Menu

Mode Gelap
Deni Muhammad Ali Ditunjuk Jadi Ketua Panitia Muaythai Porprov Jabar 2026 Temuan BPK Rp3,17 Miliar Berujung Laporan ke KPK, LSM Frontal Desak Pengusutan Pengelolaan Dana Disdikbud Kuningan Perumda Tirta Bhagasasi Kena ‘Stroke Berat’, Utang Naik Laba Anjlok 7 Tanda Pasangan Benar-Benar Mencintaimu: Bukan Soal Hadiah Mahal, tapi Hal-Hal Kecil yang Sering Terlewat KDMP Rp212 Triliun Disorot, Institut Marhaenisme 27 Minta KPK Bongkar Dugaan Penyimpangan SOMASI Minta Kapolres Baru Kota Bekasi Buka Ruang Dialog dengan Warga

News

Perumda Tirta Bhagasasi Kena ‘Stroke Berat’, Utang Naik Laba Anjlok

badge-check

Perumda Tirta Bhagasasi Perbesar

Perumda Tirta Bhagasasi

PRABAINSIGHT.COM, KABUPATEN BEKASI – Kalau ada BUMD yang lagi berada di posisi “hidup segan mati tak mau”, Perumda Tirta Bhagasasi mungkin salah satu juaranya.

Bayangkan saja, di saat warga Kabupaten Bekasi terus-terusan ngeluh air sering mati dan keruh, kondisi internal sang penyedia air bersih ini ternyata malah sedang mengidap penyakit kronis yang amat serius.

Tingginya kebocoran air (Non-Revenue Water), yang menembus angka 50 persen ditambah bobroknya tata kelola internal, disinyalir jadi biang kerok yang menggerogoti napas bisnis BUMD ini dari dalam.

Kondisi kritis tersebut dibongkar oleh Lembaga Independent Human Institute (IHI). Peneliti IHI, Ramdhan Ghozali, tanpa tedeng aling-aling menyebut situasi Perumda Tirta Bhagasasi saat ini bak pasien yang mengidap komplikasi parah.

“Krisis ini dipicu oleh tidak komitmennya elit pejabat Perumda, minimnya etos kerja pegawai, lemahnya fungsi pengawasan internal oleh SPI dan Dewan Pengawas maupun eksternal, hingga konflik kepentingan. Kondisi yang dialami Perumda Tirta Bhagasasi saat ini setara mengalami stroke berat,” tegas Ramdhan saat memberikan keterangannya, Senin (3/8/2026).

Istilah ‘stroke berat’ yang disematkan Ramdhan memang bukan sekadar gertakan. Angka-angka dalam laporan keuangan perusahaan, justru membeberkan kenyataan yang bikin mengelus dada.

Pada rentang 2021 hingga 2025, nilai aset perusahaan memang terlihat melejit dari Rp 750 miliar menjadi Rp 940 miliar. Namun, pertambahan aset itu seolah cuma angka di atas kertas. Di saat yang sama, beban utang justru meroket tajam dari Rp 240 miliar menjadi Rp 440 miliar.

Efek dominonya mengerikan: laba bersih perusahaan terjun bebas dari yang tadinya tembus Rp 30 miliar pada 2021, kini tinggal menyisakan Rp 1 miliar saja di tahun 2025. Angka yang teramat kerdil untuk BUMD sebesar Tirta Bhagasasi.

Apesnya lagi, luka finansial ini makin diperparah oleh skandal hukum. Kasus penetapan tiga mantan pejabatnya sebagai tersangka korupsi mark-up, sambungan baru oleh Kejari Kabupaten Bekasi yang merugikan negara Rp 4,5 miliar, makin mempertegas betapa keroposnya sistem pengawasan di tubuh perusahaan.

Melihat BUMD kebanggaan warga Bekasi ini sudah di ambang kebangkrutan fungsi, IHI mendesak Penjabat (Pj) Bupati Bekasi selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), untuk tidak tinggal diam dan segera melancarkan operasi pembenahan total.

Bagi Ramdhan, langkah bongkar pasang posisi atau sekadar formalitas rotasi tidak bakal menyelesaikan akar masalah jika penyakit utamanya tidak diobati secara mendasar.

“KPM harus bertindak cepat sebagai dokter spesialis yang profesional dalam mendiagnosis penyakit sesungguhnya, lalu meracik resep yang tepat untuk kesembuhan perusahaan. Hasil riset ini sudah kami sampaikan kepada Pj Bupati Bekasi dan akan disampaikan pula ke Forkopimda serta DPRD Kabupaten Bekasi,” tandas Ramdhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Deni Muhammad Ali Ditunjuk Jadi Ketua Panitia Muaythai Porprov Jabar 2026

3 Agustus 2026 - 21:40

Temuan BPK Rp3,17 Miliar Berujung Laporan ke KPK, LSM Frontal Desak Pengusutan Pengelolaan Dana Disdikbud Kuningan

3 Agustus 2026 - 16:00

KDMP Rp212 Triliun Disorot, Institut Marhaenisme 27 Minta KPK Bongkar Dugaan Penyimpangan

2 Agustus 2026 - 12:57

SOMASI Minta Kapolres Baru Kota Bekasi Buka Ruang Dialog dengan Warga

1 Agustus 2026 - 13:17

Azhar Permana: Lisda Syamsumardian Siap Perkuat FH Universitas Pancasila Lewat Sinergi Alumni

31 Juli 2026 - 20:12

Trending di News