Menu

Mode Gelap
Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta 2 Tancap Gas Digitalisasi Transaksi Emas Lewat Aplikasi Tring Tragis! Rumah Dijaminkan demi Tolong Orang, YAM Justru Dipenjara Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi Kamar 307: Malam Saat Tangan Buntung Keluar dari Kolong Ranjang Kutukan Tuyul Turunan: Kekayaan yang Dibayar dengan Nyawa Anak Sendiri Sebulan Jadi Brimob Palsu: Masuk Mako, Ikut Latihan, dan Pegang Senjata Ketahuan Gara-gara Minta Rokok

News

Saber Pungli Sudah Bubar, Tapi Jangan Senang Dulu Wahai Pungliers!, Ini Kata Kapolri

badge-check


					Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Bhayangkara Sport Day di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (21/6/2025).(Foto:Praba/Ist) Perbesar

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Bhayangkara Sport Day di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (21/6/2025).(Foto:Praba/Ist)

PRABA INSIGHT- Buat kalian yang ngira bubarnya Satgas Saber Pungli itu berarti pungli bakal merajalela kayak angkot tanpa rem, tenang dulu, Bos.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, walau Satgas-nya udah tamat masa tugasnya, semangat nyabet pungli tetap lanjut, bro!

“Masih jalan terus. Saber Pungli itu dulu urusannya pungli-pungli kecil di tempat-tempat umum,” ujar Jenderal Sigit, Sabtu (21/6/2025), di Lapangan Bhayangkara, Jakarta.

Jadi, meski embel-embel “Saber” udah nggak ada, kerja-kerja bersih-bersih pungli katanya tetap dilanjutkan Polri lewat cara lain.

Sekarang, kata Pak Kapolri, fokusnya lebih ke pencegahan. Biar pungli nggak sempat muncul, apalagi berkembang biak jadi budaya.

“Kita sekarang fokus di pencegahan,” lanjutnya. Tapi jangan senang dulu kalau kamu tukang pungli: kalau ketahuan tetap nakal, siap-siap disikat juga.

Polri sekarang punya Kortas Tipidkor alias Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi buat urusan gebuk-gebuknya.

“Penegakan hukum tetap jalan sesuai Undang-Undang Tipikor. Kita udah punya Kortas untuk itu,” ucap Sigit sambil menegaskan: Jangan macam-macam, bro.

Keputusan pembubaran Satgas Saber Pungli ini bukan keputusan mendadak kayak mantan ngajak balikan.

Semua sudah tertulis rapi dalam Perpres Nomor 49 Tahun 2025, menggantikan Perpres lama bikinan era Presiden Jokowi tahun 2016.

“Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar dicabut dan dinyatakan tidak berlaku,” begitu bunyi pasal satu yang ditandatangani langsung Presiden Prabowo.

Buat yang lupa, Saber Pungli dulu semacam pasukan elit pembasmi pungutan liar.

Dipimpin langsung oleh Menko Polhukam (era Wiranto), dan diisi oleh orang-orang dari berbagai instansi: Polri, Kejaksaan, Kemendagri, Kemenkumham, PPATK, BIN, sampai TNI.

Mereka kerja bareng: dari bangun sistem pencegahan, koordinasi data, gelar OTT, sampai ngasih rekomendasi sanksi. Lengkap banget.

Tapi ya itu, sekarang dibubarkan. Bukan karena gagal, tapi karena negara sedang menyusun strategi baru.

Kapolri juga bilang, Presiden Prabowo punya arah yang sangat tegas dalam urusan hukum, termasuk korupsi dan pungli.

“Sudah jelas di Asta Cita beliau. Beliau berulang kali menyampaikan soal pentingnya penegakan hukum,” kata Kapolri.

Intinya: meski nama “Saber Pungli” udah nggak eksis, Polri masih pegang komitmen buat nyikat pungli dari akar sampai daunnya.

Jadi, kalau kamu masih doyan ngasih duit ‘pelicin’ biar urusan lancar, siap-siap aja: bisa jadi kamu yang “disikat” duluan.

 

Penulis : Deny Darmono |Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi

6 Februari 2026 - 15:26 WIB

Gelar UKW dan Pelatihan Digital, Sandri Rumanama Ingatkan Pers Jangan Tunduk

5 Februari 2026 - 12:30 WIB

Ketika Mens Rea Dipersoalkan, Pandji Pragiwaksono Menempuh Jalan Dialog

3 Februari 2026 - 13:56 WIB

OJK Tuntaskan Penyidikan Kasus Pinjol Crowde, Temukan 62 Mitra Fiktif

3 Februari 2026 - 11:58 WIB

Eyang Meri Pergi di Usia 100 Tahun, Perempuan Tangguh di Balik Keteguhan Jenderal Hoegeng

3 Februari 2026 - 08:21 WIB

Trending di News