Menu

Mode Gelap
Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan Sudah Unggul, Malah Pulang Kampung: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026 usai Ditahan Singapura 1-1 Rumor Jay Idzes Dibidik PSG Bikin Suporter Sassuolo Waswas: Tak Mau Kehilangan Bek Andalan Chat WhatsApp Terakhir Terduga Mutilasi Depok Terungkap, Sehari Kemudian Resign dari Tempat Kerja Isu Kapolri Diganti Keburu Berlari, Istana Malah Bilang: Surpresnya Saja Belum Ada Pasien BPJS Meninggal, Deretan Dokter yang Sempat Mencibir Kini Ramai-Ramai Minta Maaf

News

Bahlil: Stok BBM Nasional Masih Aman, Pemerintah Klaim Cukup untuk 20 Hari ke Depan

badge-check

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional masih aman dan cukup hingga 20 hari ke depan. Pemerintah terus memantau dampak geopolitik global terhadap pasokan energi Indonesia. Perbesar

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional masih aman dan cukup hingga 20 hari ke depan. Pemerintah terus memantau dampak geopolitik global terhadap pasokan energi Indonesia.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Kalau kamu sempat khawatir gara-gara isu geopolitik global yang makin panas terutama yang berseliweran dari Timur Tengah tenang dulu. Pemerintah memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih aman. Bahkan menurut hitungan terbaru, cadangannya diperkirakan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional sekitar 20 hari ke depan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Ia merespons berbagai pertanyaan mengenai kemungkinan dampak ketegangan geopolitik global terhadap ketahanan energi Indonesia.

Menurut Bahlil, hingga saat ini pasokan BBM di dalam negeri masih stabil. Pemerintah juga belum melihat adanya gangguan serius yang bisa mengacaukan distribusi energi bagi masyarakat. Dengan kata lain, situasinya masih terkendali belum ada alasan untuk panik.

Meski begitu, pemerintah tidak serta-merta santai. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman. Salah satu langkahnya adalah memperkuat koordinasi dengan Dewan Energi Nasional (DEN) agar potensi dampak dari dinamika global bisa diantisipasi sejak dini.

Maklum saja, situasi geopolitik di Timur Tengah belakangan kembali menjadi sorotan dunia. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu jalur paling strategis dalam perdagangan minyak global. Jika terjadi gangguan di sana, efeknya bisa terasa sampai ke banyak negara, termasuk Indonesia.

Namun untuk saat ini, pemerintah menegaskan distribusi dan ketersediaan BBM di Tanah Air masih berjalan normal. Karena itu masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Intinya sederhana: selama rantai pasokan masih terjaga dan stok berada dalam batas aman, tidak ada alasan untuk buru-buru menimbun BBM. Justru kepanikan yang berlebihan bisa membuat situasi terlihat lebih genting daripada kenyataannya.

Editor : Irfan Ardhiyanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jelang HUT RI ke- 81 Sekjen PATRA Ingatkan Ojol: Jangan Gampang Kepancing, Hormati Bulan Kemerdekaan

8 Agustus 2026 - 14:04

Diduga Provokasi Pedagang Pasar Baru Bekasi, Oknum W Dilaporkan ke Polisi

7 Agustus 2026 - 16:54

Dituduh Pakai Rekening Pribadi, Pengacara MSB Buka Suara Perihal Kasus Perumda Tirta Bhagasasi

5 Agustus 2026 - 17:05

Sandri Rumanama: Isu Surpres Pergantian Kapolri Ramai Lagi, Padahal Dasarnya Saja Belum Kelihatan

5 Agustus 2026 - 11:45

Delapan Jam Menunggu Kamar Rawat, Dihujat karena BPJS, Kisah Yurizal Berakhir Pilu

5 Agustus 2026 - 10:48

Trending di News