Menu

Mode Gelap
Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 Luncurkan MPL 2026, Bantu Warga dan Dorong UMKM Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky Siskaeee Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus: “Giliran Bokep Bisa Cepat” Jelang Lebaran, Tarif Tol Batang-Semarang Resmi Naik 29 Persen: Mudik Makin Mahal Prabowo Digugat ke PTUN Gara-Gara Teken Perjanjian Dagang RI-AS Tanpa DPR, Publik: Ini Negara atau Startup? Iran Kirim Sinyal Keras ke Ukraina: Jika Bantu Israel Pakai Drone, Bisa Dianggap “Target Sah”

News

Gara-Gara Siulan, Guru di Demak Naik Meja lalu Tendang Kepala Siswa: Ini Kronologinya

badge-check


					guru berinisial DM (58) tampak naik ke atas meja lalu menendang kepala siswa berinisial GAM (13), siswa kelas VII, sebanyak dua kali.(Foto:Praba/istimewa) Perbesar

guru berinisial DM (58) tampak naik ke atas meja lalu menendang kepala siswa berinisial GAM (13), siswa kelas VII, sebanyak dua kali.(Foto:Praba/istimewa)

PRABA INSIGHT – Kalau biasanya siswa yang deg-degan pas ujian, kali ini beda. Di sebuah SMP Negeri di Karangawen, Kabupaten Demak, gurunya yang justru naik tensi, naik emosi, dan akhirnya naik meja.

Lho? Naik meja? Iya betulan. Naik meja, lalu tendang murid. Dua kali. Ke kepala.

Yang viral bukan lagi hasil ujian, tapi video penendangannya.

Kronologi: Dari Siulan Misterius sampai Tendangan Dua Babak

Ceritanya dimulai di ruang ujian, Selasa pagi, 10 Juni 2025. Semua siswa sedang serius atau minimal berpura-pura serius.

Tiba-tiba terdengar siulan misterius. Bukan kode cinta, bukan pula tanda jawaban bocoran, tapi cukup bikin Pak Guru DM (58) naik darah.

Alih-alih menenangkan diri, beliau malah menyulut amarahnya sendiri.

Ia menghampiri GAM (13), siswa kelas VII, yang duduk paling dekat sumber suara. GAM bilang:

“Pak, itu dari luar kelas.”

Tapi entah kenapa, jawaban itu justru bikin Pak Guru semakin panas. Beliau naik ke atas meja, mengintip lewat ventilasi, nyari siapa tahu ada tukang cilok yang bersiul.

Nggak nemu siapa-siapa.

Balik turun.

Tanya lagi.

GAM tetap ngotot:

“Saya nggak bersiul, Pak.”

Lalu, Boom...Duzzt Tendangan pertama mendarat. Disusul tendangan kedua. Langsung ke kepala.

Video Viral, Polisi Gercep

Aksi ini direkam dan langsung meledak di media sosial. Netizen ngamuk. Dunia maya panas. Dunia nyata pun akhirnya bergerak.

Orang tua korban melapor ke polisi.

Dan kini kasus ditangani oleh Satreskrim Polres Demak.

“Pelaku mengakui perbuatannya dan siap bertanggung jawab,” kata AKP Kuseni, Kasatreskrim Polres Demak, Rabu (11/6/2025).

Polisi menegaskan, proses hukum akan berjalan secara objektif dan profesional. Keluarga korban juga diberikan opsi: mau lanjut ke ranah pidana atau cukup damai-damaian sambil minum teh manis.

Dinas Pendidikan Turun Gunung (Akhirnya)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Demak, Haris Wahyudi Ridwan, nggak tinggal diam.

Ia membenarkan adanya insiden, dan langsung menurunkan tim klarifikasi ke sekolah.

“Saya belum bisa kasih penjelasan. Tim kami masih kerja,” ujarnya singkat, padat, dan agak standar.

Tapi beliau menegaskan:

“Akan kami tindaklanjuti secara administrasi.”

Ya, semoga bukan cuma “administrasi menguap” seperti biasanya.

 

Penulis : Andi Ramadhan| Editor :Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siskaeee Sindir Polisi Lamban Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus: “Giliran Bokep Bisa Cepat”

17 Maret 2026 - 08:05 WIB

Jelang Lebaran, Tarif Tol Batang-Semarang Resmi Naik 29 Persen: Mudik Makin Mahal

17 Maret 2026 - 07:58 WIB

Prabowo Digugat ke PTUN Gara-Gara Teken Perjanjian Dagang RI-AS Tanpa DPR, Publik: Ini Negara atau Startup?

17 Maret 2026 - 07:50 WIB

Mudik Gratis Pegadaian 2026, Kantor Wilayah Pegadaian IX Jakarta 2 Ikut Berangkatkan Peserta

16 Maret 2026 - 10:32 WIB

PBB Ikut Geram: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Disebut Tindakan Pengecut

14 Maret 2026 - 07:55 WIB

Trending di News