Menu

Mode Gelap
Dana Rp263 Triliun untuk Gaza Diduga Dialihkan ke Israel, Nama Donald Trump Disorot Viral! Orang Tua Protes Menu MBG, Admin SPPG Justru Balas Nyinyir Dari Rp200 Ribu ke Rp311 Juta: Drama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang Bikin Dompet Mau Pensiun Dini Pendeta di Irlandia “Salah Doa” untuk Donald Trump, Jemaat Tertawa, Netizen: Ini Bukan Sekadar Kepleset GMNI DKI Soal MDCP RI-AS: Niat Perkuat Pertahanan, Kok Malah Berpotensi Bikin Indonesia Kehilangan Kendali? Ocean Nusantara Grup Bentuk Dua Anak Usaha, Perkuat Layanan Logistik dan Keagenan di Tanjung Carat

News

Video Balap Liar di Lampu Merah Berujung Kecelakaan, Pengendara Tabrakan

badge-check


					Video balap liar di lampu merah berujung kecelakaan dan memicu kepanikan pengguna jalan. Aksi remaja ngebut di tengah lalu lintas ini kembali menyoroti bahaya balap liar serta pentingnya pengawasan dan edukasi keselamatan berkendara. Perbesar

Video balap liar di lampu merah berujung kecelakaan dan memicu kepanikan pengguna jalan. Aksi remaja ngebut di tengah lalu lintas ini kembali menyoroti bahaya balap liar serta pentingnya pengawasan dan edukasi keselamatan berkendara.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA –  Lampu lalu lintas belum lama menyala hijau. Deru knalpot sudah lebih dulu memekakkan telinga. Beberapa motor saling merapat di garis depan, seperti barisan pembalap yang lupa kalau ini bukan sirkuit, melainkan persimpangan umum. Gas ditarik dalam-dalam. Dan dalam sepersekian detik, suara benturan menggantikan suara mesin yang semula gagah.

Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok remaja diduga hendak melakukan balap liar saat berhenti di lampu merah. Posisi kendaraan mereka tampak disusun rapat. Mesin digeber berulang kali, seolah menunggu aba-aba tak resmi: lampu hijau sebagai tanda mulai.

Begitu warna hijau menyala, motor-motor itu melesat kencang. Masalahnya, ini bukan jalan yang sudah ditutup untuk umum. Di sisi kiri dan kanan, kendaraan lain tetap berjalan seperti biasa. Dalam situasi yang seharusnya diatur oleh rambu dan kesadaran, justru adrenalin yang mengambil alih.

Tak butuh waktu lama hingga satu pengendara kehilangan kendali. Kendaraan oleng, jarak terlalu dekat, dan akhirnya kecelakaan tak terhindarkan. Arus lalu lintas mendadak kacau. Pengguna jalan lain harus bermanuver cepat untuk menghindari tabrakan susulan.

Video tersebut langsung menuai beragam reaksi warganet. Banyak yang mengecam aksi balap liar karena dinilai membahayakan diri sendiri dan orang lain. Ada pula yang menyoroti minimnya pengawasan serta pentingnya edukasi keselamatan berkendara bagi remaja.

Fenomena balap liar bukan barang baru. Hampir setiap kota punya “titik favorit” yang berubah fungsi saat malam tiba atau ketika jalan lengang. Bagi sebagian pelaku, ini dianggap ajang unjuk keberanian atau sekadar mencari pengakuan. Padahal, risikonya nyata: cedera serius, kerusakan kendaraan, bahkan potensi korban jiwa.

Dalam konteks keselamatan lalu lintas, satu keputusan ceroboh bisa berdampak luas. Jalan raya adalah ruang publik yang dipakai bersama. Ketika satu orang menjadikannya arena balap, yang dipertaruhkan bukan cuma nyali, tetapi juga keselamatan banyak orang yang tidak tahu-menahu.

Upaya pencegahan tentu tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Penegakan hukum, pengawasan di titik rawan, hingga edukasi berkendara aman di sekolah dan komunitas menjadi bagian penting dari solusi. Di sisi lain, peran keluarga dan lingkungan juga tak kalah krusial dalam membentuk kesadaran risiko sejak dini.

Karena pada akhirnya, lampu hijau seharusnya menjadi tanda untuk berjalan tertib bukan aba-aba untuk mempertaruhkan masa depan dalam hitungan detik.

Editor : Irfan Ardhiyanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Rp200 Ribu ke Rp311 Juta: Drama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang Bikin Dompet Mau Pensiun Dini

20 April 2026 - 14:56

Mahasiswa UNPAM Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyerangan Andrie Yunus hingga Aktor Intelektual

18 April 2026 - 15:07

Seleknas KKI 2026 Digelar, OSO: Menang Kalah Biasa, Kejujuran yang Utama

18 April 2026 - 14:02

Masuknya MBG ke Pos Pendidikan Dipertanyakan MK: Kebijakan atau Akal-akalan Anggaran?

18 April 2026 - 08:48

SEMMI di Usia 70: Tegaskan Peran Kaderisasi dan Kontrol Sosial di Tengah Gejolak Global

18 April 2026 - 03:23

Trending di News