Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

Ekonomi

Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 Luncurkan MPL 2026, Bantu Warga dan Dorong UMKM

badge-check

Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 meluncurkan program MPL 2026 dengan menyalurkan bantuan makanan dari UMKM lokal untuk masyarakat, sekaligus mendorong ekonomi pelaku usaha kecil.(Istimewa) Perbesar

Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 meluncurkan program MPL 2026 dengan menyalurkan bantuan makanan dari UMKM lokal untuk masyarakat, sekaligus mendorong ekonomi pelaku usaha kecil.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTAKadang, perubahan besar itu nggak selalu datang dari hal yang ribet. Bisa jadi, ia berawal dari sesuatu yang sederhana: sepiring makanan hangat yang sampai ke tangan orang yang tepat.

Barangkali itu juga yang sedang dilakukan oleh PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 lewat program Pegadaian Peduli Mengetuk Pintu Langit (MPL) 2026. Program ini bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi juga upaya merajut hubungan yang sering kali renggang: antara perusahaan, masyarakat, dan pelaku usaha kecil.

Lewat MPL, Pegadaian tidak asal membagikan bantuan. Makanan yang dibagikan justru dibeli dari mitra binaan, nasabah, hingga pelaku UMKM di sekitar kantor cabang. Jadi, sebelum sampai ke penerima manfaat, bantuan itu sudah lebih dulu “menghidupi” dapur-dapur kecil milik para pelaku usaha.

Dengan kata lain, satu program ini seperti kena dua sasaran sekaligus: orang yang butuh makan terbantu, UMKM pun tetap punya alasan untuk menyalakan kompor setiap hari.

Program ini dijalankan oleh karyawan dari 52 kantor cabang di bawah Kanwil IX Jakarta 2. Wilayahnya pun tidak kecil dari Cirendeu, Kalideres, Kebayoran Baru, sampai Tanjung Priok dan Tangerang. Cukup luas untuk memastikan bahwa bantuan ini tidak berhenti di satu titik saja.

Pemimpin Kanwil IX Pegadaian, Maryono, menyebut bahwa langkah ini bukan sekadar formalitas program sosial tahunan.

“Ini adalah bagian dari upaya kami dalam mendukung SDGs, khususnya dalam menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera bagi masyarakat,” ujar Maryono.

Program ini berjalan dalam dua gelombang: Februari hingga April, lalu dilanjutkan lagi pada September sampai November. Penyalurannya dilakukan rutin setiap bulan, dibungkus dalam kegiatan yang diberi nama cukup akrab: “Jumat Berkah”.

Di balik nama yang sederhana itu, ada proses yang sebenarnya cukup serius. Setiap kantor cabang harus mengkurasi makanan dari UMKM lokal, memastikan kualitasnya layak, lalu mendistribusikannya langsung ke masyarakat. Semuanya dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dua istilah yang sering terdengar kaku, tapi penting supaya bantuan tidak salah alamat.

Pada akhirnya, program seperti MPL ini mungkin tidak akan langsung mengubah dunia. Tapi setidaknya, ia bisa memastikan bahwa di satu sudut kota, ada orang yang tidak perlu terlalu khawatir soal makan hari itu.

Dan di sudut lain, ada pelaku UMKM yang tetap bisa berjualan, karena ada yang percaya pada dagangannya.

Kadang, memang sesederhana itu: membantu tanpa banyak suara, tapi dampaknya terasa.(van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada

7 Agustus 2026 - 18:14

Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

7 Agustus 2026 - 17:48

JakOne Mobile Bikin Bank Jakarta Panen Penghargaan, Bukti Transformasi Digital Bukan Sekadar Gimmick

4 Agustus 2026 - 11:11

Pemerintah Resmi Ubah Status Ojol Jadi Pelaku UMKM, Perpres Masuki Tahap Final

21 Juli 2026 - 18:33

Sahabat MUI Kota Bekasi Gelar Raker I, Desak Pengawasan LGBT dan Narkoba

15 Juli 2026 - 13:11

Trending di Ekonomi