Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

Tech

Gagal di Pasar, Apple Ngotot Lanjut iPhone Air 2 Meski Tren Ponsel Tipis Meredup

badge-check

iPhone Air sepi peminat, Apple tetap siapkan iPhone Air 2. Vendor lain mundur dari tren ponsel ultra tipis karena minim permintaan pasar.(istimewa) Perbesar

iPhone Air sepi peminat, Apple tetap siapkan iPhone Air 2. Vendor lain mundur dari tren ponsel ultra tipis karena minim permintaan pasar.(istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Ada satu pelajaran klasik di dunia gadget: tidak semua yang tipis itu otomatis laku. Tapi Apple tampaknya belum kapok. Setelah iPhone Air generasi pertama kurang dilirik pasar, kini muncul kabar mereka tetap lanjut bikin penerusnya iPhone Air 2. Sendirian pula.

Ya, sendirian. Karena vendor lain yang tadinya kepikiran ikut-ikutan bikin ponsel ultra tipis, sekarang malah mundur pelan-pelan. Bukan karena nggak bisa, tapi karena takut produknya cuma jadi pajangan gagal di etalase.

Menurut leaker Digital Chat Station, iPhone Air bahkan kesulitan menembus angka aktivasi 700 ribu unit, meski sudah didiskon berkali-kali. Artinya? Yang tertarik bisa dihitung jari dan mungkin itu pun karena diskon, bukan karena konsepnya.

Lebih miris lagi, ada ponsel ultra tipis dari vendor China yang cuma mampu mencatat sekitar 50 ribu aktivasi. Nama produknya sih nggak disebut, tapi nasibnya sudah bisa ditebak: antara dibatalkan atau diam-diam dilupakan.

Kesimpulan yang muncul cukup satir: iPhone Air 2 kemungkinan besar akan jadi satu-satunya flagship ultra tipis generasi berikutnya. Bukan karena paling unggul, tapi karena yang lain sudah menyerah duluan.

Sejak dirilis September 2025, iPhone Air memang seperti produk yang “niatnya keren, tapi nggak ketemu pasar”. Bahkan survei dari KeyBanc Capital Markets menyebut permintaan terhadap ponsel ini nyaris nggak terasa.

Analis rantai pasokan, Ming-Chi Kuo, juga mengungkap pemasok diminta memangkas produksi lebih dari 80 persen sejak peluncuran hingga awal 2026. Dalam bahasa sederhana: produksi dikecilkan karena yang beli juga nggak banyak. Bahkan sekarang, iPhone Air disebut-sebut sudah berhenti diproduksi total.

Efeknya ke industri? Lumayan. Brand seperti Xiaomi dan Vivo yang sempat siap ikut tren ultra tipis, akhirnya memilih mundur. Mungkin mereka sadar: tipis itu keren di iklan, tapi belum tentu di dompet konsumen.

Tapi Apple tetap Apple. Mereka bukan tipe yang langsung mundur. iPhone Air 2 kabarnya tetap disiapkan dan akan meluncur sekitar musim semi 2027, barengan dengan seri iPhone 18.

Bedanya, kali ini Apple mencoba “belajar dari kesalahan”. Bocorannya, iPhone Air 2 bakal punya kamera ultrawide, baterai lebih besar, sistem pendingin vapor chamber, dan bobot yang lebih ringan. Bahkan modul Face ID akan dibuat lebih tipis supaya bisa kasih ruang buat kamera tambahan.

Panel layarnya juga katanya bakal pakai teknologi OLED dari Samsung yang lebih tipis dan lebih terang.

Pertanyaannya sekarang sederhana: apakah Apple berhasil memperbaiki produk yang sebelumnya kurang diminati, atau justru sedang menyempurnakan kegagalan yang sama?

Karena di dunia teknologi, kadang yang terlalu tipis bukan cuma ponselnya tapi juga margin kesabaran pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

AI Haus Air, Inggris Mulai Ketar-ketir: Data Center Bisa Jadi Mesin Penguras Cadangan Air Bersih

21 Juli 2026 - 19:51

Modus Penipuan FaceTime Incar Pengguna iPhone, Apple Ingatkan Jangan Bagikan Layar dan Kode OTP

19 Juli 2026 - 13:03

Menuju Tol Tanpa Berhenti, BPJT dan Roatex Kebut Persiapan Uji Coba MLFF

6 Juli 2026 - 10:32

Zimperium Bongkar 250 Aplikasi Android Palsu yang Diam-Diam Daftarkan Korban ke Layanan Premium

28 Mei 2026 - 18:48

iPhone dan iPad Lawas Lagi Nggak Aman: Cuma Buka Website Bisa Kena Hack, Ini Cara Selamatin Diri

2 April 2026 - 13:22

Trending di Tech