Menu

Mode Gelap
Kantor Pegadaian Wilayah IX Jakarta 2 Tancap Gas Digitalisasi Transaksi Emas Lewat Aplikasi Tring Tragis! Rumah Dijaminkan demi Tolong Orang, YAM Justru Dipenjara Ketika Polri Mau Dipindah ke Kementerian, Alarm Reformasi Ikut Bunyi Kamar 307: Malam Saat Tangan Buntung Keluar dari Kolong Ranjang Kutukan Tuyul Turunan: Kekayaan yang Dibayar dengan Nyawa Anak Sendiri Sebulan Jadi Brimob Palsu: Masuk Mako, Ikut Latihan, dan Pegang Senjata Ketahuan Gara-gara Minta Rokok

Music

Thee Marloes Rilis “Harap dan Ragu”: Lagu Baru Buat Kamu yang Sering Dipukul Kenyataan Waktu

badge-check


					Thee Marloes merilis single baru “Harap dan Ragu” lewat Big Crown Records. Lagu ini mengangkat tema waktu, kehilangan, dan usia, seperti dijelaskan gitaris Sinatrya Dharaka. Bagian dari album kedua yang rilis 2026.(Istimewa) Perbesar

Thee Marloes merilis single baru “Harap dan Ragu” lewat Big Crown Records. Lagu ini mengangkat tema waktu, kehilangan, dan usia, seperti dijelaskan gitaris Sinatrya Dharaka. Bagian dari album kedua yang rilis 2026.(Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Trio soul kebanggaan Surabaya, Thee Marloes, lagi-lagi datang membawa kabar baik dan sedikit getir. Setelah bikin telinga penggemarnya betah dengan rilisan “I’d Be Lost” (Juli) dan “What’s On Your Mind” (September), mereka kini meluncurkan single terbaru berjudul “Harap dan Ragu”, yang dirilis resmi pada Senin (17/11) lewat Big Crown Records, label rekaman asal Brooklyn yang entah bagaimana bisa menangkap getaran soul khas Indonesia.

Single ini bukan sekadar pemanasan, tapi bagian dari perjalanan menuju album penuh kedua mereka yang dijadwalkan lahir pada 2026. Kalau dua rilisan sebelumnya adalah pembuka pintu, maka “Harap dan Ragu” adalah lagu yang masuk rumah, duduk, dan menatap kita dengan lembut sambil mengingatkan bahwa hidup itu rapuh, kawan.

Gitaris Thee Marloes, Sinatrya Dharaka, menjelaskan makna lagu ini dengan nada yang membuat siapa pun ingin menatap langit malam:

“Lagu ‘Harap dan Ragu’ bercerita tentang bagaimana kita tidak bisa memilih untuk terus bertambah usia, tapi waktu seolah selalu berlari mendahului. Hari ini mungkin kita masih bisa menyapa seseorang, tapi belum tentu besok. Bisa jadi kita yang pergi lebih dulu, bisa juga orang terdekat kita,” ujar Sinatrya.

Lagu ini pada dasarnya adalah tamparan manis: pengingat bahwa waktu punya gaya seenaknya, dan manusia cuma bisa ikut berjalan sambil berharap tidak terlalu tertinggal. Thee Marloes lagi-lagi berhasil meramu pesan emosional itu dengan sentuhan soul yang hangat dan penuh nostalgia cocok buat didengar di tengah malam ketika isi kepala sedang tidak sopan.

Kalau ini baru single ketiga, rasanya 2026 akan jadi tahun yang cukup sibuk buat para pemuja Thee Marloes. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Teddy Adhitya & White Chorus Lepas “Jaga Nafas”: Lagu Kontemplatif di Tengah Pembabatan Alam

20 November 2025 - 06:01 WIB

Debut di Jakarta, Tapi Ambisinya Mendunia: Siapa Sebenarnya PAPION?

7 Agustus 2025 - 10:45 WIB

‘Kenali, Pahami, Empati’: Album Baru SIVIA yang Dibumbui Amarah dan Proses Menjadi Manusia

30 Juli 2025 - 07:48 WIB

Thomas Gigi Rilis Single Baru, Gandeng Soleh Solihun: Hidup Emang Nggak Pernah Bisa Direncanain

23 Juni 2025 - 06:43 WIB

“Nadhif (Laman Berikutnya)”: Ketika Mantan Nggak Bisa Balik, Tapi Lagunya Bisa

20 Juni 2025 - 05:04 WIB

Trending di Music