Menu

Mode Gelap
Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta 2 Tancap Gas Digitalisasi Transaksi Emas Lewat Aplikasi Tring Tragis! Rumah Dijaminkan demi Tolong Orang, YAM Justru Dipenjara Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi Kamar 307: Malam Saat Tangan Buntung Keluar dari Kolong Ranjang Kutukan Tuyul Turunan: Kekayaan yang Dibayar dengan Nyawa Anak Sendiri Sebulan Jadi Brimob Palsu: Masuk Mako, Ikut Latihan, dan Pegang Senjata Ketahuan Gara-gara Minta Rokok

Internasional

Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal Kompak Akui Palestina: Israel Ngamuk, Rusia Santai

badge-check


					Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal resmi akui Palestina. Rusia tegaskan solusi dua negara, Israel marah, Abbas sambut gembira. Prancis segera menyusul.(Foto:Istimewa) Perbesar

Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal resmi akui Palestina. Rusia tegaskan solusi dua negara, Israel marah, Abbas sambut gembira. Prancis segera menyusul.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT – Drama Timur Tengah masuk babak baru. Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal resmi menambahkan Palestina ke daftar panjang negara yang diakui. Alasannya sederhana tapi getir: frustrasi melihat perang Gaza yang kayak sinetron gak tamat-tamat.

Pengakuan itu diumumkan para pemimpin mereka pada Minggu (21/9/2025) waktu setempat. Menurut Reuters, langkah ini dimaksudkan untuk mendorong jalan keluar yang sejak dulu jadi bahan pidato internasional: solusi dua negara.

Rusia, lewat juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, merespons dengan santai tapi tegas. “Kami tetap berkomitmen pada resolusi fundamental Dewan Keamanan PBB dan tetap berkomitmen pada posisi internasional tentang kemungkinan penyelesaian masalah Palestina-Israel berdasarkan pendekatan dua negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Ini tetap menjadi pendekatan kami, dan kami meyakini bahwa ini adalah satu-satunya cara yang mungkin untuk menemukan solusi bagi konflik yang sangat kompleks dan telah berlangsung lama ini, yang kini mungkin berada dalam tahap paling akut dan tragis dalam sejarahnya.”

Kalau dicatat, keputusan empat negara Barat itu cukup mengejutkan. Soalnya, mereka biasanya dikenal satu barisan dengan Israel. Tapi kali ini, mereka ikut barisan lebih dari 140 negara yang sudah lebih dulu mengakui Palestina. Rusia sendiri? Sudah sejak lama mengakui.

Nah, dari pihak Israel, reaksinya jelas: marah besar. PM Benjamin Netanyahu menyebut pengakuan itu sebagai “hadiah besar bagi terorisme”. Ia menegaskan, “Negara Palestina tidak akan didirikan di sebelah barat Sungai Yordan.”

Sementara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menyambutnya dengan lapang dada. Menurutnya, pengakuan ini bisa membuka jalan bagi “negara Palestina untuk hidup berdampingan dengan negara Israel dalam keamanan, perdamaian, dan hubungan bertetangga yang baik.”

Tak cukup sampai di situ, Prancis kabarnya juga akan ikut mengakui Palestina pekan ini. Agenda resminya bakal diumumkan di forum Sidang Majelis Umum PBB di New York. Kalau benar terjadi, daftar negara pendukung Palestina makin panjang, dan tekanan diplomasi ke Israel makin kencang.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Heboh! Perempuan Turki Ngaku Anak Kandung Donald Trump, Tantang Tes DNA

4 Februari 2026 - 15:43 WIB

32 Warga Tewas, Gencatan Senjata Gaza Resmi Jadi Lelucon Berdarah

1 Februari 2026 - 06:31 WIB

Baru Tiga Bulan Menjabat, PM Jepang Sudah Membubarkan DPR dan Menantang Pemilu

28 Januari 2026 - 14:05 WIB

Qatar Tegaskan AS Tak Berhak Mengatur Kawasan Teluk Meski Miliki Pangkalan Militer

22 Januari 2026 - 05:52 WIB

Kisah Mpok Pipit, ART Indonesia di Rumah Cristiano Ronaldo dengan Gaji Fantastis

2 Januari 2026 - 10:21 WIB

Trending di Internasional