Menu

Mode Gelap
Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky Siskaeee Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus: “Giliran Bokep Bisa Cepat” Jelang Lebaran, Tarif Tol Batang-Semarang Resmi Naik 29 Persen: Mudik Makin Mahal Prabowo Digugat ke PTUN Gara-Gara Teken Perjanjian Dagang RI-AS Tanpa DPR, Publik: Ini Negara atau Startup? Iran Kirim Sinyal Keras ke Ukraina: Jika Bantu Israel Pakai Drone, Bisa Dianggap “Target Sah” Anak Cantumkan Jabatan Ayah di CV, Karier Pejabat Istana Korea Selatan Ini Berakhir

Politik

BMI Siap Gelar Munas Perdana: Bursa Calon Ketum Memanas, Siapa yang Bakal Jadi Panglima Pasukan Muda Demokrat?

badge-check


					Akhir pekan ini, suhu politik sayap muda Demokrat memanas. Bintang Muda Indonesia (BMI) bakal gelar Munas perdana di Jakarta, Sabtu, 12 Juli 2025.(Foto:doc.Istimewa) Perbesar

Akhir pekan ini, suhu politik sayap muda Demokrat memanas. Bintang Muda Indonesia (BMI) bakal gelar Munas perdana di Jakarta, Sabtu, 12 Juli 2025.(Foto:doc.Istimewa)

PRABA INSIGHT- Akhir pekan ini, panggung politik anak muda Partai Demokrat bakal panas. Bintang Muda Indonesia (BMI), organisasi sayap partai berlambang mercy itu, siap menggelar Musyawarah Nasional (Munas) pertamanya di Jakarta, Sabtu, 12 Juli 2025.

Semua pimpinan daerah dan cabang alias para pemilik suara sah sudah pasang kuda-kuda. Siapa pun yang terpilih nanti, dialah yang akan mengomandoi pasukan muda Demokrat lima tahun ke depan.

Ketua Panitia Munas BMI, R. Aditiya Utama, menegaskan, forum ini bukan sekadar ajang rebutan jabatan. “Munas ini wadah demokrasi internal kami. Tapi, semangatnya tetap musyawarah mufakat. BMI ini lahir dari persaudaraan, bukan pertengkaran politik,” ujarnya, dengan gaya khas anak muda yang (masih) idealis.

Soal calon Ketua Umum? Sudah mulai ramai diperbincangkan di grup WhatsApp dan kopi darat antar kader. Sejumlah nama digadang-gadang maju ke gelanggang. Ada Edi Kamal (Anggota DPRD Aceh sekaligus Ketua BMI Aceh), Taufik Arahman (Anggota DPRD Banten dan Bendahara Umum BMI), Muhammad Zulfikar Suhardi (anggota DPR RI yang lagi naik daun), Herzaky Mahendra Putra (Staf Khusus Menko Infrastruktur dan Kepala Bakomstra DPP Demokrat), R. Aditiya Utama sendiri (Sekjen BMI), Mohamad Ghiffari Adha (Sekretaris DPD BMI Jakarta), dan tentu saja sang petahana, Farkhan Evendi, yang kabarnya belum rela turun panggung.

Tapi Munas ini tak sekadar soal siapa yang bakal duduk di kursi Ketum. Lebih besar dari itu, forum ini jadi panggung konsolidasi nasional BMI, demi mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan memanaskan mesin Partai Demokrat menuju Pemilu 2029. Aditiya bilang, pasukan muda BMI siap jadi garda depan kawal kebijakan pemerintah. “Kami bukan cuma mau milih pemimpin, tapi juga mau satukan semangat buat bantu bangsa. Khususnya, dukung agenda Presiden Prabowo dan siapkan Demokrat menang lagi di 2029,” tegasnya, penuh percaya diri.

Sebelum Munas digelar, Aditiya dan timnya sudah sowan ke Gedung DPR, ketemu Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Mas Ibas. Pesannya jelas: jangan cuma rame di internal, tapi pastikan Munas BMI jadi ajang konsolidasi nyata yang berdampak untuk rakyat. “BMI harus solid dan bermanfaat, bukan sekadar seremonial politik,” kata Aditiya mengutip arahan Ibas.

Dukungan serupa juga datang dari Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kata Aditiya, AHY menyerahkan penuh proses Munas kepada kader BMI. “Ketum AHY ingin BMI jadi organisasi sayap yang kuat, solid, dan mandiri. Jangan cuma nunggu instruksi partai, tapi juga berani ambil langkah sendiri yang berdampak positif buat Demokrat dan Indonesia ke depan,” ujarnya.

Munas perdana ini diharapkan jadi titik balik BMI: bukan cuma kuat di struktur, tapi juga tajam di gagasan dan program. Target mereka jelas, menjadi wadah anak muda progresif yang bisa kasih solusi nyata buat persoalan bangsa. Bukan sekadar cuap-cuap di media sosial.

Reporter: Alma Khairunnisa | Editor: Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDIP Larang Kader Bisnis Dapur MBG, Guntur Romli: Ada Sanksi Berat!

27 Februari 2026 - 11:10 WIB

Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar Disorot, Rudy Mas’ud Tegaskan Bukan Soal Mewah

23 Februari 2026 - 10:53 WIB

Dinamika Internal Memanas, 13 DPC PSI se-Semarang Nyatakan Mundur

23 Februari 2026 - 10:41 WIB

Utang Kereta Cepat 97 Tahun, Warisan Ambisi yang Dibayar Generasi Mendatang

15 Februari 2026 - 16:26 WIB

Rakernas HAI dan Bintang Mahaputera: Isyarat Kepercayaan Presiden pada Kapolri

14 Februari 2026 - 08:08 WIB

Trending di Opini