Menu

Mode Gelap
Garuda Menggila di GBK! Indonesia Hajar Saint Kitts 4-0, Beckham Putra Jadi Bintang Gaduh Tahanan Yaqut, KPK Minta Maaf: Asep Sebut Kekecewaan Publik Adalah Dukungan RI Cari Sumber Minyak Baru di Tengah Krisis Hormuz, Bahlil: Jangan Tanya dari Mana Abdullah Kelrey Tantang KPK, Desak Pemeriksaan Puan Maharani dan Hapsoro Mobil Setan: Penumpang yang Tak Pernah Turun Bocoran Proposal Damai AS Ditolak Iran, Jurang Kepentingan Kian Terbuka

Internasional

“Kim Jong Un Nyatakan Dukungan Tanpa Syarat ke Rusia, Kirim Ribuan Tentara dan Amunisi”

badge-check


					Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bahwa pihaknya siap mendukung Rusia tanpa syarat dalam perangnya di Ukraina.(Foto: Reuters) Perbesar

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bahwa pihaknya siap mendukung Rusia tanpa syarat dalam perangnya di Ukraina.(Foto: Reuters)

PRABA INSIGHT- Dunia diplomasi internasional makin terasa seperti panggung sinetron: penuh kejutan, janji manis, dan ikatan persaudaraan yang kadang lebih seram dari plot FTV tengah malam. Kali ini giliran Korea Utara dan Rusia yang unjuk kekompakan, lengkap dengan jargon ala drama militer: “persaudaraan tempur yang tak terkalahkan.”

Dalam pertemuan akbar nan simbolis di Wonsan, Minggu (13/7/2025), Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un menyambut Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dengan tangan terbuka, senyum tipis, dan pernyataan bombastis: Korea Utara siap mendukung Rusia tanpa syarat dalam perang Ukraina. Tanpa syarat, lho. Bahkan mantan pun jarang dikasih janji se-loyal itu.

Mengutip laporan dari Reuters, Kim menyatakan bahwa aliansi Rusia-Korut akan menjadi penopang perdamaian dunia versi mereka sendiri tentunya di tengah situasi geopolitik global yang katanya “berubah secara radikal.”

“DPRK siap mendukung dan mendorong semua langkah Rusia dalam menanggulangi krisis Ukraina, tanpa syarat,” demikian dilaporkan kantor berita Korea Utara, KCNA, dengan nada penuh semangat revolusioner.

Tak cuma basa-basi diplomatik, pertemuan ini juga menghasilkan pernyataan bersama antara Lavrov dan Menlu Korut, Choe Son Hui. Intinya? Saling dukung dalam menjaga kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing, plus janji tak saling ninggalin di tengah jalan. Mantap, kan?

Lavrov pun tak ketinggalan membalas manis. Dalam pertemuan itu, ia menyebut hubungan kedua negara sebagai “persaudaraan tempur yang tak terkalahkan.” Kalau ini bukan bromance politik tingkat dewa, entah apa lagi namanya. Bahkan Lavrov terang-terangan berterima kasih atas dukungan Korea Utara yang sudah mengirimkan pasukan ke Rusia. Bukan hoaks, ya, ini laporan media Rusia sendiri.

Dan memang, dukungannya bukan cuma berupa kata-kata. Korea Utara disebut telah mengerahkan lebih dari 10.000 tentara ke Rusia selama dua tahun terakhir, sejak perang Ukraina meletus pada Februari 2022. Tak cukup itu, 12 juta butir amunisi juga sudah dikirim ke Moskow, menurut laporan terbaru badan intelijen Kementerian Pertahanan Korea Selatan. (Van)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bocoran Proposal Damai AS Ditolak Iran, Jurang Kepentingan Kian Terbuka

26 Maret 2026 - 08:45 WIB

Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky

17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Iran Kirim Sinyal Keras ke Ukraina: Jika Bantu Israel Pakai Drone, Bisa Dianggap “Target Sah”

16 Maret 2026 - 11:04 WIB

Anak Cantumkan Jabatan Ayah di CV, Karier Pejabat Istana Korea Selatan Ini Berakhir

16 Maret 2026 - 10:59 WIB

Kronologi Tenggelamnya Fregat IRIS Dena: Dari Izin Sandar di India hingga Diduga Ditorpedo di Samudra Hindia

10 Maret 2026 - 14:52 WIB

Trending di Internasional