Menu

Mode Gelap
Jokowi Turun Gunung demi PSI. Lampung Jadi Etape Pertama, Mesin Politik Sedang Dipanaskan Kepercayaan Publik ke Polri Naik, Sandri Rumanama Bilang Perubahan Itu Nyata 82,4 Persen Publik Masih Percaya Polri. Barangkali, Ini Memang Bukan Cuma Soal Angka Telepon dari Gerbong Wanita Bekasi Timur Dari Gedung KPK ke Kementerian Koperasi, Mahasiswa Memburu Jawaban atas Anggaran Rp59 Triliun Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas

Regional

Razia Headphone di Lapas Narkotika Muara Beliti: Napi Ngamuk, Petugas Panik!

badge-check


					 Kepala Lapas Narkotika Muara Beliti, didampingi Kapolsek Musi Rawas (ist) Perbesar

Kepala Lapas Narkotika Muara Beliti, didampingi Kapolsek Musi Rawas (ist)

PRABA INSIGHT-Kamis (8/5/2025) pagi, suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan, mendadak panas.

Bukan karena cuaca, tapi gegara razia petugas yang bikin para narapidana mendidih. Barang terlarang ditemukan di blok tahanan, dan siapa sangka, sebuah headphone jadi biang keroknya.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, menjelaskan bahwa kerusuhan bermula saat petugas Lapas melakukan razia rutin sekitar pukul 09.45 WIB.

“Jadi dapat kami sampaikan, pada pukul 09.45 tadi, dari petugas Lapas yang ditugaskan oleh Kalapas melaksanakan razia di Lapas Narkotika Muara Beliti, jadi didapati adanya headphone,” ujarnya kepada awak media.

Siapa sangka, penemuan headphone itu malah bikin suasana memanas. Para napi ngamuk. Merasa terusik, mereka melakukan perlawanan terhadap petugas. Memangnya, apa sih spesialnya headphone di dalam Lapas? Barangkali, di dalam tembok tinggi itu, suara musik atau sekadar suara putih dari headphone jadi pelarian terakhir dari kebosanan. Tapi, aturan tetap aturan. Headphone dianggap pelanggaran.

Pihak Lapas yang melihat situasi makin liar langsung minta bantuan ke Polres Musi Rawas. Bukan main-main, bantuan datang dengan serius. Polres Musi Rawas berkoordinasi dengan Polres Lubuk Linggau, Kodim, dan Batalyon B Pelopor Petanang untuk mengamankan situasi.

“Untuk saat ini, pada pukul 11.00 tadi, Lapas sudah berhasil kami kuasai dan kami sterilkan,” ungkap AKBP Agung. “Kegiatan di Lapas saat ini sedang stand-by, sekaligus melaksanakan survei terkait dengan kerusakan yang terjadi di dalam LP,” tambahnya.

Sempat terjadi drama jalanan, jalan di depan Lapas ditutup sementara. Lalu lintas dialihkan ke kawasan Agropolitan Center Muara Beliti biar proses pengamanan nggak terganggu. Bisa dibayangkan, suasana pagi yang seharusnya tenang, malah berubah jadi panggung besar dengan sirine meraung dan petugas bersiaga penuh.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan terkait kerusakan dan barang-barang terlarang yang ditemukan dalam razia tersebut. Masih belum jelas, apakah headphone itu sekadar pemicu atau sebenarnya ada yang lebih besar di baliknya. Tapi yang jelas, razia kecil ini nyatanya bisa bikin geger satu Lapas. Siapa sangka?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Waduh! Pasien Puskesmas Rawa Tembaga Diduga Terima Obat Kedaluwarsa, Dinkes Kota Bekasi Turun Tangan!

23 Juni 2026 - 12:16

Kadisporapar Tanjungbalai Gandeng Aktivis KAMMI, Ini Tujuannya

23 Juni 2026 - 10:48

Hebat! 100 Difabel di Karawang Siap Dobrak Tembok Kaku Dunia Industri

20 Juni 2026 - 16:43

Keren! Kolaborasi LSPR, Kombas dan Lansia Jatiasih Cetak Batik di SAPA Lansia Vol. 2

20 Juni 2026 - 14:06

Dugaan Penipuan Lahan di Bekasi, Kades Sarimukti Dilaporkan ke Polisi

19 Juni 2026 - 15:26

Trending di News