Menu

Mode Gelap
Charma Afrianto Minta KPK Dalami Pengelolaan Anggaran Palembang Usai Geledah BPK Sumsel Terungkap! Kronologi Taufik Diduga Sekap dan Aniaya YTR, Semua Berawal dari Kenalan di Tinder Jokowi Turun Gunung demi PSI. Lampung Jadi Etape Pertama, Mesin Politik Sedang Dipanaskan Kepercayaan Publik ke Polri Naik, Sandri Rumanama Bilang Perubahan Itu Nyata 82,4 Persen Publik Masih Percaya Polri. Barangkali, Ini Memang Bukan Cuma Soal Angka Telepon dari Gerbong Wanita Bekasi Timur

Politik

Jelang Munas BMI, Nama Romi Syah Putra Menguat Arah Politik Muda Demokrat Ditentukan di Sini

badge-check


					Dari bursa calon ketua umum, nama Romi Syah Putra, anggota DPRD Aceh, mencuat sebagai kandidat terkuat dengan dukungan luas dari pemilik suara BMI di berbagai daerah.(Foto: doc.Istimewa) Perbesar

Dari bursa calon ketua umum, nama Romi Syah Putra, anggota DPRD Aceh, mencuat sebagai kandidat terkuat dengan dukungan luas dari pemilik suara BMI di berbagai daerah.(Foto: doc.Istimewa)

PRABA INSIGHT- Sabtu nanti, kantor DPP Partai Demokrat Jakarta bakalan lebih ramai dari biasanya. Bukan karena rapat elite partai, tapi karena anak-anak muda Demokrat lagi punya hajat besar. Bintang Muda Indonesia (BMI), organisasi sayap yang selama ini jadi kawah candradimuka kader muda Demokrat, bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) perdana.

Dan seperti pesta politik pada umumnya, yang paling ditunggu-tunggu bukan cuma pidatonya, tapi siapa yang bakal duduk di kursi ketua umum. Dari sekian banyak nama yang mampir di meja panitia, satu nama yang paling santer disebut-sebut: Romi Syah Putra, anggota DPRD Provinsi Aceh.

Politikus muda yang satu ini nggak sekadar muncul mendadak kayak jamur pas musim hujan. Romi memang sudah lama keliling daerah, bangun jaringan kader muda Demokrat dari pelosok ke pusat. Wajar kalau suara akar rumput dari berbagai provinsi solid ngasih dukungan ke dia.

“Mayoritas suara daerah sih udah ke Bang Romi. Dia dari dulu rajin turun ke bawah, ngebina anak-anak muda. Bukan tipe yang cuma nongol pas mau pemilihan doang,” kata salah satu pengurus BMI dari wilayah Sumatera, Kamis, 11 Juli 2025, yang minta identitasnya disimpan rapat-rapat. Biar aman, mungkin.

Buat kalangan internal Demokrat, Romi bukan nama asing. Track record-nya di parlemen Aceh dan konsistensinya di jalur kaderisasi bikin dia dilihat sebagai sosok yang pas buat jadi nakhoda BMI ke depan. Beberapa kader bahkan berharap Romi bisa bikin BMI lebih progresif dan nggak cuma jadi pajangan partai pas momen kampanye doang.

Tapi jangan salah, Munas BMI ini nggak melulu soal rebutan kursi ketua umum. Ini juga ajang konsolidasi besar, tempat para kader muda ngukur otot politik sekaligus ngeracik masa depan gerakan muda Demokrat. BMI sendiri dikenal sebagai tempat pertemuan antara idealisme politik anak muda dan visi besar Partai Demokrat. Kadang idealisme, kadang realistis. Kadang pula, tergantung siapa yang ngomong.

Meski panitia Munas masih rapat tutup mulut soal siapa saja kandidat resminya, suara-suara dari bawah udah lebih dulu nyanyi. Nama Romi Syah Putra makin kuat disebut-sebut sebagai yang terdepan. Kalau kata netizen, sih, tinggal nunggu waktu diumumkan secara resmi aja.

Munas BMI 12 Juli nanti jelas bakal jadi barometer arah gerakan politik muda Demokrat. Ini bukan sekadar soal regenerasi, tapi juga soal siapa yang bakal bawa tongkat estafet politik muda mercy ke babak berikutnya. Babak yang, semoga saja, lebih seru dari sekadar saling sindir di medsos.

Reporter: Deny Darmono | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jokowi Turun Gunung demi PSI. Lampung Jadi Etape Pertama, Mesin Politik Sedang Dipanaskan

26 Juni 2026 - 18:35

Saat Posisi PDIP Dipertanyakan, AHY Ingatkan Oposisi Bukan Tempat Menebar Permusuhan

23 Juni 2026 - 10:40

Yerikho Menurung: Polarisasi Politik Mengancam, Persatuan Nasional Tak Bisa Ditawar

22 Juni 2026 - 20:59

Naik Lebih dari 1.000 Persen, Pertumbuhan Harta Zita Anjani Jadi Sorotan Publik

19 Juni 2026 - 21:06

RUU Polri Dikritik Tertutup dan Tergesa, Sandri Rumanama: “Mengada-ngada Saja Itu”

19 Juni 2026 - 19:48

Trending di News