Menu

Mode Gelap
Menkes Budi Ungkap Ancaman Terbesar TNI-Polri Bukan Peluru, tetapi Stroke dan Penyakit Jantung Terbongkar! Dugaan Bio Solar Disulap Jadi Dexlite di SPBU Medan, Praktik Curang Diduga Berjalan 9 Bulan Viral! Warga Labuhanbatu Pergoki Pria Diduga Oknum TNI, Kasus Hilangnya 16 Ekor Lembu Kini Diselidiki Wafatnya dr. Icha di TTU Jadi Sorotan, Dugaan Tekanan Psikologis Saat Bertugas di IGD Mengemuka Cicilan KPR Subsidi Bakal Mulai Rp500 Ribuan per Bulan, Tapi Tenornya Sampai 40 Tahun. Siap Nyicil Seumur Hidup? Di Usia ke-80, Polri Bukan Lagi Sekadar Soal Seragam. Ada Angka 82,4 Persen yang Jadi Bahan Renungan

Nasional

Cicilan KPR Subsidi Bakal Mulai Rp500 Ribuan per Bulan, Tapi Tenornya Sampai 40 Tahun. Siap Nyicil Seumur Hidup?

badge-check


					Pemerintah menyiapkan KPR subsidi dengan tenor hingga 40 tahun. BP Tapera memperkirakan cicilan hanya Rp500 ribu–Rp700 ribu per bulan dengan bunga tetap 5–6 persen.(istimewa) Perbesar

Pemerintah menyiapkan KPR subsidi dengan tenor hingga 40 tahun. BP Tapera memperkirakan cicilan hanya Rp500 ribu–Rp700 ribu per bulan dengan bunga tetap 5–6 persen.(istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Punya rumah di tengah harga properti yang makin susah diajak kompromi tampaknya masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi banyak masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah pun menyiapkan jurus baru: memperpanjang tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi hingga 40 tahun.

Logikanya sederhana. Masa cicilan diperpanjang supaya angsuran bulanan terasa lebih ringan. Dengan skema baru ini, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat bisa masuk ke pasar rumah pertama tanpa langsung pusing melihat besarnya cicilan.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan kebijakan tersebut membuat angsuran rumah subsidi diperkirakan berada di kisaran Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per bulan bagi masyarakat dengan penghasilan sekitar Rp2,8 juta.

Tak hanya tenor yang diperpanjang, pemerintah juga memastikan bunga KPR subsidi tetap rendah sepanjang masa kredit. Untuk rumah tapak, bunga dipatok tetap sebesar 5 persen, sedangkan rumah susun dikenakan bunga tetap 6 persen hingga masa pinjaman berakhir.

Menurut Heru Pudyo Nugroho, skema baru tersebut telah memperoleh persetujuan dari Komite BP Tapera sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap pembiayaan rumah.

Harapannya, semakin ringan cicilan bulanan akan semakin banyak keluarga yang mampu memiliki hunian layak melalui program rumah subsidi. Dengan demikian, jumlah penerima manfaat program KPR subsidi juga diproyeksikan meningkat seiring diberlakukannya kebijakan tenor hingga 40 tahun tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Viral! Warga Labuhanbatu Pergoki Pria Diduga Oknum TNI, Kasus Hilangnya 16 Ekor Lembu Kini Diselidiki

30 Juni 2026 - 19:45

Wafatnya dr. Icha di TTU Jadi Sorotan, Dugaan Tekanan Psikologis Saat Bertugas di IGD Mengemuka

30 Juni 2026 - 19:32

Di Usia ke-80, Polri Bukan Lagi Sekadar Soal Seragam. Ada Angka 82,4 Persen yang Jadi Bahan Renungan

30 Juni 2026 - 16:00

Ketika Sertifikat Dipersoalkan, Warga Kwini 8 Memilih Mengadu ke DPRD, Ombudsman, dan BPN

29 Juni 2026 - 20:32

Roy Suryo Menggugat, Polda Metro Santai: “Semua Sudah Sesuai SOP”

29 Juni 2026 - 20:09

Trending di Nasional