Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

News

Demo Dukung MBG di Monas: Dapat Wajan Baru dan Uang Transport 100 ribuan, Uangnya dari Mana?

badge-check

Aksi dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Monas. Peserta mengaku menerima wajan, makanan ringan, dan uang transport Rp100 ribu serta merasakan manfaat program bagi anak mereka. Perbesar

Aksi dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) digelar di Monas. Peserta mengaku menerima wajan, makanan ringan, dan uang transport Rp100 ribu serta merasakan manfaat program bagi anak mereka.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Di saat sebagian mahasiswa masih lantang mengkritik Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemandangan berbeda justru terlihat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026).

Ratusan warga turun ke jalan untuk menyuarakan dukungan terhadap program unggulan pemerintah tersebut. Aksi yang berlangsung di sekitar Patung Kuda itu diwarnai atribut serba putih dan kerudung merah yang dikenakan mayoritas peserta perempuan.

Sejak pagi, massa bergerak dari Jalan Medan Merdeka Selatan menuju titik aksi di Jalan Medan Merdeka Barat. Namun, yang menarik perhatian bukan hanya spanduk dukungan terhadap MBG, melainkan juga barang yang dibawa pulang para peserta setelah kegiatan usai.

Di tengah aksi, penyelenggara membagikan wajan baru secara cuma-cuma kepada peserta. Selain itu, massa juga menerima makanan ringan berupa roti, susu, dan buah-buahan.

Bagi sebagian peserta, pembagian peralatan dapur tersebut menjadi pengalaman yang cukup menyenangkan. Salah satunya dirasakan Desy, warga Pisangan Timur, Jakarta Timur.

“Ada penggorengan, ada susu. Senang, buat goreng ini,” ujar Desy kepada Tribunnews di lokasi.

Tak hanya mendapatkan wajan, Desy mengaku menerima uang transportasi sebesar Rp100 ribu untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Ada ongkos buat jajan, seratus ribu,” katanya sambil tersenyum.

Peserta lainnya, Yuyun, mengaku sama senangnya karena bisa membawa pulang wajan baru.

“Buat goreng telur,” ujarnya singkat.

Meski mendapat fasilitas selama mengikuti aksi, dukungan keduanya terhadap Program Makan Bergizi Gratis bukan semata karena pembagian perlengkapan atau uang transportasi. Mereka mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut bagi anak-anak mereka yang menjadi penerima manfaat.

“Semenjak ada MBG, anak saya jadi gemuk, sehat, pintar. Harapannya ke depan program ini bisa lebih baik lagi,” kata Yuyun.

Aksi dukungan ini menjadi kontras dengan sejumlah demonstrasi yang sebelumnya digelar kelompok mahasiswa. Dalam berbagai kesempatan, mahasiswa menyoroti tata kelola Program MBG dan mempertanyakan sejumlah dugaan persoalan yang muncul dalam pelaksanaannya.

Namun di sisi lain, aksi di Monas menunjukkan adanya kelompok masyarakat yang mengaku merasakan dampak langsung dari program tersebut dan berharap keberlanjutannya tetap terjaga.

Perdebatan mengenai Program Makan Bergizi Gratis tampaknya belum akan berhenti dalam waktu dekat. Di satu sisi ada kritik yang menuntut transparansi dan akuntabilitas, sementara di sisi lain terdapat warga yang merasa program tersebut telah memberikan manfaat nyata bagi keluarga mereka.

Di tengah silang pendapat itu, satu hal yang tak bisa diabaikan adalah bagaimana program ini terus menjadi salah satu isu publik yang paling banyak menyita perhatian masyarakat sepanjang 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Sandri Rumanama: Isu Surpres Pergantian Kapolri Ramai Lagi, Padahal Dasarnya Saja Belum Kelihatan

5 Agustus 2026 - 11:45

Delapan Jam Menunggu Kamar Rawat, Dihujat karena BPJS, Kisah Yurizal Berakhir Pilu

5 Agustus 2026 - 10:48

Trending di News