Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

Regional

Banjir Bandang di Sumatera Tewaskan 441 Orang, Pemerintah Fokus Buka Akses Wilayah Terisolir

badge-check

Banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menewaskan 441 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta warga terdampak. (Ist) Perbesar

Banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menewaskan 441 orang dan menyebabkan lebih dari satu juta warga terdampak. (Ist)

PRABA INSIGHT – SUMATERA – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera sejak akhir pekan lalu mencatatkan jumlah korban yang terus meningkat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan, Abdul Muhari, merilis data terbaru hingga Minggu  sore, 30 November 2025, yang menunjukkan skala bencana ini telah mencapai tingkat mematikan.

Menurut BNPB, sebanyak 441 orang meninggal dunia di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana hidrometeorologi ini juga berdampak pada 46 kabupaten dan kota, menjadikannya salah satu kejadian dengan fatalitas tertinggi sepanjang tahun.

Sumatera Utara Jadi Episentrum Korban

Sumatera Utara mencatat jumlah kematian tertinggi dengan 216 korban jiwa. Sumatera Barat menyusul dengan 129 korban, sementara Aceh melaporkan 96 korban jiwa. BNPB menyatakan bahwa angka tersebut dimungkinkan masih bergerak mengingat proses pencarian masih berlangsung.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, dan relawan kini berfokus pada pencarian 406 orang yang masih hilang. Upaya ini terkendala akses yang terputus akibat kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah terdampak.

Lebih dari Satu Juta Warga Terdampak

Dampak sosial bencana ini meluas. BNPB melaporkan 1,1 juta jiwa terdampak langsung, sementara 209.700 warga terpaksa mengungsi ke berbagai titik penampungan. Selain itu, 646 orang mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan medis.

Abdul Muhari menjelaskan bahwa kondisi pengungsian membutuhkan perhatian khusus mengingat jumlah penyintas yang besar serta terbatasnya akses distribusi bantuan.

Infrastruktur Rusak Parah

Kerusakan infrastruktur yang terjadi digambarkan “luas dan kritis”. BNPB mencatat:

  • 133 jembatan rusak atau putus, menghambat mobilitas bantuan dan evakuasi
  • 43 fasilitas pendidikan mengalami kerusakan
  • Rumah warga terdampak:
    • 827 unit rusak berat
    • 694 unit rusak sedang
    • 1.300 unit rusak ringan

Kerusakan tersebut mengisolasi beberapa wilayah, sehingga distribusi logistik berpotensi bergantung pada jalur udara.

Fokus Pemerintah: Akses dan Logistik

Pemerintah pusat kini memprioritaskan pembukaan akses jalan menuju daerah yang terisolasi. Jalur udara menjadi salah satu opsi yang tengah dimaksimalkan. Selain itu, percepatan distribusi logistik dasar bagi ratusan ribu pengungsi menjadi prioritas utama.

Aparat dan relawan yang berada di lapangan juga diminta memperkuat koordinasi mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif dan potensi bencana susulan.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Deni Muhammad Ali Ditunjuk Jadi Ketua Panitia Muaythai Porprov Jabar 2026

3 Agustus 2026 - 21:40

Perumda Tirta Bhagasasi Kena ‘Stroke Berat’, Utang Naik Laba Anjlok

3 Agustus 2026 - 14:52

SOMASI Minta Kapolres Baru Kota Bekasi Buka Ruang Dialog dengan Warga

1 Agustus 2026 - 13:17

Trending di News