Menu

Otomatis
Breaking News

News

Video Balap Liar di Lampu Merah Berujung Kecelakaan, Pengendara Tabrakan

badge-check

Video balap liar di lampu merah berujung kecelakaan dan memicu kepanikan pengguna jalan. Aksi remaja ngebut di tengah lalu lintas ini kembali menyoroti bahaya balap liar serta pentingnya pengawasan dan edukasi keselamatan berkendara. Perbesar

Video balap liar di lampu merah berujung kecelakaan dan memicu kepanikan pengguna jalan. Aksi remaja ngebut di tengah lalu lintas ini kembali menyoroti bahaya balap liar serta pentingnya pengawasan dan edukasi keselamatan berkendara.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA –  Lampu lalu lintas belum lama menyala hijau. Deru knalpot sudah lebih dulu memekakkan telinga. Beberapa motor saling merapat di garis depan, seperti barisan pembalap yang lupa kalau ini bukan sirkuit, melainkan persimpangan umum. Gas ditarik dalam-dalam. Dan dalam sepersekian detik, suara benturan menggantikan suara mesin yang semula gagah.

Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok remaja diduga hendak melakukan balap liar saat berhenti di lampu merah. Posisi kendaraan mereka tampak disusun rapat. Mesin digeber berulang kali, seolah menunggu aba-aba tak resmi: lampu hijau sebagai tanda mulai.

Begitu warna hijau menyala, motor-motor itu melesat kencang. Masalahnya, ini bukan jalan yang sudah ditutup untuk umum. Di sisi kiri dan kanan, kendaraan lain tetap berjalan seperti biasa. Dalam situasi yang seharusnya diatur oleh rambu dan kesadaran, justru adrenalin yang mengambil alih.

Tak butuh waktu lama hingga satu pengendara kehilangan kendali. Kendaraan oleng, jarak terlalu dekat, dan akhirnya kecelakaan tak terhindarkan. Arus lalu lintas mendadak kacau. Pengguna jalan lain harus bermanuver cepat untuk menghindari tabrakan susulan.

Video tersebut langsung menuai beragam reaksi warganet. Banyak yang mengecam aksi balap liar karena dinilai membahayakan diri sendiri dan orang lain. Ada pula yang menyoroti minimnya pengawasan serta pentingnya edukasi keselamatan berkendara bagi remaja.

Fenomena balap liar bukan barang baru. Hampir setiap kota punya “titik favorit” yang berubah fungsi saat malam tiba atau ketika jalan lengang. Bagi sebagian pelaku, ini dianggap ajang unjuk keberanian atau sekadar mencari pengakuan. Padahal, risikonya nyata: cedera serius, kerusakan kendaraan, bahkan potensi korban jiwa.

Dalam konteks keselamatan lalu lintas, satu keputusan ceroboh bisa berdampak luas. Jalan raya adalah ruang publik yang dipakai bersama. Ketika satu orang menjadikannya arena balap, yang dipertaruhkan bukan cuma nyali, tetapi juga keselamatan banyak orang yang tidak tahu-menahu.

Upaya pencegahan tentu tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja. Penegakan hukum, pengawasan di titik rawan, hingga edukasi berkendara aman di sekolah dan komunitas menjadi bagian penting dari solusi. Di sisi lain, peran keluarga dan lingkungan juga tak kalah krusial dalam membentuk kesadaran risiko sejak dini.

Karena pada akhirnya, lampu hijau seharusnya menjadi tanda untuk berjalan tertib bukan aba-aba untuk mempertaruhkan masa depan dalam hitungan detik.

Editor : Irfan Ardhiyanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kasus Lahan Cilacap: Saksi Ungkap Tanah Berstatus HGU Swasta, Bukan Aset Negara

14 Agu 2026 - 22:03 WIB

Kasus Lahan Cilacap: Saksi Ungkap Tanah Berstatus HGU Swasta, Bukan Aset Negara

500 Orang Lari di CFD Jakarta, AESI Kejar Target 100 GW Energi Surya: Bukan Sekadar Bakar Kalori

14 Agu 2026 - 19:20 WIB

500 Orang Lari di CFD Jakarta, AESI Kejar Target 100 GW Energi Surya: Bukan Sekadar Bakar Kalori

Guru SMP di Labura Didakwa Cabuli Siswi Saat Apel, Kejati Sumut Ungkap Alasan Penahanan

13 Agu 2026 - 12:00 WIB

Guru SMP di Labura Didakwa Cabuli Siswi Saat Apel, Kejati Sumut Ungkap Alasan Penahanan

Viral Cekcok Soal Bendera Merah Putih di Rancabungur, Tukang Cukur Akhirnya Minta Maaf

13 Agu 2026 - 11:48 WIB

Viral Cekcok Soal Bendera Merah Putih di Rancabungur, Tukang Cukur Akhirnya Minta Maaf

Korban Pengeroyokan Oknum DPRD Kabupaten Bekasi Tolak Damai, Minta Lanjut Hukum

12 Agu 2026 - 19:22 WIB

Korban Pengeroyokan Oknum DPRD Kabupaten Bekasi Tolak Damai, Minta Lanjut Hukum
Trending di News