Menu

Mode Gelap
82,4 Persen Publik Masih Percaya Polri. Barangkali, Ini Memang Bukan Cuma Soal Angka Telepon dari Gerbong Wanita Bekasi Timur Dari Gedung KPK ke Kementerian Koperasi, Mahasiswa Memburu Jawaban atas Anggaran Rp59 Triliun Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas Waduh! Pasien Puskesmas Rawa Tembaga Diduga Terima Obat Kedaluwarsa, Dinkes Kota Bekasi Turun Tangan! Kapolri Angkat Tangan soal Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: “Sudah Bukan Kewenangan Polri”

Music

Thee Marloes Rilis “Harap dan Ragu”: Lagu Baru Buat Kamu yang Sering Dipukul Kenyataan Waktu

badge-check


					Thee Marloes merilis single baru “Harap dan Ragu” lewat Big Crown Records. Lagu ini mengangkat tema waktu, kehilangan, dan usia, seperti dijelaskan gitaris Sinatrya Dharaka. Bagian dari album kedua yang rilis 2026.(Istimewa) Perbesar

Thee Marloes merilis single baru “Harap dan Ragu” lewat Big Crown Records. Lagu ini mengangkat tema waktu, kehilangan, dan usia, seperti dijelaskan gitaris Sinatrya Dharaka. Bagian dari album kedua yang rilis 2026.(Istimewa)

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Trio soul kebanggaan Surabaya, Thee Marloes, lagi-lagi datang membawa kabar baik dan sedikit getir. Setelah bikin telinga penggemarnya betah dengan rilisan “I’d Be Lost” (Juli) dan “What’s On Your Mind” (September), mereka kini meluncurkan single terbaru berjudul “Harap dan Ragu”, yang dirilis resmi pada Senin (17/11) lewat Big Crown Records, label rekaman asal Brooklyn yang entah bagaimana bisa menangkap getaran soul khas Indonesia.

Single ini bukan sekadar pemanasan, tapi bagian dari perjalanan menuju album penuh kedua mereka yang dijadwalkan lahir pada 2026. Kalau dua rilisan sebelumnya adalah pembuka pintu, maka “Harap dan Ragu” adalah lagu yang masuk rumah, duduk, dan menatap kita dengan lembut sambil mengingatkan bahwa hidup itu rapuh, kawan.

Gitaris Thee Marloes, Sinatrya Dharaka, menjelaskan makna lagu ini dengan nada yang membuat siapa pun ingin menatap langit malam:

“Lagu ‘Harap dan Ragu’ bercerita tentang bagaimana kita tidak bisa memilih untuk terus bertambah usia, tapi waktu seolah selalu berlari mendahului. Hari ini mungkin kita masih bisa menyapa seseorang, tapi belum tentu besok. Bisa jadi kita yang pergi lebih dulu, bisa juga orang terdekat kita,” ujar Sinatrya.

Lagu ini pada dasarnya adalah tamparan manis: pengingat bahwa waktu punya gaya seenaknya, dan manusia cuma bisa ikut berjalan sambil berharap tidak terlalu tertinggal. Thee Marloes lagi-lagi berhasil meramu pesan emosional itu dengan sentuhan soul yang hangat dan penuh nostalgia cocok buat didengar di tengah malam ketika isi kepala sedang tidak sopan.

Kalau ini baru single ketiga, rasanya 2026 akan jadi tahun yang cukup sibuk buat para pemuja Thee Marloes. (Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Swarm Lepas “Amayadori”, Lagu Tentang Berdamai dengan Hidup Setelah Dihantam Badai Kesalahan

14 Juni 2026 - 19:34

The Candle Light Children Comeback Lewat “Mangoes”, Lagu Tentang Lari dari Masalah yang Ujungnya Balik Lagi

25 April 2026 - 10:56

Comeback Setelah 3 Tahun Vakum, GADIS Lepas “Kuingin Mencoba” dan Siap Bangkitkan RnB Indonesia

25 April 2026 - 10:46

Masih Eksis! Novi Ayla KDI Gandeng Hadad Alwi Konser Religi Hingga ke Hongkong

6 April 2026 - 08:59

Penuh Makna, Video Musik “Ada Titik-Titik di Ujung Doa” dari Sal Priadi Tampilkan Pergulatan Batin Seorang Ayah

12 Maret 2026 - 06:14

Trending di Music