Menu

Mode Gelap
Rias Terakhir untuk Pengantin: Kisah yang Tak Pernah Mau Diulang Lagi Di Tengah Banjir Aceh Tamiang, Ada Pelaku Kejahatan yang Lebih Tenggelam dari Moralitasnya Habitat Tesso Nilo Menciut Drastis, Gajah Kian Terdesak Prabowo dan Langkah Awal yang Menentukan Arah Bangsa Banjir, Gelondongan Kayu, dan Investigasi Negara: Haidar Alwi Puji Ketegasan Kapolri JIHN Bongkar-Bongkaran Korupsi: Dari Janji sampai Budaya yang Mendarah Daging

News

Ketika Wartawan PWI DKI Jakarta Rayakan Kemerdekaan Dengan Senjata Api di Sentul

badge-check


					Perayaan HUT RI ke-80 PWI DKI Jakarta berlangsung anti-mainstream. Alih-alih lomba kerupuk, wartawan adu ketangkasan menembak di Sentul dengan hasil mengejutkan (foto: Istimewa) Perbesar

Perayaan HUT RI ke-80 PWI DKI Jakarta berlangsung anti-mainstream. Alih-alih lomba kerupuk, wartawan adu ketangkasan menembak di Sentul dengan hasil mengejutkan (foto: Istimewa)

PRABA INSIGHT- Kalau lomba 17-an biasanya penuh tawa karena rebutan kursi atau lomba makan kerupuk, kali ini (Persatuan Wartawan Indonesia) PWI DKI Jakarta memilih jalur yang berbeda: menembak. Ya, menembak sungguhan, lengkap dengan instruktur, target, dan tentu saja catatan waktu.

Acara yang berlangsung di Rajawali Shooting Academy, Sentul, Bogor, Senin (18/8/2025), digelar oleh Seksi Pertahanan dan Keamanan (Hankam) PWI Jaya. Total ada 10 wartawan yang ikut, termasuk Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, serta Sekretaris PWI Jaya, Arman Suparman.

Instruktur bernama Ibenk memastikan para peserta tak asal menarik pelatuk. Disiplin, konsentrasi, dan teknik dasar jadi menu utama sebelum memegang senjata.

“Selain melatih diri dan menjaga kebugaran, lomba ini juga jadi momen kebersamaan yang sejalan dengan semangat HUT RI. Kita ingin wartawan tetap solid, sehat, dan bersemangat menghadapi tantangan ke depan,” kata Kesit.

Adu Cepat, Adu Tepat

Tiga nama mencuri perhatian dengan kecepatan bak film laga:

  1. Teuku Faisal – 0,75 detik, tembakan tepat sasaran.
  2. Penerus Bonar – 1,19 detik, akurasi nyaris sempurna.
  3. Indra Utama – 2,06 detik, peluru tetap on target.

Tak ada hadiah motor atau kulkas, tapi para pemenang mendapat sertifikat resmi dari Rajawali Shooting Academy—yang mungkin terasa lebih prestisius ketimbang sekadar piala plastik.

Merdeka Lewat Tembakan

Acara ini membuktikan bahwa kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara yang tak biasa. Tak melulu panjat pinang atau balap karung, tapi juga lewat aktivitas yang melatih fokus, sportivitas, dan keberanian. Bagi wartawan, tiga hal itu sama pentingnya dengan kecepatan mengetik berita sebelum deadline.

Reporter : Alma | Editor : Ivan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Habitat Tesso Nilo Menciut Drastis, Gajah Kian Terdesak

4 Desember 2025 - 14:34 WIB

Taman Nasional Tesso Nilo menyusut drastis dari 81 ribu menjadi 12 ribu hektare, membuat habitat gajah kian terdesak dan memasuki fase kritis.

Banjir, Gelondongan Kayu, dan Investigasi Negara: Haidar Alwi Puji Ketegasan Kapolri

3 Desember 2025 - 13:28 WIB

JIHN Bongkar-Bongkaran Korupsi: Dari Janji sampai Budaya yang Mendarah Daging

3 Desember 2025 - 12:35 WIB

Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB

2 Desember 2025 - 14:42 WIB

Andreas Harsono, Verifikasi HAM, dan Drama Laporan yang Sering Disalahpahami

2 Desember 2025 - 03:43 WIB

Trending di News