Menu

Mode Gelap
Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta 2 Tancap Gas Digitalisasi Transaksi Emas Lewat Aplikasi Tring Tragis! Rumah Dijaminkan demi Tolong Orang, YAM Justru Dipenjara Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi Kamar 307: Malam Saat Tangan Buntung Keluar dari Kolong Ranjang Kutukan Tuyul Turunan: Kekayaan yang Dibayar dengan Nyawa Anak Sendiri Sebulan Jadi Brimob Palsu: Masuk Mako, Ikut Latihan, dan Pegang Senjata Ketahuan Gara-gara Minta Rokok

News

Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB

badge-check


					Ridwan Kamil memenuhi panggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB. Hadir sebagai saksi, RK memberikan pernyataan normatif soal penghormatan pada supremasi hukum.(Istimewa) Perbesar

Ridwan Kamil memenuhi panggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB. Hadir sebagai saksi, RK memberikan pernyataan normatif soal penghormatan pada supremasi hukum.(Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Mantan Gubernur Jawa Barat yang biasanya tampil sebagai langganan media darling, Ridwan Kamil yang di kalangan warganet lebih sering dipanggil Kang Emil hari Selasa (2/12/2025) mendadak nongol di Kuningan, Jakarta. Bukan untuk meresmikan taman estetik, bukan pula memperkenalkan desain masjid baru, tapi untuk menghadiri acara yang jauh lebih “berwibawa”: panggilan resmi dari KPK.

Dengan wajah yang sedikit lebih kencang dari pose Instagram-nya dan ditemani rombongan kuasa hukum, RK masuk ke lobi KPK seperti peserta ujian skripsi yang sudah pasrah tapi tetap mau terlihat tenang.

Begitu keluar dari mobil, wartawan langsung mengepung. Maklum, mereka memang butuh berita, bukan butuh kepastian. Namun Kang Emil memilih jurus andalannya: jawaban normatif dengan sentuhan elegan, khas pejabat yang sudah khatam menghadapi mikrofon.

“Intinya saya hari ini memberikan rasa penghormatan tertinggi untuk supremasi hukum… dalam rangka transparansi juga memberikan kewajiban akuntabilitas sebagai mantan pejabat publik,” ucapnya.

Terjemahan versi rakyat jelata: “Dipanggil? Ya datang. Biar cepat kelar, Boss.”

Kasus Iklan Bank BJB: Anggarannya Jalan, Ikutannya Belok

Kedatangan Kang Emil ini terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB—bank kebanggaan warga Jabar sekaligus tempat di mana uang rakyat seharusnya berjalan lurus, bukan zig-zag.

Kasusnya sudah panas sejak awal tahun. Pada Maret 2025, KPK sudah lebih dulu menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka bukan tokoh figuran:

  1. YR (Yuddy Renaldi) – Mantan Dirut Bank BJB.
  2. WH (Widi Hartoto) – Pimpinan Divisi Corporate Secretary BJB.
  3. Ikin Asikin (IAD) – Swasta.
  4. Suhendrik (S) – Swasta.
  5. Sophan Jaya (SJK) – Swasta.

Menurut KPK, ada dana iklan yang “hilang gaya ninja” bocor halus tanpa suara, tapi meninggalkan jejak.

Sebagai mantan gubernur sekaligus pemegang saham pengendali, RK dipanggil untuk membantu menjawab pertanyaan klasik: “Uangnya ke mana, Mas?”

Sisanya mari kita tunggu saja. Apakah Kang Emil nanti keluar dari KPK sambil melempar pantun, atau justru langsung kabur ke tempat healing tanpa update story. Yang jelas, publik siap duduk manis sambil menonton babak berikutnya.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi

6 Februari 2026 - 15:26 WIB

Gelar UKW dan Pelatihan Digital, Sandri Rumanama Ingatkan Pers Jangan Tunduk

5 Februari 2026 - 12:30 WIB

Ketika Mens Rea Dipersoalkan, Pandji Pragiwaksono Menempuh Jalan Dialog

3 Februari 2026 - 13:56 WIB

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Pinjol Crowde, Temukan 62 Mitra Fiktif

3 Februari 2026 - 11:58 WIB

Eyang Meri Pergi di Usia 100 Tahun, Perempuan Tangguh di Balik Keteguhan Jenderal Hoegeng

3 Februari 2026 - 08:21 WIB

Trending di News