 

Penulis : Deny Darmono| Editor: Ivan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka

21 April 2026 - 19:43

Dari Rp200 Ribu ke Rp311 Juta: Drama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang Bikin Dompet Mau Pensiun Dini

20 April 2026 - 14:56

Mahasiswa UNPAM Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyerangan Andrie Yunus hingga Aktor Intelektual

18 April 2026 - 15:07

Seleknas KKI 2026 Digelar, OSO: Menang Kalah Biasa, Kejujuran yang Utama

18 April 2026 - 14:02

Masuknya MBG ke Pos Pendidikan Dipertanyakan MK: Kebijakan atau Akal-akalan Anggaran?

18 April 2026 - 08:48

Trending di News