Menu

Otomatis
Breaking News

News

Pengangguran Turun dan Investasi Naik, Ini Klaim Prabowo di Kongres PSI

badge-check

Presiden Prabowo mengklaim kemiskinan dan pengangguran menurun, meski tanpa menyertakan data rinci sebagai bukti.(Foto: Biro Kepresidenan) Perbesar

Presiden Prabowo mengklaim kemiskinan dan pengangguran menurun, meski tanpa menyertakan data rinci sebagai bukti.(Foto: Biro Kepresidenan)

PRABA INSIGHT-Presiden Prabowo Subianto mendadak tampil sebagai pembawa kabar gembira untuk rakyat Indonesia. Dalam acara Penutupan Kongres PSI 2025 di Solo (20/7), beliau dengan percaya diri menyatakan bahwa angka pengangguran dan kemiskinan absolut di Indonesia telah menurun.

Enggak tanggung-tanggung, Prabowo mengklaim bahwa data itu disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS). Tapi ya itu tadi, datanya nggak dibuka. Hanya disebut-sebut. Seolah-olah rakyat cukup percaya saja, tanpa perlu angka rinci. Mirip seperti mantan yang cuma bilang “aku berubah kok” tanpa bukti nyata.

“Kepala BPS lapor ke saya angka pengangguran menurun, angka kemiskinan absolut menurun. Ini BPS yang bicara,” kata Prabowo, seperti pejabat yang yakin bahwa rakyat Indonesia bisa hidup dari janji-janji statistik.

Tak hanya itu, Prabowo juga tampak bahagia saat membicarakan soal investasi nasional. Katanya, capaian investasi di tahun 2025 sudah tembus target, bahkan empat bulan sebelum tahun berakhir.

“Saya diberi laporan oleh Menteri Investasi, kita sudah capai target bulan Agustus ini. Target yang harusnya dicapai Desember, sudah kelar lebih dulu,” ujarnya, seolah Indonesia sedang lomba lari estafet dan tiba-tiba jadi pelari tercepat di ASEAN.

Data Benerannya Gimana? Ini Nih.

Menurut data terakhir yang dirilis BPS (bukan dari WhatsApp grup), per September 2024, persentase penduduk miskin turun jadi 8,57 persen. Itu lebih rendah 0,46 persen poin dari Maret 2024, dan lebih rendah 0,79 persen poin dibanding Maret 2023.

Dalam bentuk manusia (bukan persen), jumlah penduduk miskin tinggal 24,06 juta orang. Turun 1,16 juta jiwa dari Maret 2024, dan 1,84 juta dari Maret 2023. Penurunan terjadi di kota dan desa. Di perkotaan, angka kemiskinan turun ke 6,66 persen. Di desa, turun ke 11,34 persen.

Sementara dari dunia kerja, per Februari 2025, jumlah angkatan kerja naik jadi 153,05 juta orang. Yang benar-benar kerja ada 145,77 juta orang. Sektor perdagangan jadi penyerap tenaga kerja paling banyak, naik 980 ribu pekerja.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pun turun tipis dari 4,82 persen ke 4,76 persen. Tipis, tapi lumayan. Sedangkan upah buruh nasional naik 1,78 persen, jadi Rp3,09 juta. Yah, lumayan buat beli bensin, nasi padang, dan cicilan pinjol.

Tapi… Mana Data Tahun 2025-nya?

Nah ini dia plot twist-nya.

Data kemiskinan semester I 2025 yang katanya jadi basis klaim Prabowo… belum dirilis resmi oleh BPS. Harusnya keluar 15 Juli kemarin, tapi BPS bilang mereka butuh waktu “demi kualitas data yang lebih baik”.

“Dalam rangka memastikan ketepatan dan kualitas data, Badan Pusat Statistik (BPS) akan menunda waktu rilis angka kemiskinan,” tulis BPS dalam pernyataan resmi. (VAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

FKLPID Jabar Inisiasi Pembangunan 20 EV Charger di Kota Bekasi Bersama STT Bina Tunggal, Kadin dan iGreen+

15 Agu 2026 - 17:09 WIB

FKLPID Jabar Inisiasi Pembangunan 20 EV Charger di Kota Bekasi Bersama STT Bina Tunggal, Kadin dan iGreen+

Kasus Lahan Cilacap: Saksi Ungkap Tanah Berstatus HGU Swasta, Bukan Aset Negara

14 Agu 2026 - 22:03 WIB

Kasus Lahan Cilacap: Saksi Ungkap Tanah Berstatus HGU Swasta, Bukan Aset Negara

500 Orang Lari di CFD Jakarta, AESI Kejar Target 100 GW Energi Surya: Bukan Sekadar Bakar Kalori

14 Agu 2026 - 19:20 WIB

500 Orang Lari di CFD Jakarta, AESI Kejar Target 100 GW Energi Surya: Bukan Sekadar Bakar Kalori

Guru SMP di Labura Didakwa Cabuli Siswi Saat Apel, Kejati Sumut Ungkap Alasan Penahanan

13 Agu 2026 - 12:00 WIB

Guru SMP di Labura Didakwa Cabuli Siswi Saat Apel, Kejati Sumut Ungkap Alasan Penahanan

Viral Cekcok Soal Bendera Merah Putih di Rancabungur, Tukang Cukur Akhirnya Minta Maaf

13 Agu 2026 - 11:48 WIB

Viral Cekcok Soal Bendera Merah Putih di Rancabungur, Tukang Cukur Akhirnya Minta Maaf
Trending di News