Menu

Mode Gelap
Pungutan Parkir Ilegal Terancam Sanksi Pidana dan Penertiban KUHAP Baru Berlaku, KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka dalam Konferensi Pers Tersangka Korupsi Kuota Haji, Harta Yaqut Cholil Qoumas Melonjak Jadi Rp13,7 Miliar Usai Bantuan Pemprov Dihentikan, Operasional Masjid Agung Bandung Bergantung pada Donasi Polisi Colong Motor Polisi: Ironi Kehilangan di Markas Sendiri Bahaya Menggantungkan Kebenaran pada Manusia

Regional

Setelah Ijazah, Kini Mobil: Bos UD Sentosa Seal Resmi Ditahan Polisi

badge-check


					Setelah Ijazah, Kini Mobil: Bos UD Sentosa Seal Resmi Ditahan Polisi Perbesar

PRABA INSIGHT – Kalau biasanya kisah perseteruan pengusaha dan kontraktor hanya berakhir di meja mediasi, tidak demikian dengan cerita Jan Hwa Diana dan suaminya, Handy Soenaryo.

Pasangan pemilik usaha onderdil UD Sentoso Seal ini malah harus rela mengenakan rompi merah khas tahanan Jatanras Polrestabes Surabaya.

Iya, rompi itu yang tulisannya bikin bulu kuduk merinding: Tahanan.

Kisah ini bermula dari proyek pembangunan rumah yang mestinya jadi istana idaman, tapi malah berujung laporan polisi.

Sang kontraktor, Paul Stevanus, yang awalnya sepakat membangun rumah senilai Rp400 juta, justru melaporkan Diana dan Handy karena dua mobil miliknya diduga dirusak pascakeributan dengan kliennya tersebut.

Sempat mangkir dua kali dari panggilan polisi, pasangan suami istri itu akhirnya memenuhi undangan klarifikasi pada Kamis (8/5).

Tapi bukan klarifikasi biasa, karena mereka datang sudah mengenakan rompi tahanan. Polrestabes Surabaya pun resmi menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan, membenarkan dan mengonfirmasi bahwa wanita dalam foto yang beredar memang Jan Hwa Diana.

Yang menarik, kasus ini ternyata tidak ada sangkut pautnya dengan tudingan penahanan ijazah yang sempat bikin heboh beberapa waktu lalu.

Ingat dong, ketika kantor UD Sentoso Seal disegel gara-gara Diana dituduh menahan ijazah mantan karyawannya? Kala itu, Diana bahkan sempat meminta izin ke Pemkot Surabaya untuk membuka kantor hanya demi memperbaiki instalasi listrik.

Tapi belakangan ketahuan, aktivitas perusahaan malah tetap jalan diam-diam. Yah, modus lama.

Kini, baik Diana maupun suaminya harus menghadapi proses hukum atas tuduhan perusakan mobil.

Sementara pihak UD Sentoso Seal sendiri masih memilih tutup mulut. Padahal, sebagai ujung tombak perusahaan, keduanya jelas punya peran penting.

Drama rumah tangga, bisnis onderdil, hingga tuduhan kriminal ini memang terdengar seperti sinetron jam prime time. Tapi bedanya, yang ini nyata dan tengah disorot publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Bantuan Pemprov Dihentikan, Operasional Masjid Agung Bandung Bergantung pada Donasi

13 Januari 2026 - 06:56 WIB

Polisi Tipu Polisi: Polwan Gadungan Tipu Kapolres Pontianak

8 Januari 2026 - 08:56 WIB

Kepala Sekolah Gasak Dana BOS, Mobil Mewah dan Bus Jadi Bukti di Ponorogo

8 Januari 2026 - 08:44 WIB

Kisah Nenek Berlindung di Tanah Sendiri, Dianiaya Penambang Ilegal di Pasaman Timu

8 Januari 2026 - 05:41 WIB

Kematian Alfarisi di Rutan Medaeng: Sorotan KontraS atas Dugaan Kelalaian Negara

2 Januari 2026 - 10:13 WIB

Trending di Regional