PRABA INSIGHT – Motorola akhirnya turun gunung lagi. Setelah lama adem-ayem, mereka datang dengan dua senjata baru yang langsung bikin pecinta gadget menoleh dua kali: Moto G67 Power dan Moto Pad 60 Neo. Dua-duanya sama-sama punya satu misi: bikin kamu lupa sama charger.
Ya, Moto G67 Power ini bukan main-main. Datang dengan baterai 7.000 mAh berbasis silicon-carbon, Motorola kayak bilang ke dunia, “siapa takut ponsel tebal, yang penting awet.” Bukan cuma itu, ponsel ini juga sudah pakai kamera Sony LYTIA 600, dan chipset Snapdragon 7s Gen 2 yang super ngebut.
Kalau biasanya HP “baterai besar” identik sama desain yang segede batu bata, Moto G67 Power justru tampil ramping dan modis. Warnanya juga nggak kaleng-kaleng: Pantone Cilantro dan Curacao Blue lengkap dengan lapisan kulit vegan ultra-premium. Kalau dipegang, rasanya kayak HP mahal tapi harganya cuma Rp 3.099.000 aja (eksklusif di Shopee mulai 11 November 2025).
“Moto G67 Power ini solusi bagi yang trauma sama HP lowbat,” kata Bagus Prasetyo, Country Head Motorola Indonesia. “Teknologi silicon-carbon bikin baterai lebih tahan lama, tapi tetap tipis dan elegan.”
Daya Tahan Baterai yang Nggak Masuk Akal
Motorola kayaknya serius banget soal ketahanan daya. Klaimnya, HP ini bisa bertahan 58 jam dalam sekali isi daya. Mau tahu rinciannya?
- Dengerin musik 130 jam nonstop (buat yang lagi patah hati mungkin cocok).
- Streaming film 33 jam (maraton semua season The Crown pun kelar).
- Browsing 28 jam.
- Gaming 26 jam.
- Dan ngobrol 49 jam — kalau pacar kamu kuat dengerin curhat selama itu.
Selain itu, ada juga fitur Battery Care 2.0 yang ngatur pola isi daya supaya baterainya nggak cepat soak.
Kamera Sony LYTIA: Bukan Kaleng-Kaleng
Di sektor kamera, Motorola jelas nggak mau kalah sama merek sebelah. Moto G67 Power pakai kamera utama 50MP Sony LYTIA 600 dengan kemampuan rekam video 4K di semua kamera. Ada juga kamera ultrawide 8MP dan kamera selfie 32MP buat yang doyan narsis.
Fitur-fitur seperti AI Photo Enhancement Engine dan Auto Night Vision bikin hasil foto tetap kece walau di kondisi minim cahaya. Mau foto di gang gelap pun hasilnya masih cakep (asal bukan gang angker).
Performa dan Ketahanan Militer
Soal tenaga, Moto G67 Power diotaki Snapdragon 7s Gen 2 dan RAM 8GB (bisa diperluas sampai 24GB). Artinya, buka 20 aplikasi sekaligus pun nggak bakal bikin HP ini ngos-ngosan.
Layarnya 6,7 inci FHD+ 120Hz, dan sudah dilapisi Gorilla Glass 7i plus lulus 13 uji standar militer. Jadi kalau nggak sengaja jatuh dari meja, kamu tinggal nyengir aja.
Suara? Jangan ditanya. Dual stereo speaker + Dolby Atmos bikin nonton film terasa kayak di bioskop.
Moto Pad 60 Neo: Tablet Tipis, Fitur Nggak Kaleng
Selain HP, Motorola juga ngeluarin Moto Pad 60 Neo, tablet yang ukurannya tipis banget (6,99 mm) dan cuma 490 gram. Pas buat kamu yang suka produktif tapi tetap gaya.
Layarnya 11 inci LCD 2.5K dengan refresh rate 90Hz, didukung empat speaker Dolby Atmos yang bikin suara jernih banget. Masih ada port audio 3,5 mm, sesuatu yang udah mulai langka di dunia modern.
Di dapur pacu, tablet ini pakai MediaTek Dimensity 6300 (6nm) dengan RAM 4GB + penyimpanan 128GB. Sudah 5G juga! Jadi mau kerja, streaming, atau kuliah online—semuanya lancar jaya.
Moto Pen & Smart Connect: Kerja Jadi Lebih Cerdas
Yang bikin Moto Pad 60 Neo makin menarik adalah Moto Pen bawaannya. Stylus ini punya 4096 tingkat tekanan, cocok banget buat kamu yang suka mencatat atau menggambar digital.
Ditambah fitur Smart Connect dan Cross Control, kamu bisa sinkronkan tablet dengan laptop atau ponsel Motorola lain. Bayangkan: geser file antar perangkat tanpa kabel, kayak sihir teknologi modern.
Reporter : Alma K.
Editor : Ivan







