Menu

Mode Gelap
Launching Media Kontra Narasi, Survei HAI Catat Kepercayaan Publik terhadap Polri 78,3 Persen Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten dan Pindah dari TNI AL ke AD Sidang Brigadir Nurhadi, Jaksa Ungkap Petunjuk Motif dari Kesaksian MALAM JUMAT KLIWON: YANG BANGKIT DARI KUBUR TIDAK SELALU MAYIT Kisah Horor Rumah Tanpa Bayangan Jejak Angka di Laporan Pelindo: Gaji dan Bonus Arman Depari Rp3,2 Miliar

Internasional

Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal Kompak Akui Palestina: Israel Ngamuk, Rusia Santai

badge-check


					Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal resmi akui Palestina. Rusia tegaskan solusi dua negara, Israel marah, Abbas sambut gembira. Prancis segera menyusul.(Foto:Istimewa) Perbesar

Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal resmi akui Palestina. Rusia tegaskan solusi dua negara, Israel marah, Abbas sambut gembira. Prancis segera menyusul.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT – Drama Timur Tengah masuk babak baru. Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal resmi menambahkan Palestina ke daftar panjang negara yang diakui. Alasannya sederhana tapi getir: frustrasi melihat perang Gaza yang kayak sinetron gak tamat-tamat.

Pengakuan itu diumumkan para pemimpin mereka pada Minggu (21/9/2025) waktu setempat. Menurut Reuters, langkah ini dimaksudkan untuk mendorong jalan keluar yang sejak dulu jadi bahan pidato internasional: solusi dua negara.

Rusia, lewat juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, merespons dengan santai tapi tegas. “Kami tetap berkomitmen pada resolusi fundamental Dewan Keamanan PBB dan tetap berkomitmen pada posisi internasional tentang kemungkinan penyelesaian masalah Palestina-Israel berdasarkan pendekatan dua negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Ini tetap menjadi pendekatan kami, dan kami meyakini bahwa ini adalah satu-satunya cara yang mungkin untuk menemukan solusi bagi konflik yang sangat kompleks dan telah berlangsung lama ini, yang kini mungkin berada dalam tahap paling akut dan tragis dalam sejarahnya.”

Kalau dicatat, keputusan empat negara Barat itu cukup mengejutkan. Soalnya, mereka biasanya dikenal satu barisan dengan Israel. Tapi kali ini, mereka ikut barisan lebih dari 140 negara yang sudah lebih dulu mengakui Palestina. Rusia sendiri? Sudah sejak lama mengakui.

Nah, dari pihak Israel, reaksinya jelas: marah besar. PM Benjamin Netanyahu menyebut pengakuan itu sebagai “hadiah besar bagi terorisme”. Ia menegaskan, “Negara Palestina tidak akan didirikan di sebelah barat Sungai Yordan.”

Sementara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menyambutnya dengan lapang dada. Menurutnya, pengakuan ini bisa membuka jalan bagi “negara Palestina untuk hidup berdampingan dengan negara Israel dalam keamanan, perdamaian, dan hubungan bertetangga yang baik.”

Tak cukup sampai di situ, Prancis kabarnya juga akan ikut mengakui Palestina pekan ini. Agenda resminya bakal diumumkan di forum Sidang Majelis Umum PBB di New York. Kalau benar terjadi, daftar negara pendukung Palestina makin panjang, dan tekanan diplomasi ke Israel makin kencang.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Mpok Pipit, ART Indonesia di Rumah Cristiano Ronaldo dengan Gaji Fantastis

2 Januari 2026 - 10:21 WIB

NATO Baca Sinyal Bahaya: Taiwan Bergejolak, Eropa Terancam Eskalasi Rusia

31 Desember 2025 - 10:33 WIB

Ramalan Kiamat Ebo Noah Meleset: Klarifikasi, Donasi, dan Mobil Mewah

28 Desember 2025 - 07:00 WIB

Rahasia Jaringan ISIS Paris Terbongkar: Laporan Penyamaran Jurnalis Selama Enam Bulan

28 Desember 2025 - 06:42 WIB

Kim Jong-un Sebut Israel Proyek Teror Buatan Amerika Serikat

23 Desember 2025 - 11:42 WIB

Trending di Internasional