Menu

Mode Gelap
Ngaku Kompol Saat Melamar, Ternyata Cuma Calo Samsat: Kisah Pahit ASN yang Terjebak Pernikahan Penuh Kekerasan SIAGA 98 Dorong Kementerian Keamanan untuk Awasi Sektor Keamanan Nasional Tujuh Tahun Driver Legend Indonesia, Dari Aksi Jalanan hingga Advokasi Ojol Nasional Mau Jadi Polisi? DPR Putuskan Lulusan SMA Masih Bisa Masuk Polri, Usulan S1 Tak Lolos Dari Jalanan Buruh ke Istana: Said Iqbal Resmi Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Bidang Ketenagakerjaan Drama Wedding Organizer Berujung Penjara: Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun, Korban Tak Cuma Calon Pengantin

News

Proyek Motor Listrik Rp1,2 Triliun untuk BGN Disorot, Kantor Pemenang Tender Mendadak Dijaga Aparat

badge-check


					Kantor perusahaan pemenang proyek motor listrik Rp1,2 triliun di Jakarta Barat dijaga polisi, publik soroti transparansi anggaran.(Istimewa) Perbesar

Kantor perusahaan pemenang proyek motor listrik Rp1,2 triliun di Jakarta Barat dijaga polisi, publik soroti transparansi anggaran.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Di negeri yang apa-apa bisa viral dalam hitungan jam, sebuah kantor di kawasan padat penduduk tiba-tiba jadi pusat perhatian. Bukan karena diskon besar-besaran atau promo kopi kekinian, tapi karena dijaga polisi.

Lokasinya ada di Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Kawasan yang biasanya sibuk dengan rutinitas warga, mendadak berubah suasana ketika aparat kepolisian terlihat berjaga di sekitar kantor sebuah perusahaan. Perusahaan ini bukan sembarang perusahaan ia adalah pemenang proyek pengadaan motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN).

Nilainya? Nggak main-main: sekitar Rp1,2 triliun untuk kurang lebih 21.800 unit motor listrik. Angka yang kalau ditulis di kertas mungkin bikin tinta langsung habis setengah.

Sejak siang hari, sejumlah polisi baik yang pakai seragam resmi maupun yang tampil santai ala warga biasa terlihat berkumpul di sekitar lokasi. Bahkan sempat ada apel kecil di jalan sempit dekat kantor, dipimpin seorang perwira. Setelah itu, personel disebar ke beberapa titik strategis, seolah memastikan tidak ada yang kelewatan.

Warga sekitar? Ya tentu saja mulai pasang radar. Soalnya, bukan tiap hari gang sempit dijadikan titik kumpul aparat.

Menariknya, saat ditanya, pihak kepolisian cuma memberi jawaban yang terdengar standar: “pengamanan.” Nggak ada penjelasan lebih jauh. Nggak ada cerita tambahan. Pokoknya, aman.

Padahal, kalau ditarik sedikit ke belakang, proyek ini memang sudah cukup bikin alis publik terangkat. Nilai triliunan rupiah untuk pengadaan motor listrik jelas bukan angka kecil. Apalagi ini berkaitan dengan anggaran negara, yang secara teori harus transparan, akuntabel, dan setidaknya masuk akal di kepala rakyat.

Di sinilah drama mulai terasa. Ketika proyek besar bertemu dengan minimnya penjelasan, publik otomatis jadi detektif dadakan. Semua orang mulai bertanya-tanya, dari yang serius sampai yang sekadar iseng tapi masuk akal.

Apakah ini sekadar pengamanan rutin?
Atau ada sesuatu yang sedang dijaga lebih dari sekadar gedung?

Sampai sekarang, belum ada jawaban pasti. Aparat sudah berangsur meninggalkan lokasi menjelang sore, tapi tanda tanya masih nongkrong di kepala banyak orang.

Dan seperti biasa, di negara ini, yang sering bikin heboh bukan cuma kejadian besar tapi juga hal-hal yang tidak dijelaskan dengan cukup jelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ngaku Kompol Saat Melamar, Ternyata Cuma Calo Samsat: Kisah Pahit ASN yang Terjebak Pernikahan Penuh Kekerasan

9 Juni 2026 - 15:21

SIAGA 98 Dorong Kementerian Keamanan untuk Awasi Sektor Keamanan Nasional

9 Juni 2026 - 15:06

Tujuh Tahun Driver Legend Indonesia, Dari Aksi Jalanan hingga Advokasi Ojol Nasional

8 Juni 2026 - 15:12

Mau Jadi Polisi? DPR Putuskan Lulusan SMA Masih Bisa Masuk Polri, Usulan S1 Tak Lolos

8 Juni 2026 - 14:58

Drama Wedding Organizer Berujung Penjara: Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun, Korban Tak Cuma Calon Pengantin

8 Juni 2026 - 14:34

Trending di News