PRABAINSIGHT.COM, KOTA BEKASI – Menjalankan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih di hari kemerdekaan bukan perkara gampang. Ada beban mental, latihan fisik tanpa kenal lelah, hingga ekspektasi tinggi yang mengendap di pundak para anggota pasukan. Maka wajar saja kalau momen purna tugas pengibaran bendera, selalu diwarnai emosi yang meluap-luap.
Pemandangan haru itu tersaji usai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Sekolah Yayasan Fisabilillah, Pondok Melati, Kota Bekasi. Tangis bahagia dan pelukan hangat saling bertukar antar sesama anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka), setelah Sang Merah Putih berkibar sempurna di tiang tertinggi.
Sebanyak 60 pelajar gabungan tingkat SMP dan SMA Yayasan Fisabilillah, sukses menyajikan formasi pengibaran yang tangkas, presisi, dan penuh kedisiplinan, pada Senin (17/8/2026)

“Kami sangat terharu dan bangga bisa menjalankan tugas pengibaran bendera Merah Putih ini dengan lancar. Persiapan dan latihan disiplin yang kami jalani selama ini akhirnya terbayar tuntas,” ujar salah satu pengibar bendera, Hikmal Abror, di lokasi acara.
Hikmal tak menampik, bahwa ketegangan sempat menyelimuti seluruh anggota pasukan sebelum memasuki lapangan upacara. Namun, gemblengan latihan rutin dan soliditas tim, berhasil mengikis keraguan mereka saat mengapit sang saka.
“Rasa gugup tentu ada, tetapi modal kekompakan dan semangat patriotisme membuat kami bisa fokus memberikan penampilan terbaik demi mengibarkan Sang Merah Putih di hari kemerdekaan ini,” tutur Hikmal.
Kolaborasi Lintas Jenjang dan Atraksi Formasi Unik
Semarak detik-detik Proklamasi Kemerdekaan di Yayasan Fisabilillah tahun ini terasa makin spesial, lantaran melibatkan barisan murid dari jenjang SDIT hingga MI. Anak-anak Sekolah Dasar ini dipercaya mengemban tugas penting, mulai dari paduan suara, pembacaan teks proklamasi, hingga korps pengiring drum band.

Tak berhenti di situ, usai prosesi pengibaran bendera yang khidmat selesai digelar, lapangan upacara mendadak riuh oleh aksi pertunjukan variasi formasi dari tim Paskibra Brisufi.
Uniknya, mereka membawakan atraksi koreografi Paskibra bertema kepemimpinan Raja Henry V dan fragmen sejarah Perang Agincourt. Kolaborasi disiplin baris-berbaris dan seni pertunjukan ini menjadi penutup manis, rangkaian peringatan Kemerdekaan RI di lingkungan sekolah tersebut.








