Menu

Mode Gelap
Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 Luncurkan MPL 2026, Bantu Warga dan Dorong UMKM Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky Siskaeee Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus: “Giliran Bokep Bisa Cepat” Jelang Lebaran, Tarif Tol Batang-Semarang Resmi Naik 29 Persen: Mudik Makin Mahal Prabowo Digugat ke PTUN Gara-Gara Teken Perjanjian Dagang RI-AS Tanpa DPR, Publik: Ini Negara atau Startup? Iran Kirim Sinyal Keras ke Ukraina: Jika Bantu Israel Pakai Drone, Bisa Dianggap “Target Sah”

Internasional

Mengenal Zetro Leonardo Purba, ASN Kemlu yang Dedikasinya Berhenti oleh Tiga Peluru

badge-check


					Mengenal sosok Zetro Leonardo Purba, pegawai KBRI Peru yang tewas ditembak saat gowes. Dari Melbourne hingga pengabdiannya di Lima.(foto: Istimewa) Perbesar

Mengenal sosok Zetro Leonardo Purba, pegawai KBRI Peru yang tewas ditembak saat gowes. Dari Melbourne hingga pengabdiannya di Lima.(foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT – Kabar duka datang dari dunia diplomasi Indonesia. Seorang pegawai KBRI di Lima, Peru, bernama Zetro Leonardo Purba, meninggal dunia setelah ditembak orang tak dikenal. Tragedi ini terjadi Senin (1/9/2025) malam waktu setempat, di tengah aktivitas santai: bersepeda bareng sang istri.

Tiga peluru bersarang di tubuh Zetro, hanya beberapa meter dari rumahnya di kawasan Lince, Lima. Ia sempat dibawa ke Klinik Javier Prado, tapi nyawanya tak tertolong. Sang istri selamat, kini berada di bawah perlindungan kepolisian setempat.

Dari Melbourne ke Lima

Bagi rekan-rekan Kemlu, Zetro bukan nama asing. Ia pernah bertugas di KJRI Melbourne sebagai Bendahara dan Penata Kerumahtanggaan (BPKRT) pada 2019–2022. Tugasnya “hanya” soal keuangan dan urusan rumah tangga perwakilan, tapi di dunia diplomasi, peran semacam itu adalah nafas yang bikin roda kantor berjalan.

Setelah kembali sebentar ke Jakarta, Zetro kemudian ditugaskan ke Peru. Di KBRI Lima, ia mengurus keuangan, tata usaha, hingga barang milik negara. Singkatnya: semua hal penting yang membuat kegiatan diplomatik dan konsuler tetap lancar.

RI Desak Usut Tuntas

Kabar penembakan ini bikin geger Kemlu. Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, langsung menghubungi pihak berwenang Peru. Pesannya jelas: kasus ini jangan dibiarkan jadi misteri.

“Kami sudah menyampaikan kepada Kementerian Luar Negeri Peru dan kepolisian di sana untuk menyelidiki kasus ini hingga tuntas,” kata Sugiono dalam keterangan video, Selasa (2/9/2025).

Ia juga menugaskan Dubes RI di Peru, Ricky Suhendar, untuk terus memantau jalannya penyelidikan sekaligus mengurus pemulangan jenazah Zetro ke Indonesia.

Peringatan untuk Diplomat

Selain menguatkan keluarga besar Kemlu, Sugiono juga mengingatkan pentingnya keselamatan di tengah tugas diplomatik. “Di mana pun Saudara berada, keselamatan harus selalu jadi prioritas,” pesannya.

Kisah Zetro Leonardo Purba memberi kita tamparan: bahkan seorang ASN yang sehari-hari berkutat dengan laporan keuangan bisa berakhir tragis di negeri orang. Dedikasinya tercatat, pengabdiannya tak sia-sia, tapi kematiannya meninggalkan tanda tanya besar yang menunggu jawaban dari pihak berwenang Peru.

Ditulis : Andi Ramadhan l Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky

17 Maret 2026 - 08:11 WIB

Iran Kirim Sinyal Keras ke Ukraina: Jika Bantu Israel Pakai Drone, Bisa Dianggap “Target Sah”

16 Maret 2026 - 11:04 WIB

Anak Cantumkan Jabatan Ayah di CV, Karier Pejabat Istana Korea Selatan Ini Berakhir

16 Maret 2026 - 10:59 WIB

Kronologi Tenggelamnya Fregat IRIS Dena: Dari Izin Sandar di India hingga Diduga Ditorpedo di Samudra Hindia

10 Maret 2026 - 14:52 WIB

Kabar Adik Benjamin Netanyahu Tewas dalam Serangan Rudal Iran Bikin Timur Tengah Makin Panas

10 Maret 2026 - 14:42 WIB

Trending di Internasional