Menu

Mode Gelap
KAUP Gelar PentaSeni 2026 di Kampus Pancasila, Jadi Momen Perpisahan Kepengurusan Dasco Rakernas Perdana Haidar Alwi Institute di Tengah Dinamika Politik Nasional Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta 2 Tancap Gas Digitalisasi Transaksi Emas Lewat Aplikasi Tring Tragis! Rumah Dijaminkan demi Tolong Orang, YAM Justru Dipenjara Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi Kamar 307: Malam Saat Tangan Buntung Keluar dari Kolong Ranjang

News

Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Cerai: Pisah dengan Tenang, Bukan dengan Drama

badge-check


					Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa resmi bercerai dengan damai. Mereka sepakat berpisah tanpa drama, menekankan kejujuran dan rasa hormat dalam perpisahan.(Foto: Ist) Perbesar

Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa resmi bercerai dengan damai. Mereka sepakat berpisah tanpa drama, menekankan kejujuran dan rasa hormat dalam perpisahan.(Foto: Ist)

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Perceraian di dunia selebritas biasanya datang dengan bumbu: air mata, sindiran halus di Instagram Story, atau unfollow-unfollow-an yang bikin netizen jadi detektif dadakan. Tapi kali ini, Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa memilih jalan berbeda lebih kalem, lebih dewasa, dan entah kenapa, terasa seperti menonton ending film yang terlalu tenang untuk disebut “tragis”.

Pada Rabu (29/10/2025), pasangan ini resmi mengumumkan bahwa mereka sudah sepakat untuk berpisah. Bukan lewat jumpa pers penuh tisu dan kamera, tapi melalui unggahan Instagram yang estetik: hitam-putih, minimalis, dan penuh kata-kata bijak.

“Setelah perjalanan panjang dan penuh pemikiran, kami sepakat menempuh jalan yang terpisah. Bukan karena amarah, tapi dari cinta, kejujuran, dan kedamaian,” tulis mereka berdua, seolah memberi pelajaran tentang bagaimana berpisah tanpa perlu menghancurkan satu sama lain.

Yang menarik, mereka juga menyelipkan kalimat yang bikin netizen mikir dua kali sebelum berkomentar nyinyir:

“Kalau pernikahan dimulai dengan cinta dan kebaikan, maka perceraian harus diakhiri dengan rasa hormat dan keanggunan.”

Sabrina dan Deddy bahkan masih sempat mengucapkan terima kasih satu sama lain dan berjanji akan tetap saling mendoakan. Tidak ada kalimat “semoga dia bahagia dengan pilihannya” yang pasif-agresif, tidak ada sindiran manis tapi pedas. Hanya kalimat tulus, yang kalau dibacakan dengan musik instrumental di belakangnya, bisa membuat siapa pun menghela napas panjang.

Sebagai tambahan, Pengadilan Agama Tigaraksa sebelumnya sudah membenarkan bahwa Sabrina mendaftarkan gugatan cerai pada 16 Oktober 2025. Namun, pihak pengadilan memilih untuk tidak membocorkan detail apa pun mungkin karena yang satu ini memang bukan perceraian yang ingin dijadikan tontonan publik.

Deddy dan Sabrina sudah menunjukkan bahwa berakhir tidak selalu berarti gagal. Kadang, perpisahan justru adalah bentuk paling jujur dari cinta cinta yang tahu kapan harus berhenti agar tidak berubah jadi luka.(van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAUP Gelar PentaSeni 2026 di Kampus Pancasila, Jadi Momen Perpisahan Kepengurusan Dasco

9 Februari 2026 - 17:48 WIB

Rakernas Perdana Haidar Alwi Institute di Tengah Dinamika Politik Nasional

9 Februari 2026 - 17:38 WIB

Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi

6 Februari 2026 - 15:26 WIB

Gelar UKW dan Pelatihan Digital, Sandri Rumanama Ingatkan Pers Jangan Tunduk

5 Februari 2026 - 12:30 WIB

Ketika Mens Rea Dipersoalkan, Pandji Pragiwaksono Menempuh Jalan Dialog

3 Februari 2026 - 13:56 WIB

Trending di News