Menu

Mode Gelap
Argentina Hampir Pulang Duluan, Lalu Ingat Masih Punya Messi: Mesir Dipaksa Menelan Comeback 3-2 Blackout Listrik dan Jejak Dugaan Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun yang Kini Diusut Polri Ubedilah Badrun: Selama Penegak Hukum Masih Terhubung ke Politik, Sulit Berharap Penegakan Hukum Benar-Benar Independen GMNI DKI Bongkar Sisi Gelap Koperasi Merah Putih: Dari Dalih Pemberdayaan hingga Dugaan Monopoli Rp240 Triliun ASICS Football Summer Camp 2026: Tempat Mimpi Pesepak Bola Muda Indonesia Mulai Dirawat Drama Amplop ke Raja Juli: Dari SHU KUD, Singgah di Kementerian, Lalu Pulang Lagi Sebelum OTT

Sport

Argentina Hampir Pulang Duluan, Lalu Ingat Masih Punya Messi: Mesir Dipaksa Menelan Comeback 3-2

badge-check

Argentina menciptakan comeback dramatis usai tertinggal 0-2 dari Mesir sebelum menang 3-2 di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Messi, Romero, dan Enzo Fernández membawa Albiceleste lolos ke perempat final.(Istimewa) Perbesar

Argentina menciptakan comeback dramatis usai tertinggal 0-2 dari Mesir sebelum menang 3-2 di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Messi, Romero, dan Enzo Fernández membawa Albiceleste lolos ke perempat final.(Istimewa)

PRABAINSIGHT.COM – Ada satu pelajaran yang kembali diajarkan Argentina di Piala Dunia 2026: jangan buru-buru menulis obituari untuk tim yang masih diperkuat Lionel Messi.

Bermain di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026), Argentina dibuat kelimpungan oleh Mesir. Bukan cuma ditekan, mereka juga dipaksa mengejar ketertinggalan dua gol sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi kemenangan dramatis 3-2 dan mengamankan tiket ke perempat final.

Kalau ada penghargaan untuk tim yang paling berani menantang juara bertahan, Mesir layak masuk nominasi.

Mesir Datang Bukan Sekadar Jadi Pelengkap

Sejak menit awal, Mesir tampil tanpa rasa minder. Mereka tidak sibuk bertahan di depan kotak penalti sambil berharap keajaiban datang. Sebaliknya, mereka berani menyerang.

Keberanian itu membuahkan hasil pada menit ke-15. Sundulan Yasser Ibrahim membuat Argentina terdiam dan Mesir unggul 1-0.

Masalah Argentina belum selesai. Mereka sempat memperoleh hadiah penalti yang seharusnya bisa menjadi jalan keluar tercepat. Namun, Lionel Messi gagal menjalankan misi tersebut setelah tendangannya berhasil dibaca dan ditepis Mostafa Shobeir.

Skor 1-0 bertahan hingga jeda. Bagi Argentina, babak pertama terasa seperti mimpi buruk yang terlalu panjang.

Saat Skor 0-2, Banyak yang Mulai Ragu

Babak kedua justru diawali dengan kabar yang lebih buruk untuk Albiceleste.

Mostafa Ziko mencetak gol pada menit ke-67 dan membuat Mesir menjauh 2-0. Di titik ini, banyak yang mungkin mulai berpikir cerita Argentina di Piala Dunia 2026 akan selesai lebih cepat dari perkiraan.

Masalahnya, Argentina rupanya belum selesai menulis naskah pertandingan.

Mental Juara Itu Ternyata Masih Ada

Cristian Romero membuka jalan kebangkitan lewat gol pada menit ke-79. Gol itu bukan sekadar memperkecil ketertinggalan, tetapi juga mengubah arah pertandingan.

Empat menit berselang, Messi akhirnya menebus kegagalannya dari titik penalti. Gol pada menit ke-83 membuat skor berubah menjadi 2-2 dan mengembalikan kepercayaan diri Argentina.

Ketika pertandingan tampak akan memasuki babak tambahan waktu, Enzo Fernández memastikan kisah comeback ini memiliki akhir yang sempurna.

Golnya pada menit ke-90+3 membungkam perlawanan Mesir sekaligus memastikan kemenangan Argentina 3-2.

Sepak Bola Selalu Punya Cara Mengejutkan

Mesir pantas pulang dengan kepala tegak. Mereka berhasil membuat juara bertahan berada di ujung tanduk selama lebih dari 70 menit. Hanya saja, menghadapi Argentina berarti harus bertahan sampai peluit panjang berbunyi. Lengah beberapa menit saja bisa membuat semua kerja keras selama pertandingan menguap begitu saja.

Bagi Argentina, kemenangan ini bukan sekadar tiket ke perempat final. Ini juga menjadi pengingat bahwa tim sebesar mereka kadang memang harus dibuat panik lebih dulu sebelum mengeluarkan versi terbaiknya.

Dan bagi Lionel Messi, malam di Atlanta menjadi bukti bahwa satu kegagalan dari titik penalti tidak selalu menentukan akhir cerita. Sebab, sepak bola memang lebih menyukai plot twist daripada jalan cerita yang mudah ditebak.

Hasil Akhir

Argentina 3-2 Mesir

Pencetak gol:

  • Mesir: Yasser Ibrahim (15’), Mostafa Ziko (67’)
  • Argentina: Cristian Romero (79’), Lionel Messi (83’), Enzo Fernández (90+3’)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

ASICS Football Summer Camp 2026: Tempat Mimpi Pesepak Bola Muda Indonesia Mulai Dirawat

7 Juli 2026 - 11:47

Gol Menit 90+1 Jadi Vonis Portugal, Spanyol Kirim Cristiano Ronaldo Pulang dari Piala Dunia 2026

7 Juli 2026 - 04:13

Brasil Kembali Tersingkir oleh Norwegia, Haaland Hidupkan Sejarah Piala Dunia

6 Juli 2026 - 19:06

Mau Adu Skill Sama Luís Figo? Pesta Bola HGI 2026 Buka Jalan Buat yang Nggak Cuma Jago Nonton Bola

30 Juni 2026 - 00:01

Spitze Sentosa Indonesia Punya Resep Bikin Kantor Betah: Badminton Bareng Tanpa Sekat Jabatan

29 Juni 2026 - 18:21

Trending di Sport