Menu

Mode Gelap
Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati, Kemenag Bekukan Pendaftaran dan Copot Pengasuh Gagal di Pasar, Apple Ngotot Lanjut iPhone Air 2 Meski Tren Ponsel Tipis Meredup Dari Pengamen ke Jenazah: Kematian Karim Usai Diamankan Satpol PP Padang Dipertanyakan 12 Rumah Dinas TNI di Slipi Ditertibkan, Warga Menolak dan Ajukan Kasasi ke MA GMNI Jakarta Protes Keras Sidang Andrie Yunus, Korban Malah Diancam Pidana Pengukuhan IKKB 2026 Jadi Ajang Konsolidasi, OSO Dorong Peluang CPO, Tambang, dan UMKM Kalbar

Tech

Gagal di Pasar, Apple Ngotot Lanjut iPhone Air 2 Meski Tren Ponsel Tipis Meredup

badge-check


					iPhone Air sepi peminat, Apple tetap siapkan iPhone Air 2. Vendor lain mundur dari tren ponsel ultra tipis karena minim permintaan pasar.(istimewa) Perbesar

iPhone Air sepi peminat, Apple tetap siapkan iPhone Air 2. Vendor lain mundur dari tren ponsel ultra tipis karena minim permintaan pasar.(istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Ada satu pelajaran klasik di dunia gadget: tidak semua yang tipis itu otomatis laku. Tapi Apple tampaknya belum kapok. Setelah iPhone Air generasi pertama kurang dilirik pasar, kini muncul kabar mereka tetap lanjut bikin penerusnya iPhone Air 2. Sendirian pula.

Ya, sendirian. Karena vendor lain yang tadinya kepikiran ikut-ikutan bikin ponsel ultra tipis, sekarang malah mundur pelan-pelan. Bukan karena nggak bisa, tapi karena takut produknya cuma jadi pajangan gagal di etalase.

Menurut leaker Digital Chat Station, iPhone Air bahkan kesulitan menembus angka aktivasi 700 ribu unit, meski sudah didiskon berkali-kali. Artinya? Yang tertarik bisa dihitung jari dan mungkin itu pun karena diskon, bukan karena konsepnya.

Lebih miris lagi, ada ponsel ultra tipis dari vendor China yang cuma mampu mencatat sekitar 50 ribu aktivasi. Nama produknya sih nggak disebut, tapi nasibnya sudah bisa ditebak: antara dibatalkan atau diam-diam dilupakan.

Kesimpulan yang muncul cukup satir: iPhone Air 2 kemungkinan besar akan jadi satu-satunya flagship ultra tipis generasi berikutnya. Bukan karena paling unggul, tapi karena yang lain sudah menyerah duluan.

Sejak dirilis September 2025, iPhone Air memang seperti produk yang “niatnya keren, tapi nggak ketemu pasar”. Bahkan survei dari KeyBanc Capital Markets menyebut permintaan terhadap ponsel ini nyaris nggak terasa.

Analis rantai pasokan, Ming-Chi Kuo, juga mengungkap pemasok diminta memangkas produksi lebih dari 80 persen sejak peluncuran hingga awal 2026. Dalam bahasa sederhana: produksi dikecilkan karena yang beli juga nggak banyak. Bahkan sekarang, iPhone Air disebut-sebut sudah berhenti diproduksi total.

Efeknya ke industri? Lumayan. Brand seperti Xiaomi dan Vivo yang sempat siap ikut tren ultra tipis, akhirnya memilih mundur. Mungkin mereka sadar: tipis itu keren di iklan, tapi belum tentu di dompet konsumen.

Tapi Apple tetap Apple. Mereka bukan tipe yang langsung mundur. iPhone Air 2 kabarnya tetap disiapkan dan akan meluncur sekitar musim semi 2027, barengan dengan seri iPhone 18.

Bedanya, kali ini Apple mencoba “belajar dari kesalahan”. Bocorannya, iPhone Air 2 bakal punya kamera ultrawide, baterai lebih besar, sistem pendingin vapor chamber, dan bobot yang lebih ringan. Bahkan modul Face ID akan dibuat lebih tipis supaya bisa kasih ruang buat kamera tambahan.

Panel layarnya juga katanya bakal pakai teknologi OLED dari Samsung yang lebih tipis dan lebih terang.

Pertanyaannya sekarang sederhana: apakah Apple berhasil memperbaiki produk yang sebelumnya kurang diminati, atau justru sedang menyempurnakan kegagalan yang sama?

Karena di dunia teknologi, kadang yang terlalu tipis bukan cuma ponselnya tapi juga margin kesabaran pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

iPhone dan iPad Lawas Lagi Nggak Aman: Cuma Buka Website Bisa Kena Hack, Ini Cara Selamatin Diri

2 April 2026 - 13:22

Akun Pribadi Direktur FBI Dibobol Hacker, AS Buru Pelaku dengan Hadiah Jutaan Dolar

30 Maret 2026 - 16:02

iOS 26.4 Hadir, Fitur Keamanan iPhone Kini Bikin Maling Ketar-ketir

25 Maret 2026 - 09:40

Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky

17 Maret 2026 - 08:11

Samsung Galaxy S26 Ultra Punya Kamera 200MP Lebih Terang, Hasil Uji DxOMark: iPhone 17 Pro Masih Unggul

12 Maret 2026 - 06:36

Trending di Tech