Menu

Mode Gelap
Launching Media Kontra Narasi, Survei HAI Catat Kepercayaan Publik terhadap Polri 78,3 Persen Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten dan Pindah dari TNI AL ke AD Sidang Brigadir Nurhadi, Jaksa Ungkap Petunjuk Motif dari Kesaksian MALAM JUMAT KLIWON: YANG BANGKIT DARI KUBUR TIDAK SELALU MAYIT Kisah Horor Rumah Tanpa Bayangan Jejak Angka di Laporan Pelindo: Gaji dan Bonus Arman Depari Rp3,2 Miliar

Regional

Kepala BNPB Jalan-Jalan di Mall Saat Korban Bencana Menangis? Publik Makin Murka

badge-check


					Video diduga Kepala BNPB Suharyanto berjalan santai di mall Medan saat warga Sumatera terdampak banjir viral dan memicu kemarahan publik. Fachmy Harahap menilai sikap itu tidak empatik dan meminta Presiden mengevaluasi pimpinan BNPB.(Istimewa) Perbesar

Video diduga Kepala BNPB Suharyanto berjalan santai di mall Medan saat warga Sumatera terdampak banjir viral dan memicu kemarahan publik. Fachmy Harahap menilai sikap itu tidak empatik dan meminta Presiden mengevaluasi pimpinan BNPB.(Istimewa)

PRABA INSIGHT – SUMATERA –  Di tengah ribuan warga di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat yang masih berjibaku dengan banjir bandang kehilangan rumah, harta benda, bahkan keluarga muncul satu pemandangan yang sukses bikin publik geleng-geleng kepala sambil mengepalkan tangan.

Sosok yang seharusnya paling sibuk mengurus bencana, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, justru diduga terekam kamera sedang… jalan santai di sebuah pusat perbelanjaan mewah di Jalan Zainul Arifin, Medan. Tepatnya di Sun Plaza, tempat yang lantainya mengilap seperti tak pernah disentuh debu bencana.

Video itu meluncur deras dari akun Instagram @sumutheadlines, langsung viral, dan seperti biasa, warganet pun spontan berubah menjadi barisan komentator yang seluruhnya sepakat: “Ini kenapa bisa kejadian?”

Ironi pun terpampang jelas seperti poster diskon akhir tahun di mall:

•Korban bencana: tidur berhimpitan di posko darurat, makan mie instan seadanya, sebagian masih shock kehilangan keluarga dan rumah.

•Kepala BNPB (diduga): melangkah ringan di lantai marmer yang licin, jauh dari genangan lumpur dan tangisan warga.

Ketua SATMA AMPI Sumut, Fachmy Harahap, tak menunggu lama untuk menyampaikan kekesalannya.

“Pemimpin kebencanaan seharusnya berada di sisi para korban, bukan menikmati kenyamanan pusat perbelanjaan,” tegas Fachmy.

Kemarahan publik pun makin membara. Soalnya, ini bukan “episode pertama.”

Sebelumnya, Suharyanto sempat bikin masyarakat ilfeel karena pernyataannya yang dianggap meremehkan. Beliau menyebut bahwa kondisi bencana di Sumatera “hanya terlihat mencekam di media sosial”, seakan-akan realita di lapangan tak separah itu.

Dan kini, muncul video dirinya jalan-jalan di mall. Bagi publik, potongan gambar itu seperti membenarkan pola pikir yang dikeluhkan: “Tuh kan, buktinya santai aja jalan di mall. Berarti bencananya nggak separah itu, ya?”

Sikap yang dinilai tone deaf ini membuat kepercayaan publik terhadap BNPB nyungsep lebih cepat dari harga kopi sachet saat banjir.

Masyarakat pun bertanya, dengan nada yang bukan lagi halus:

Bagaimana rakyat bisa berharap penanganan bencana yang maksimal kalau pemimpinnya justru terlihat sibuk refreshing?

Fachmy Harahap bahkan mendesak Presiden Prabowo untuk segera mengevaluasi, atau kalau perlu, mengganti pimpinan BNPB.

Karena pada akhirnya, bencana di Sumatera bukan konten viral, bukan efek kamera, dan bukan ilusi medsos.

Ia nyata, ia menyakitkan, dan yang dibutuhkan warga adalah pemimpin yang hadir di lapangan bukan di food court Sun Plaza.


Penulis : Ristanto | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Usai Bantuan Pemprov Dihentikan, Operasional Masjid Agung Bandung Bergantung pada Donasi

13 Januari 2026 - 06:56 WIB

Polisi Tipu Polisi: Polwan Gadungan Tipu Kapolres Pontianak

8 Januari 2026 - 08:56 WIB

Kepala Sekolah Gasak Dana BOS, Mobil Mewah dan Bus Jadi Bukti di Ponorogo

8 Januari 2026 - 08:44 WIB

Kisah Nenek Berlindung di Tanah Sendiri, Dianiaya Penambang Ilegal di Pasaman Timu

8 Januari 2026 - 05:41 WIB

Kematian Alfarisi di Rutan Medaeng: Sorotan KontraS atas Dugaan Kelalaian Negara

2 Januari 2026 - 10:13 WIB

Trending di Regional