Menu

Mode Gelap
Parliamentary Threshold 7 Persen, OSSO Sebut Demokrasi Bisa Dikuasai Partai Besar Saling Lapor di Jatiasih: Babak Baru Kasus Dugaan Pengeroyokan dan Lemparan Pot Resmi Dimutasi, Kombes Firman Kini Jabat Dirlantas Polda Metro Jaya Hari Purwanto Soroti Dugaan Kriminalisasi Dirjen Bea Cukai, Singgung Dampaknya ke Citra Presiden Prabowo Polda Papua Selatan dan Papua Pegunungan Dinilai Mendesak, Sandri Rumanama: Rakyat Butuh Kepastian Keamanan Ketika Pot Bunga Lebih Cepat Bicara daripada Mulut Tetangga di Jatirasa

News

Diplomasi Kilat Prabowo: 8 Jam di Beijing, Ketemu Xi, Putin, dan Kim Jong Un

badge-check


					Prabowo hanya 8 jam di Beijing, bertemu Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Kim Jong Un sebelum kembali ke Jakarta. Diplomasi kilat ala Presiden RI.(foto: Istimewa) Perbesar

Prabowo hanya 8 jam di Beijing, bertemu Xi Jinping, Vladimir Putin, dan Kim Jong Un sebelum kembali ke Jakarta. Diplomasi kilat ala Presiden RI.(foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT- Kalau biasanya orang ke luar negeri butuh itinerary ribet mulai dari booking hotel, cari kuliner halal, sampai cek harga tiket metro Presiden Prabowo Subianto justru beda. Lawatan internasionalnya kali ini cuma sebentar, nggak sampai sehari. Bayangin aja, baru mendarat di Beijing, ketemu tiga pemimpin dunia, lalu malam itu juga balik lagi ke Jakarta.

Ibarat anak kos, kunjungan Prabowo ke Tiongkok ini kayak “main sebentar, langsung cabut sebelum jam malam.”

Menurut keterangan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, kunjungan Prabowo hanya berlangsung kurang dari delapan jam. Dalam waktu sependek itu, beliau sempat menghadiri parade militer memperingati 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat Tiongkok, ngobrol serius dengan Xi Jinping, bersua akrab dengan Vladimir Putin, bahkan sempat foto bareng dengan Kim Jong Un. Lengkap.

Indonesia dapat kehormatan duduk di kursi utama bersama tuan rumah. Kalau di pesta, posisi ini sama kayak dapat bangku paling depan dekat panggung. Prestisius banget.

Yang menarik, sebenarnya Prabowo sudah diundang ke KTT Shanghai Cooperation Organisation (SCO) sejak akhir Agustus. Tapi, dengan alasan kondisi dalam negeri lagi “dinamis”, keberangkatannya ditunda. Baru kemudian tanggal 3 September beliau benar-benar terbang ke Beijing.

Usai semua agenda selesai, tanpa basa-basi, Presiden langsung tancap gas pulang ke Jakarta. Teddy sampai bilang, “Dalam waktu kurang dari satu hari meninggalkan Indonesia, Presiden sudah akan berada di Jakarta kembali.”

Ya begitulah, diplomasi model fast food. Datang, pesan paket lengkap (Xi, Putin, Kim), lalu bungkus pulang.

Kalau diplomat lain butuh seminggu untuk satu negara, Prabowo cukup 8 jam untuk tiga pemimpin sekaligus. Efisien? Banget. Capek? Sudah pasti. Tapi buat headline berita, ini jelas empuk: Presiden Indonesia pulang pergi Beijing cuma sehari, ketemu tokoh dunia pula.

Entah nanti disebut “diplomasi ekspres” atau “politik kilat”, yang jelas, kunjungan singkat ini menunjukkan kalau urusan geopolitik nggak harus selalu berlama-lama. Kadang cukup datang, salaman, diskusi sebentar, lalu kembali dengan janji kerja sama yang diperkuat.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Parliamentary Threshold 7 Persen, OSSO Sebut Demokrasi Bisa Dikuasai Partai Besar

11 Mei 2026 - 19:46

Saling Lapor di Jatiasih: Babak Baru Kasus Dugaan Pengeroyokan dan Lemparan Pot

11 Mei 2026 - 18:57

Resmi Dimutasi, Kombes Firman Kini Jabat Dirlantas Polda Metro Jaya

11 Mei 2026 - 17:15

Hari Purwanto Soroti Dugaan Kriminalisasi Dirjen Bea Cukai, Singgung Dampaknya ke Citra Presiden Prabowo

10 Mei 2026 - 00:53

Ketika Pot Bunga Lebih Cepat Bicara daripada Mulut Tetangga di Jatirasa

9 Mei 2026 - 19:56

Trending di News