Menu

Mode Gelap
AI Haus Air, Inggris Mulai Ketar-ketir: Data Center Bisa Jadi Mesin Penguras Cadangan Air Bersih Maaf Sudah, Laporan Jalan Terus: MIO Indonesia Ikut Polisikan Hotman Paris Usai Ucapan ke Wartawan Foto Juara Spanyol Diduga Hapus Donald Trump? Internet Langsung Sibuk Jadi Ahli Forensik Digital Pemerintah Resmi Ubah Status Ojol Jadi Pelaku UMKM, Perpres Masuki Tahap Final Yerikho Manurung Dorong Penguatan Tata Kelola Maritim demi Keselamatan Pelayaran Spanyol Akui Palestina, Sikap Tegas Pedro Sánchez Picu Ketegangan dengan Israel

Internasional

Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal Kompak Akui Palestina: Israel Ngamuk, Rusia Santai

badge-check

Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal resmi akui Palestina. Rusia tegaskan solusi dua negara, Israel marah, Abbas sambut gembira. Prancis segera menyusul.(Foto:Istimewa) Perbesar

Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal resmi akui Palestina. Rusia tegaskan solusi dua negara, Israel marah, Abbas sambut gembira. Prancis segera menyusul.(Foto:Istimewa)

PRABA INSIGHT – Drama Timur Tengah masuk babak baru. Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal resmi menambahkan Palestina ke daftar panjang negara yang diakui. Alasannya sederhana tapi getir: frustrasi melihat perang Gaza yang kayak sinetron gak tamat-tamat.

Pengakuan itu diumumkan para pemimpin mereka pada Minggu (21/9/2025) waktu setempat. Menurut Reuters, langkah ini dimaksudkan untuk mendorong jalan keluar yang sejak dulu jadi bahan pidato internasional: solusi dua negara.

Rusia, lewat juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, merespons dengan santai tapi tegas. “Kami tetap berkomitmen pada resolusi fundamental Dewan Keamanan PBB dan tetap berkomitmen pada posisi internasional tentang kemungkinan penyelesaian masalah Palestina-Israel berdasarkan pendekatan dua negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Ini tetap menjadi pendekatan kami, dan kami meyakini bahwa ini adalah satu-satunya cara yang mungkin untuk menemukan solusi bagi konflik yang sangat kompleks dan telah berlangsung lama ini, yang kini mungkin berada dalam tahap paling akut dan tragis dalam sejarahnya.”

Kalau dicatat, keputusan empat negara Barat itu cukup mengejutkan. Soalnya, mereka biasanya dikenal satu barisan dengan Israel. Tapi kali ini, mereka ikut barisan lebih dari 140 negara yang sudah lebih dulu mengakui Palestina. Rusia sendiri? Sudah sejak lama mengakui.

Nah, dari pihak Israel, reaksinya jelas: marah besar. PM Benjamin Netanyahu menyebut pengakuan itu sebagai “hadiah besar bagi terorisme”. Ia menegaskan, “Negara Palestina tidak akan didirikan di sebelah barat Sungai Yordan.”

Sementara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, menyambutnya dengan lapang dada. Menurutnya, pengakuan ini bisa membuka jalan bagi “negara Palestina untuk hidup berdampingan dengan negara Israel dalam keamanan, perdamaian, dan hubungan bertetangga yang baik.”

Tak cukup sampai di situ, Prancis kabarnya juga akan ikut mengakui Palestina pekan ini. Agenda resminya bakal diumumkan di forum Sidang Majelis Umum PBB di New York. Kalau benar terjadi, daftar negara pendukung Palestina makin panjang, dan tekanan diplomasi ke Israel makin kencang.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Spanyol Akui Palestina, Sikap Tegas Pedro Sánchez Picu Ketegangan dengan Israel

20 Juli 2026 - 20:13

Trump Sebut Israel Bisa Tamat dalam Hitungan Jam Jika Iran Punya Nuklir, Ancaman atau Jurus Negosiasi?

18 Juni 2026 - 18:44

Viral! Polisi Florida Tilang Perempuan Tanpa Tangan Kanan karena Diduga Main HP Saat Nyetir

2 Juni 2026 - 12:49

Edoardo Agnelli: Pewaris Juventus yang Masuk Islam, Dicoret dari Keluarga, lalu Tewas Misterius

26 Mei 2026 - 20:24

Patung Yesus Dirusak di Lebanon Selatan, Militer Israel Akui dan Janji Investigasi

22 April 2026 - 20:30

Trending di Internasional