Menu

Mode Gelap
3 Surpres Meluncur dari Istana ke DPR, Kursi Strategis Mulai Jadi Rebutan? GOR Terpadu Kota Bekasi Rp121 M Diduga Bermasalah, NCW Lapor KPK Ngopi Nggak Harus Serius: MILKLAB Ajak Coffee Lovers Keliling Kafe sambil Joget dan Berburu Hadiah Gusi Berdarah Bisa Berkaitan dengan Penyakit Kronis, dari Diabetes hingga Jantung Rumah Kontrakan Bakal Dipajaki 2027, Pengamat Minta Pemerintah Tak Samakan dengan Properti Komersial Temuan Senjata di YHI-PP Bermula dari Ruangan Terkunci, Kuasa Hukum: Kunci Masih Dipegang IWD

Internasional

Bocoran Rahasia Mossad: Hacker Pro-Palestina Handala Serang Sistem dan Data Laura Gelinsky

badge-check

Dokumen rahasia Mossad milik Laura Gelinsky, mantan Wakil Direktur Perencanaan dan Strategi, berhasil diretas oleh kelompok hacker pro-Palestina Handala. Operasi ini juga melumpuhkan perusahaan AS, Stryker, sebagai balasan atas konflik militer AS-Israel ke Iran. Perbesar

Dokumen rahasia Mossad milik Laura Gelinsky, mantan Wakil Direktur Perencanaan dan Strategi, berhasil diretas oleh kelompok hacker pro-Palestina Handala. Operasi ini juga melumpuhkan perusahaan AS, Stryker, sebagai balasan atas konflik militer AS-Israel ke Iran.

PRABAINSIGHT.COM – Kalau biasanya intelijen dan hacker itu terasa seperti dua dunia terpisah, kali ini mereka bertemu di satu titik: layar komputer, kode-kode, dan dokumen rahasia yang bocor ke publik.

Nama perempuan yang jadi sorotan adalah Laura Gelinsky. Sosok ini bukan cuma eks Wakil Direktur Perencanaan dan Strategi di Mossad, tapi juga kini menjabat sebagai Direktur Jenderal Institut Studi Keamanan Nasional. Singkat kata, kalau intelijen itu catur, Laura itu salah satu pion paling berbahaya di papan.

Hacker Pro-Palestina yang Mendadak Viral

Yang bikin heboh adalah dokumen rahasia miliknya berhasil diretas. Pelakunya bukan orang iseng: mereka dari kelompok hacker pro-Palestina bernama Handala Electronic Group sering juga disebut Handala Hack atau Handala Hack Team.

Kelompok ini baru muncul sekitar akhir 2023 dan langsung menancapkan kuku di dunia maya dengan gaya operasi yang… bisa dibilang “multitasking ekstrem”:

  • Menghapus data di sistem target (wiper attacks).
  • Mencuri data lalu membocorkannya ke publik (hack-and-leak).
  • Mengubah tampilan situs target (defacement).
  • Serangan DDoS yang bikin server ngambek.
  • Operasi psikologis yang bikin panik targetnya.

Awalnya target Handala lebih ke perusahaan, pejabat, dan infrastruktur di Israel. Tapi belakangan, mereka meluas ke perusahaan-perusahaan Amerika Serikat dan negara-negara lain yang dianggap pro-Israel atau terlibat dalam konflik.

Contoh Terbaru: Stryker, Korban Besar

Awal Maret 2026, Handala bikin geger dunia maya dengan menyerang Stryker, perusahaan besar di bidang teknologi medis Amerika Serikat. Hasilnya: ratusan ribu perangkat dihapus, puluhan terabyte data dicuri, dan operasi global mereka lumpuh. Semuanya dilakukan sebagai “balasan” atas operasi militer AS-Israel terhadap Iran.

Singkatnya, Handala bukan cuma sekadar hacker biasa. Mereka seperti ninja digital: cepat, agresif, dan meninggalkan jejak yang jelas untuk dipelajari publik. Dan bagi dunia intelijen, bocornya dokumen Laura Gelinsky jadi pengingat keras bahwa di era siber ini, tak ada rahasia yang benar-benar aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Iran Belum Buka Selat Hormuz, Ajukan 5 Syarat ke AS: Sanksi hingga Ganti Rugi Perang

10 Agustus 2026 - 09:59

Gianni Infantino Dilaporkan Hadapi Tudingan “Suap” Terkait Rencana Penjualan Saham Piala Dunia FIFA

30 Juli 2026 - 16:12

AI Haus Air, Inggris Mulai Ketar-ketir: Data Center Bisa Jadi Mesin Penguras Cadangan Air Bersih

21 Juli 2026 - 19:51

Spanyol Akui Palestina, Sikap Tegas Pedro Sánchez Picu Ketegangan dengan Israel

20 Juli 2026 - 20:13

Modus Penipuan FaceTime Incar Pengguna iPhone, Apple Ingatkan Jangan Bagikan Layar dan Kode OTP

19 Juli 2026 - 13:03

Trending di Tech