Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

Regional

“Bukan Sinetron: Remaja Terlempar dari Wahana, Jatim Park, Gercep Polisi Langsung Cek TKP”

badge-check

“Bukan Sinetron: Remaja Terlempar dari Wahana, Jatim Park, Gercep Polisi Langsung Cek TKP” Perbesar

PRABA INSIGHT- Siapa sangka, liburan yang mestinya penuh tawa dan selfie di puncak adrenalin, malah berubah jadi tragedi yang bikin ngeri. Di tengah euforia wisatawan Jatim Park 1, Kota Batu, sebuah insiden menggemparkan terjadi. Seorang remaja berinisial RDP (14) terlempar dari wahana Pendulum 360 wahana ekstrem yang semestinya bikin jantung deg-degan, tapi bukan karena nyawa nyaris melayang beneran.

Insiden ini terjadi pada Selasa, 8 April 2025. Saat wahana mengayun di udara dan memutar seperti hati mantan yang belum move on, RDP justru terpental. Bukan efek visual. Bukan editan sinetron. Ini nyata. Dan menyakitkan. RDP mengalami patah pada dua tulang betis kanan, ditambah jari tengah dan jari manis tangan kanan juga ikut retak. Gagal liburan, sukses ke rumah sakit.

Awalnya RDP dirawat di klinik internal taman hiburan. Tapi karena luka cukup serius, dia dilarikan ke RS Baptis Kota Batu, lalu dirujuk lagi ke RS Persada Husada di Malang. Mungkin trauma jadi oleh-oleh tak terduga dari perjalanan ini.

Polres Batu tak tinggal diam. Mereka sudah periksa enam saksi, termasuk operator wahana dan manajemen. “Kami masih dalami kemungkinan kelalaian, serta apakah SOP sudah dijalankan,” ujar Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Rudi Kuswoyo, yang kini mungkin lebih hapal struktur mesin wahana ketimbang teknisinya sendiri.

Sementara itu, wahana Pendulum 360 langsung dihentikan operasionalnya. Bukan karena takut ditinggal pengunjung, tapi karena ini bukan sinetron “Putri Terlempar dari Pendulum,” dan keselamatan manusia bukan bahan eksperimen.

Pihak Jatim Park Grup akhirnya buka suara. Mereka minta maaf, bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan, dan janji akan kooperatif selama penyelidikan. Respons yang baik, meski tetap tak menghapus pertanyaan besar: Bagaimana bisa sabuk pengaman wahana ekstrem tidak mengamankan pengunjung?

Apakah inspeksi alat benar-benar rutin dilakukan? Atau cuma formalitas demi selembar stiker “layak jalan”? Apakah semua SOP benar-benar dijalankan atau cuma jadi pajangan file PDF di folder komputer manajer?

Di balik wahana yang memutar dan melayang-layang itu, ada tanggung jawab berat. Karena sekali saja sistem lalai, yang terlempar bukan cuma nyawa, tapi juga kepercayaan publik.

Untuk sementara, Pendulum 360 berhenti beroperasi. Tapi ingatan tentang insiden ini, akan terus berputar, di kepala pengunjung dan keluarga korban lebih dari sekadar 360 derajat.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Deni Muhammad Ali Ditunjuk Jadi Ketua Panitia Muaythai Porprov Jabar 2026

3 Agustus 2026 - 21:40

Perumda Tirta Bhagasasi Kena ‘Stroke Berat’, Utang Naik Laba Anjlok

3 Agustus 2026 - 14:52

SOMASI Minta Kapolres Baru Kota Bekasi Buka Ruang Dialog dengan Warga

1 Agustus 2026 - 13:17

Trending di News