Menu

Mode Gelap
Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas Waduh! Pasien Puskesmas Rawa Tembaga Diduga Terima Obat Kedaluwarsa, Dinkes Kota Bekasi Turun Tangan! Kapolri Angkat Tangan soal Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: “Sudah Bukan Kewenangan Polri” Garuda di Dadaku Ramaikan Jakarta Fair 2026, Keanu Azka dan Quinn Salman Diserbu Penggemar Cilik MILKLAB Ajak Pecinta Kopi Keliling Kafe Jakarta, Berburu Signature Drink Sambil Koleksi Hadiah Demo Dukung MBG di Monas: Dapat Wajan Baru dan Uang Transport 100 ribuan, Uangnya dari Mana?

News

Bahlil: Stok BBM Nasional Masih Aman, Pemerintah Klaim Cukup untuk 20 Hari ke Depan

badge-check


					Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional masih aman dan cukup hingga 20 hari ke depan. Pemerintah terus memantau dampak geopolitik global terhadap pasokan energi Indonesia. Perbesar

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional masih aman dan cukup hingga 20 hari ke depan. Pemerintah terus memantau dampak geopolitik global terhadap pasokan energi Indonesia.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Kalau kamu sempat khawatir gara-gara isu geopolitik global yang makin panas terutama yang berseliweran dari Timur Tengah tenang dulu. Pemerintah memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih aman. Bahkan menurut hitungan terbaru, cadangannya diperkirakan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional sekitar 20 hari ke depan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Ia merespons berbagai pertanyaan mengenai kemungkinan dampak ketegangan geopolitik global terhadap ketahanan energi Indonesia.

Menurut Bahlil, hingga saat ini pasokan BBM di dalam negeri masih stabil. Pemerintah juga belum melihat adanya gangguan serius yang bisa mengacaukan distribusi energi bagi masyarakat. Dengan kata lain, situasinya masih terkendali belum ada alasan untuk panik.

Meski begitu, pemerintah tidak serta-merta santai. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman. Salah satu langkahnya adalah memperkuat koordinasi dengan Dewan Energi Nasional (DEN) agar potensi dampak dari dinamika global bisa diantisipasi sejak dini.

Maklum saja, situasi geopolitik di Timur Tengah belakangan kembali menjadi sorotan dunia. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu jalur paling strategis dalam perdagangan minyak global. Jika terjadi gangguan di sana, efeknya bisa terasa sampai ke banyak negara, termasuk Indonesia.

Namun untuk saat ini, pemerintah menegaskan distribusi dan ketersediaan BBM di Tanah Air masih berjalan normal. Karena itu masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Intinya sederhana: selama rantai pasokan masih terjaga dan stok berada dalam batas aman, tidak ada alasan untuk buru-buru menimbun BBM. Justru kepanikan yang berlebihan bisa membuat situasi terlihat lebih genting daripada kenyataannya.

Editor : Irfan Ardhiyanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ramai Program MBG, Pelajar Sumsel Justru Soroti Hal yang Jarang Dibahas

23 Juni 2026 - 21:03

Waduh! Pasien Puskesmas Rawa Tembaga Diduga Terima Obat Kedaluwarsa, Dinkes Kota Bekasi Turun Tangan!

23 Juni 2026 - 12:16

Kapolri Angkat Tangan soal Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa: “Sudah Bukan Kewenangan Polri”

23 Juni 2026 - 11:26

Demo Dukung MBG di Monas: Dapat Wajan Baru dan Uang Transport 100 ribuan, Uangnya dari Mana?

23 Juni 2026 - 10:48

Kadisporapar Tanjungbalai Gandeng Aktivis KAMMI, Ini Tujuannya

23 Juni 2026 - 10:48

Trending di News