Menu

Mode Gelap
Mobil Setan: Penumpang yang Tak Pernah Turun Bocoran Proposal Damai AS Ditolak Iran, Jurang Kepentingan Kian Terbuka Koalisi Sipil Desak Proses Hukum Kepala BAIS dan Peradilan Umum dalam Kasus Andrie Yunus Pesan Pramono ke Pendatang: Jakarta Bukan Tempat Coba Nasib Tanpa Skill Kasus Andrie Yunus Memanas: 4 Prajurit BAIS Ditahan, Isu Kabais Mundur Mencuat di Tengah Penyidikan iOS 26.4 Hadir, Fitur Keamanan iPhone Kini Bikin Maling Ketar-ketir

News

Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa Cerai: Pisah dengan Tenang, Bukan dengan Drama

badge-check


					Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa resmi bercerai dengan damai. Mereka sepakat berpisah tanpa drama, menekankan kejujuran dan rasa hormat dalam perpisahan.(Foto: Ist) Perbesar

Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa resmi bercerai dengan damai. Mereka sepakat berpisah tanpa drama, menekankan kejujuran dan rasa hormat dalam perpisahan.(Foto: Ist)

PRABA INSIGHT – JAKARTA – Perceraian di dunia selebritas biasanya datang dengan bumbu: air mata, sindiran halus di Instagram Story, atau unfollow-unfollow-an yang bikin netizen jadi detektif dadakan. Tapi kali ini, Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa memilih jalan berbeda lebih kalem, lebih dewasa, dan entah kenapa, terasa seperti menonton ending film yang terlalu tenang untuk disebut “tragis”.

Pada Rabu (29/10/2025), pasangan ini resmi mengumumkan bahwa mereka sudah sepakat untuk berpisah. Bukan lewat jumpa pers penuh tisu dan kamera, tapi melalui unggahan Instagram yang estetik: hitam-putih, minimalis, dan penuh kata-kata bijak.

“Setelah perjalanan panjang dan penuh pemikiran, kami sepakat menempuh jalan yang terpisah. Bukan karena amarah, tapi dari cinta, kejujuran, dan kedamaian,” tulis mereka berdua, seolah memberi pelajaran tentang bagaimana berpisah tanpa perlu menghancurkan satu sama lain.

Yang menarik, mereka juga menyelipkan kalimat yang bikin netizen mikir dua kali sebelum berkomentar nyinyir:

“Kalau pernikahan dimulai dengan cinta dan kebaikan, maka perceraian harus diakhiri dengan rasa hormat dan keanggunan.”

Sabrina dan Deddy bahkan masih sempat mengucapkan terima kasih satu sama lain dan berjanji akan tetap saling mendoakan. Tidak ada kalimat “semoga dia bahagia dengan pilihannya” yang pasif-agresif, tidak ada sindiran manis tapi pedas. Hanya kalimat tulus, yang kalau dibacakan dengan musik instrumental di belakangnya, bisa membuat siapa pun menghela napas panjang.

Sebagai tambahan, Pengadilan Agama Tigaraksa sebelumnya sudah membenarkan bahwa Sabrina mendaftarkan gugatan cerai pada 16 Oktober 2025. Namun, pihak pengadilan memilih untuk tidak membocorkan detail apa pun mungkin karena yang satu ini memang bukan perceraian yang ingin dijadikan tontonan publik.

Deddy dan Sabrina sudah menunjukkan bahwa berakhir tidak selalu berarti gagal. Kadang, perpisahan justru adalah bentuk paling jujur dari cinta cinta yang tahu kapan harus berhenti agar tidak berubah jadi luka.(van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koalisi Sipil Desak Proses Hukum Kepala BAIS dan Peradilan Umum dalam Kasus Andrie Yunus

26 Maret 2026 - 08:20 WIB

Pesan Pramono ke Pendatang: Jakarta Bukan Tempat Coba Nasib Tanpa Skill

26 Maret 2026 - 07:29 WIB

Kasus Andrie Yunus Memanas: 4 Prajurit BAIS Ditahan, Isu Kabais Mundur Mencuat di Tengah Penyidikan

26 Maret 2026 - 07:15 WIB

Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana, Perempuan Diamankan usai Lepas Sepatu

25 Maret 2026 - 09:23 WIB

BYD Nyemplung ke Kolam Bundaran HI: Antara Google Maps, Grogi, dan Realita Sopir Baru

25 Maret 2026 - 09:05 WIB

Trending di News