Menu

Mode Gelap
KAUP Gelar PentaSeni 2026 di Kampus Pancasila, Jadi Momen Perpisahan Kepengurusan Dasco Rakernas Perdana Haidar Alwi Institute di Tengah Dinamika Politik Nasional Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta 2 Tancap Gas Digitalisasi Transaksi Emas Lewat Aplikasi Tring Tragis! Rumah Dijaminkan demi Tolong Orang, YAM Justru Dipenjara Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi Kamar 307: Malam Saat Tangan Buntung Keluar dari Kolong Ranjang

News

Ledakan Diduga dari Baterai Drone Bikin Kantor Terra Drone Cempaka Putih Seperti Adegan Film Diperkirakan 20 Korban

badge-check


					Ledakan baterai drone pada 9 Desember 2025 memicu kebakaran Terra Drone di Cempaka Putih, dengan korban diperkirakan 20 orang dan evakuasi dramatis lewat rooftop.(Foto: Istimewa) Perbesar

Ledakan baterai drone pada 9 Desember 2025 memicu kebakaran Terra Drone di Cempaka Putih, dengan korban diperkirakan 20 orang dan evakuasi dramatis lewat rooftop.(Foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Ledakan Diduga dari Baterai Drone Bikin Kantor Terra Drone Cempaka Putih Seperti Adegan Film Diperkirakan 20 Korban

Gedung Terra Drone di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa siang itu berubah dari kantor biasa menjadi semacam lokasi syuting film action tanpa izin, tanpa sutradara, dan jelas tanpa pemeran pengganti. Semua bermula dari satu suara: duaar! Sebuah ledakan yang diduga berasal dari baterai drone di lantai satu langsung membuat seluruh gedung panik seketika.

Menurut kesaksian para pegawai, suara itu bukan sekadar “kecemplung galon” atau kabel korslet biasa. Dentumannya keras, lalu disusul api yang naik secepat harga sewa kos-kosan di Jakarta. “Habis ledakan, asap langsung naik ke lantai dua dan tiga. Nggak pakai lama,” kata Dimitri, salah satu karyawan yang kebetulan berada di lantai lima—tempat yang sangat tidak ideal saat gedung terbakar.

Dimitri bercerita, ia dan pegawai lainnya langsung lari ke rooftop setelah melihat asap mengepul dari bawah. “Kami lagi loading barang. Tiba-tiba lantai dua dan tiga udah kayak dapur habis numis bawang gosong. Ya sudah, kami naik,” ujarnya. Keputusan naik ke atap memang bukan langkah yang diajarkan di pelatihan kebakaran, tapi dalam situasi begitu, teori sering kalah dengan insting bertahan hidup.

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra menggabungkan keterampilan akrobat, ketangguhan fisik, dan kesabaran menghadapi kepulan asap untuk mengevakuasi para pegawai dari atap gedung. Satu per satu pegawai diturunkan melalui tangga darurat, dengan kondisi wajah pucat, napas tersengal, dan pakaian sudah seperti baru keluar dari ruang sauna.

Dari insiden ini, jumlah korban diperkirakan mencapai 20 orang. Beberapa mengalami sesak napas, beberapa lainnya harus mendapatkan perawatan lebih lanjut. Situasinya jauh dari kata ideal, tapi lebih dramatis dari film-film kebakaran yang biasanya penuh CGI.

Hingga laporan ini disusun, petugas pemadam masih menyisir seluruh lantai, memastikan tidak ada titik api yang bersembunyi dan tidak ada pegawai yang tiba-tiba muncul dari balik lemari seperti adegan plot twist.

Penyebab pasti ledakan masih menunggu penyelidikan resmi, tapi satu hal jelas: baterai drone ini sukses menciptakan kekacauan berskala besar, dan Gedung Terra Drone mendadak viral karena alasan yang tentu tidak diinginkan siapa pun.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAUP Gelar PentaSeni 2026 di Kampus Pancasila, Jadi Momen Perpisahan Kepengurusan Dasco

9 Februari 2026 - 17:48 WIB

Rakernas Perdana Haidar Alwi Institute di Tengah Dinamika Politik Nasional

9 Februari 2026 - 17:38 WIB

Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi

6 Februari 2026 - 15:26 WIB

Gelar UKW dan Pelatihan Digital, Sandri Rumanama Ingatkan Pers Jangan Tunduk

5 Februari 2026 - 12:30 WIB

Ketika Mens Rea Dipersoalkan, Pandji Pragiwaksono Menempuh Jalan Dialog

3 Februari 2026 - 13:56 WIB

Trending di News