Menu

Mode Gelap
Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas Waduh! Pasien Puskesmas Rawa Tembaga Diduga Terima Obat Kedaluwarsa, Dinkes Kota Bekasi Turun Tangan! Kapolri Angkat Tangan soal Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: “Sudah Bukan Kewenangan Polri” Garuda di Dadaku Ramaikan Jakarta Fair 2026, Keanu Azka dan Quinn Salman Diserbu Penggemar Cilik MILKLAB Ajak Pecinta Kopi Keliling Kafe Jakarta, Berburu Signature Drink Sambil Koleksi Hadiah Demo Dukung MBG di Monas: Dapat Wajan Baru dan Uang Transport 100 ribuan, Uangnya dari Mana?

News

Demo Dukung MBG di Monas: Dapat Wajan Baru dan Uang Transport 100 ribuan, Uangnya dari Mana?

badge-check


					Aksi dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Monas. Peserta mengaku menerima wajan, makanan ringan, dan uang transport Rp100 ribu serta merasakan manfaat program bagi anak mereka. Perbesar

Aksi dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Monas. Peserta mengaku menerima wajan, makanan ringan, dan uang transport Rp100 ribu serta merasakan manfaat program bagi anak mereka.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Di saat sebagian mahasiswa masih lantang mengkritik Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemandangan berbeda justru terlihat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Ratusan warga turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan terhadap program unggulan pemerintah tersebut. Aksi yang berlangsung di sekitar Patung Kuda itu diwarnai atribut serba putih dan kerudung merah yang dikenakan mayoritas peserta perempuan.

Sejak pagi, massa bergerak dari Jalan Medan Merdeka Selatan menuju titik aksi di Jalan Medan Merdeka Barat. Namun, yang menarik perhatian bukan hanya spanduk dukungan terhadap MBG, melainkan juga barang yang dibawa pulang para peserta setelah kegiatan usai.

Di tengah aksi, penyelenggara membagikan wajan baru secara cuma-cuma kepada peserta. Selain itu, massa juga menerima makanan ringan berupa roti, susu, dan buah-buahan.

Bagi sebagian peserta, pembagian peralatan dapur tersebut menjadi pengalaman yang cukup menyenangkan. Salah satunya dirasakan Desy, warga Pisangan Timur, Jakarta Timur.

“Ada penggorengan, ada susu. Senang, buat goreng ini,” ujar Desy kepada Tribunnews di lokasi.

Tak hanya mendapatkan wajan, Desy mengaku menerima uang transportasi sebesar Rp100 ribu untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Ada ongkos buat jajan, seratus ribu,” katanya sambil tersenyum.

Peserta lainnya, Yuyun, mengaku sama senangnya karena bisa membawa pulang wajan baru.

“Buat goreng telur,” ujarnya singkat.

Meski mendapat fasilitas selama mengikuti aksi, dukungan keduanya terhadap Program Makan Bergizi Gratis bukan semata karena pembagian perlengkapan atau uang transportasi. Mereka mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut bagi anak-anak mereka yang menjadi penerima manfaat.

“Semenjak ada MBG, anak saya jadi gemuk, sehat, pintar. Harapannya ke depan program ini bisa lebih baik lagi,” kata Yuyun.

Aksi dukungan ini menjadi kontras dengan sejumlah demonstrasi yang sebelumnya digelar kelompok mahasiswa. Dalam berbagai kesempatan, mahasiswa menyoroti tata kelola Program MBG dan mempertanyakan sejumlah dugaan persoalan yang muncul dalam pelaksanaannya.

Namun di sisi lain, aksi di Monas menunjukkan adanya kelompok masyarakat yang mengaku merasakan dampak langsung dari program tersebut dan berharap keberlanjutannya tetap terjaga.

Perdebatan mengenai Program Makan Bergizi Gratis tampaknya belum akan berhenti dalam waktu dekat. Di satu sisi ada kritik yang menuntut transparansi dan akuntabilitas, sementara di sisi lain terdapat warga yang merasa program tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi keluarga mereka.

Di tengah silang pendapat itu, satu hal yang tak bisa diabaikan adalah bagaimana program ini terus menjadi salah satu isu publik yang paling banyak menyita perhatian masyarakat sepanjang 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas

23 Juni 2026 - 21:03

Waduh! Pasien Puskesmas Rawa Tembaga Diduga Terima Obat Kedaluwarsa, Dinkes Kota Bekasi Turun Tangan!

23 Juni 2026 - 12:16

Kapolri Angkat Tangan soal Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: “Sudah Bukan Kewenangan Polri”

23 Juni 2026 - 11:26

Kadisporapar Tanjungbalai Gandeng Aktivis KAMMI, Ini Tujuannya

23 Juni 2026 - 10:48

Viral! Brigjen TNI Marah ke Marshal di Jogja Marathon 2026, Gara-gara Pengawal Dicegah Masuk Finis

23 Juni 2026 - 10:33

Trending di News