Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

News

Bahlil: Stok BBM Nasional Masih Aman, Pemerintah Klaim Cukup untuk 20 Hari ke Depan

badge-check


					Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional masih aman dan cukup hingga 20 hari ke depan. Pemerintah terus memantau dampak geopolitik global terhadap pasokan energi Indonesia. Perbesar

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan cadangan BBM nasional masih aman dan cukup hingga 20 hari ke depan. Pemerintah terus memantau dampak geopolitik global terhadap pasokan energi Indonesia.

PRABAINSIGHT.COM – JAKARTA – Kalau kamu sempat khawatir gara-gara isu geopolitik global yang makin panas terutama yang berseliweran dari Timur Tengah tenang dulu. Pemerintah memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih aman. Bahkan menurut hitungan terbaru, cadangannya diperkirakan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional sekitar 20 hari ke depan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Ia merespons berbagai pertanyaan mengenai kemungkinan dampak ketegangan geopolitik global terhadap ketahanan energi Indonesia.

Menurut Bahlil, hingga saat ini pasokan BBM di dalam negeri masih stabil. Pemerintah juga belum melihat adanya gangguan serius yang bisa mengacaukan distribusi energi bagi masyarakat. Dengan kata lain, situasinya masih terkendali belum ada alasan untuk panik.

Meski begitu, pemerintah tidak serta-merta santai. Pemantauan terus dilakukan untuk memastikan kondisi tetap aman. Salah satu langkahnya adalah memperkuat koordinasi dengan Dewan Energi Nasional (DEN) agar potensi dampak dari dinamika global bisa diantisipasi sejak dini.

Maklum saja, situasi geopolitik di Timur Tengah belakangan kembali menjadi sorotan dunia. Kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu jalur paling strategis dalam perdagangan minyak global. Jika terjadi gangguan di sana, efeknya bisa terasa sampai ke banyak negara, termasuk Indonesia.

Namun untuk saat ini, pemerintah menegaskan distribusi dan ketersediaan BBM di Tanah Air masih berjalan normal. Karena itu masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

Intinya sederhana: selama rantai pasokan masih terjaga dan stok berada dalam batas aman, tidak ada alasan untuk buru-buru menimbun BBM. Justru kepanikan yang berlebihan bisa membuat situasi terlihat lebih genting daripada kenyataannya.

Editor : Irfan Ardhiyanto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka

21 April 2026 - 19:43

Dari Rp200 Ribu ke Rp311 Juta: Drama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang Bikin Dompet Mau Pensiun Dini

20 April 2026 - 14:56

Mahasiswa UNPAM Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyerangan Andrie Yunus hingga Aktor Intelektual

18 April 2026 - 15:07

Seleknas KKI 2026 Digelar, OSO: Menang Kalah Biasa, Kejujuran yang Utama

18 April 2026 - 14:02

Masuknya MBG ke Pos Pendidikan Dipertanyakan MK: Kebijakan atau Akal-akalan Anggaran?

18 April 2026 - 08:48

Trending di News