Menu

Mode Gelap
Ceramah di Kolong Tol, Ustadz Endang: Harta dari Judol dan Pinjol Bisa Jadi Petaka iPhone Rp2 Juta Berujung Parang: Drama Emosi Pembeli di Toko HP Medan yang Viral Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Salah Satu Pelaku Diduga Atlet MMA Menggugat Sistem Global, Haidar Alwi Dorong Emas Rakyat Jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi RI Sekawan Limo 2 Tayang Mei 2026: Dari Reuni Santai Berujung Teror Pesugihan PHI Group Borong 2 Penghargaan di Grand Honors 2026, Ekspansi 27 Hotel dan Bidik Pasar ASEAN

Internasional

Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky

badge-check


					Dokumen rahasia Mossad milik Laura Gelinsky, mantan Wakil Direktur Perencanaan dan Strategi, berhasil diretas oleh kelompok hacker pro-Palestina Handala. Operasi ini juga melumpuhkan perusahaan AS, Stryker, sebagai balasan atas konflik militer AS-Israel ke Iran. Perbesar

Dokumen rahasia Mossad milik Laura Gelinsky, mantan Wakil Direktur Perencanaan dan Strategi, berhasil diretas oleh kelompok hacker pro-Palestina Handala. Operasi ini juga melumpuhkan perusahaan AS, Stryker, sebagai balasan atas konflik militer AS-Israel ke Iran.

PRABAINSIGHT.COM – Kalau biasanya intelijen dan hacker itu terasa seperti dua dunia terpisah, kali ini mereka bertemu di satu titik: layar komputer, kode-kode, dan dokumen rahasia yang bocor ke publik.

Nama perempuan yang jadi sorotan adalah Laura Gelinsky. Sosok ini bukan cuma eks Wakil Direktur Perencanaan dan Strategi di Mossad, tapi juga kini menjabat sebagai Direktur Jenderal Institut Studi Keamanan Nasional. Singkat kata, kalau intelijen itu catur, Laura itu salah satu pion paling berbahaya di papan.

Hacker Pro-Palestina yang Mendadak Viral

Yang bikin heboh adalah dokumen rahasia miliknya berhasil diretas. Pelakunya bukan orang iseng: mereka dari kelompok hacker pro-Palestina bernama Handala Electronic Group sering juga disebut Handala Hack atau Handala Hack Team.

Kelompok ini baru muncul sekitar akhir 2023 dan langsung menancapkan kuku di dunia maya dengan gaya operasi yang… bisa dibilang “multitasking ekstrem”:

  • Menghapus data di sistem target (wiper attacks).
  • Mencuri data lalu membocorkannya ke publik (hack-and-leak).
  • Mengubah tampilan situs target (defacement).
  • Serangan DDoS yang bikin server ngambek.
  • Operasi psikologis yang bikin panik targetnya.

Awalnya target Handala lebih ke perusahaan, pejabat, dan infrastruktur di Israel. Tapi belakangan, mereka meluas ke perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dan negara-negara lain yang dianggap pro-Israel atau terlibat dalam konflik.

Contoh Terbaru: Stryker, Korban Besar

Awal Maret 2026, Handala bikin geger dunia maya dengan menyerang Stryker, perusahaan besar di bidang teknologi medis Amerika Serikat. Hasilnya: ratusan ribu perangkat dihapus, puluhan terabyte data dicuri, dan operasi global mereka lumpuh. Semuanya dilakukan sebagai “balasan” atas operasi militer AS-Israel terhadap Iran.

Singkatnya, Handala bukan cuma sekadar hacker biasa. Mereka seperti ninja digital: cepat, agresif, dan meninggalkan jejak yang jelas untuk dipelajari publik. Dan bagi dunia intelijen, bocornya dokumen Laura Gelinsky jadi pengingat keras bahwa di era siber ini, tak ada rahasia yang benar-benar aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Rp263 Triliun untuk Gaza Diduga Dialihkan ke Israel, Nama Donald Trump Disorot

20 April 2026 - 16:41

Pendeta di Irlandia “Salah Doa” untuk Donald Trump, Jemaat Tertawa, Netizen: Ini Bukan Sekadar Kepleset

20 April 2026 - 14:47

Ketegangan Ibadah di Yerusalem: Israel Perketat Akses Minggu Palma, Pemimpin Gereja Protes

16 April 2026 - 20:30

Melania Trump Bantah Keterkaitan dengan Epstein Files, DOJ Buka Dokumen Lama yang Seret Nama Elite Dunia

12 April 2026 - 13:05

Konflik NATO Memanas: Donald Trump Sebut Anggota “Pengecut” Usai Tolak Serang Iran, Emmanuel Macron Balas Seret Isu Pribadi

12 April 2026 - 12:55

Trending di Internasional