Menu

Mode Gelap
Bocoran Proposal Damai AS Ditolak Iran, Jurang Kepentingan Kian Terbuka Koalisi Sipil Desak Proses Hukum Kepala BAIS dan Peradilan Umum dalam Kasus Andrie Yunus Pesan Pramono ke Pendatang: Jakarta Bukan Tempat Coba Nasib Tanpa Skill Kasus Andrie Yunus Memanas: 4 Prajurit BAIS Ditahan, Isu Kabais Mundur Mencuat di Tengah Penyidikan iOS 26.4 Hadir, Fitur Keamanan iPhone Kini Bikin Maling Ketar-ketir Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana, Perempuan Diamankan usai Lepas Sepatu

Music

Thee Marloes Rilis “Harap dan Ragu”: Lagu Baru Buat Kamu yang Sering Dipukul Kenyataan Waktu

badge-check


					Thee Marloes merilis single baru “Harap dan Ragu” lewat Big Crown Records. Lagu ini mengangkat tema waktu, kehilangan, dan usia, seperti dijelaskan gitaris Sinatrya Dharaka. Bagian dari album kedua yang rilis 2026.(Istimewa) Perbesar

Thee Marloes merilis single baru “Harap dan Ragu” lewat Big Crown Records. Lagu ini mengangkat tema waktu, kehilangan, dan usia, seperti dijelaskan gitaris Sinatrya Dharaka. Bagian dari album kedua yang rilis 2026.(Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Trio soul kebanggaan Surabaya, Thee Marloes, lagi-lagi datang membawa kabar baik dan sedikit getir. Setelah bikin telinga penggemarnya betah dengan rilisan “I’d Be Lost” (Juli) dan “What’s On Your Mind” (September), mereka kini meluncurkan single terbaru berjudul “Harap dan Ragu”, yang dirilis resmi pada Senin (17/11) lewat Big Crown Records, label rekaman asal Brooklyn yang entah bagaimana bisa menangkap getaran soul khas Indonesia.

Single ini bukan sekadar pemanasan, tapi bagian dari perjalanan menuju album penuh kedua mereka yang dijadwalkan lahir pada 2026. Kalau dua rilisan sebelumnya adalah pembuka pintu, maka “Harap dan Ragu” adalah lagu yang masuk rumah, duduk, dan menatap kita dengan lembut sambil mengingatkan bahwa hidup itu rapuh, kawan.

Gitaris Thee Marloes, Sinatrya Dharaka, menjelaskan makna lagu ini dengan nada yang membuat siapa pun ingin menatap langit malam:

“Lagu ‘Harap dan Ragu’ bercerita tentang bagaimana kita tidak bisa memilih untuk terus bertambah usia, tapi waktu seolah selalu berlari mendahului. Hari ini mungkin kita masih bisa menyapa seseorang, tapi belum tentu besok. Bisa jadi kita yang pergi lebih dulu, bisa juga orang terdekat kita,” ujar Sinatrya.

Lagu ini pada dasarnya adalah tamparan manis: pengingat bahwa waktu punya gaya seenaknya, dan manusia cuma bisa ikut berjalan sambil berharap tidak terlalu tertinggal. Thee Marloes lagi-lagi berhasil meramu pesan emosional itu dengan sentuhan soul yang hangat dan penuh nostalgia cocok buat didengar di tengah malam ketika isi kepala sedang tidak sopan.

Kalau ini baru single ketiga, rasanya 2026 akan jadi tahun yang cukup sibuk buat para pemuja Thee Marloes. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penuh Makna, Video Musik “Ada Titik-Titik di Ujung Doa” dari Sal Priadi Tampilkan Pergulatan Batin Seorang Ayah

12 Maret 2026 - 06:14 WIB

Band Soul Surabaya Thee Marloes Lepas Single ‘Under The Silver Moon’, Album Kedua Rilis Mei

9 Maret 2026 - 13:59 WIB

Isyana Sarasvati Bersama Roseter REDROSE Records Rilis Single “Tunggu Aku”

20 Februari 2026 - 11:59 WIB

Teddy Adhitya & White Chorus Lepas “Jaga Nafas”: Lagu Kontemplatif di Tengah Pembabatan Alam

20 November 2025 - 06:01 WIB

Debut di Jakarta, Tapi Ambisinya Mendunia: Siapa Sebenarnya PAPION?

7 Agustus 2025 - 10:45 WIB

Trending di Music