Menu

Mode Gelap
Rakernas HAI dan Bintang Mahaputera: Isyarat Kepercayaan Presiden pada Kapolri Pulogebang Memanas! Warga Terancam Tergusur, Mafia Tanah Diduga Bermain Sandri Rumanama Menilai Peran Polri dalam Program Gizi Layak Diganjar Bintang Mahaputra Bersih-bersih Seragam: 34 Personel Polri Di-PTDH, Nama Konten Kreator Ikut Terseret Belajar Ngaji atau Jadi Korban? Dugaan Pelecehan di Ponpes Muna Barat yang Bikin Orang Tua Merinding Menikmati Wagyu hingga Daechang di Gahyo Cikarang, Restoran Korea Favorit Pebisnis

News

Berburu ATM Rp10.000 di Jakarta: Misi Rahasia dan Spiritual

badge-check


					foto ilustrasi (ist) Perbesar

foto ilustrasi (ist)

PRABA INSIGHT– Dini menatap layar ATM dengan wajah penuh harap. Saldo masih ada, tapi nominal yang keluar bikin dia ragu-ragu. “Mau narik Rp50.000, kok kayaknya kebanyakan. Rp20.000, entar kurang buat angpau keponakan. Duh.”

Ia menghela napas panjang. Sudah 15 menit berdiri di depan ATM, tapi keputusan belum juga diambil. Kalau saja ada ATM yang bisa ngeluarin pecahan Rp10.000, hidup pasti lebih gampang.

Lalu, tiba-tiba pencerahan datang. Dini ingat obrolan grup WhatsApp keluarga semalam. Kakaknya, yang selalu update soal hal-hal receh tapi penting, pernah bilang kalau masih ada ATM yang bisa ngeluarin uang Rp10.000. Masalahnya, jumlahnya sedikit dan hanya ada di Jakarta.

Dengan semangat baru, Dini pun membuka Google Maps. Berbekal informasi dari call center Bank Mandiri, ia mulai petualangan mencari ATM idaman. Berikut daftarnya:

Plaza Mandiri – Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan

Falatehan – Jalan Melawai 9 No.50, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Cikini – Jalan R.P. Soeroso, Jakarta Pusat

Fatmawati – Jalan Kahfi, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan

Thamrin – Jalan Sunda No.1, RT 8/RW 04, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat

Dini memilih yang paling dekat: Cikini. Perjalanan kesana terasa seperti misi penting. Setibanya di lokasi, ia mendapati antrean cukup panjang.

Rupanya, bukan cuma dia yang butuh pecahan Rp10.000. Ada bapak-bapak yang mau bayar parkir, ibu-ibu yang nyiapin angpau, sampai mahasiswa yang cuma butuh uang buat makan siang.

Akhirnya, setelah menunggu dengan sabar, Dini mendapat kesempatan. Ia memasukkan kartu, mengetik nominal Rp50.000, dan… ajaib! Layar menunjukkan lima lembar Rp10.000 keluar dari mesin. Ia tersenyum puas, seolah baru menaklukkan tantangan besar dalam hidup.

Misi selesai. Kini, ia siap menghadapi Lebaran tanpa dilema finansial.

Moral cerita: Jangan pernah meremehkan keberadaan ATM pecahan kecil. Bisa jadi dia adalah penyelamat di saat yang tak terduga.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pulogebang Memanas! Warga Terancam Tergusur, Mafia Tanah Diduga Bermain

14 Februari 2026 - 06:30 WIB

Sandri Rumanama Menilai Peran Polri dalam Program Gizi Layak Diganjar Bintang Mahaputra

13 Februari 2026 - 08:48 WIB

Bersih-bersih Seragam: 34 Personel Polri Di-PTDH, Nama Konten Kreator Ikut Terseret

10 Februari 2026 - 09:41 WIB

KAUP Gelar PentaSeni 2026 di Kampus Pancasila, Jadi Momen Perpisahan Kepengurusan Dasco

9 Februari 2026 - 17:48 WIB

Rakernas Perdana Haidar Alwi Institute di Tengah Dinamika Politik Nasional

9 Februari 2026 - 17:38 WIB

Trending di News